Komputer Berbahaya untuk Anak
            Muhammad Firman, Harriska Farida Adiati


        Rabu, 16 Juni 2010, 12:47 WIB
                        
                
                 VIVAnews
- Menurut psikolog Dr Aric Sigman, PC bisa merusak otak anak-anak yang
masih dalam usia perkembangan. Sigman mengungkapkan, anak-anak di bawah
umur sembilan tahun sebaiknya tidak diperbolehkan menggunakan PC.

Kepada harian The Telegraph,
seperti dikutip 16 Juni 2010, Sigman mengatakan bahwa memperkenalkan
teknologi informasi dan komunikasi (ICT) pada usia dini menyebabkan
kemampuan untuk mencurahkan perhatian pada suatu hal menjadi berkurang.

Sigman
merujuk pada program Early Years Foundation Stage (EYFS), yang
diperkenalkan pemerintah Inggris pada 2008. Program tersebut memaparkan
12 hal terkait IT yang sebaiknya diperkenalkan anak-anak saat mereka
mulai menginjak usia lima tahun.

Program tersebut antara lain
melakukan penelitian dengan memperkenalkan sebuah komputer pada anak
berusia 22 bulan. Anak-anak juga kemudian diarahkan agar mampu
memanfaatkan fungsi-fungsi ICT sederhana, termasuk menggunakan mouse dan 
keyboard pada usia 40 bulan.

“Akhirnya ditemukan adanya konflik antara multitasking
dan konsentrasi  yang berkelanjutan. Hal-hal tersebut tidak bisa dan
tidak sebaiknya dikembangkan pada saat bersamaan,” kata Sigman.

Sigman
menyebutkan, anak-anak bisa saja tertarik pada alkohol, senjata, dan
pornografi, tetapi bukan berarti kita harus memberikan mereka akses
pada hal-hal tersebut.
Ia juga menolak argumen yang menyebutkan bahwa berhubung hidup kita
saat ini dikelilingi PC, maka anak-anak perlu mulai dibiasakan
menggunakan PC pada usia dini.

    www.vivanews.com 

  http://teknologi.vivanews.com/news/read/158039-komputer-berbahaya-untuk-anak  

  Dipublikasikan : Rabu, 16 Juni 2010, 12:47 WIB
  

  ©VIVAnews.com



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke