Refleksi : Teroris kelas krocok ditangkap hidup-hidup, tetapi kelas petinggi 
lansung dibunuh supaya rahasia kerja sama antara mereka dengan oknom-oknom 
penguasa NKRI tidak terbongkar untuk diketahui umum. Nyawa mereka dihabiskan 
sebagai tanda terimakasih dari pihak penguasa di balik layar.


http://us.detiknews.com/read/2010/05/13/022507/1356383/10/keluarga-eman-tertutup-dari-warga-sekitar?991102605

Kamis, 13/05/2010 02:25 WIB

Teroris Cawang-Cikampek
Keluarga Eman Tertutup dari Warga Sekitar
Hery Winarno - detikNews


Jakarta - Eman, pria yang ditangkap hidup-hidup Densus 88 di Cikampek, 
Karawang, Jawa Barat dipastikan warga setempat. Eman dikenal sebagai sosok yang 
tertutup terhadap lingkungan sekitar.
 
"Eman itu tertutup rumahnya tidak jauh dari lokasi. Istrinya bercadar," ujar 
Herman Safei, Ketua RW 04 Desa Babakan Jati, Kelurahan Cikampek Timur, 
Karawang, Jawa Barat, Rabu (12/5/2010).

Menurut Herman, Eman dikenal sebagai pribadi yang biasa-biasa saja di 
kampungnya. Warga kampung juga merasa heran saat mengetahui Eman diciduk Densus 
88. 

"Eman sehari-harinya biasa-biasa saja. Ngga ada masalah. Kita juga kaget," 
jelasnya.

3 orang yang disergap Densus, kata Herman, dua diantaranya diduga sebagai 
warga. Namun, hanya Eman saja yang dipastikan warga setempat. 

"Satu lagi yang tewas di rumah kontrakan diduga Iwan, warga sini juga. Tapi 
kita belum tahu pastinya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (12/5) sore Densus 88 menyergap 3 terduga 
teroris di Cawang dan 3 di Cikampek. 5 diantaranya tewas dan satu ditangkap 
yang kemudian diketahui bernama Eman. 

2 diantara terduga teroris diketahui bernama Maulana dan Saptono yakni buronan 
teroris jaringan Aceh. Maulana didor Densus saat melintas di Jl Mayjen Soetoyo, 
Cawang. Sementara Saptono tewas di rumah kontrakannya di Cikampe

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke