Laki-Laki Yang Selalu Berdiri

By: agussyafii

Ketika saya pulang dari kantor diujung jalan, laki-laki setengah baya itu 
selalu berdiri tetapi saya tidak pernah tahu apakah hari sabtu minggu dia juga 
selalu berdiri seperti menunggu seseorang.

Dia selalu tersenyum kepada siapapun yang kebetulan lewat. Bertegur sapa dengan 
setiap orang yang dikenalnya atau mungkin juga orang yang tidak dikenalnya. 
Sesekali menyeka keringat dikeningnya. Wajahnya terlihat cerah. Kebahagiaan 
terpancar dari raut muka yang penuh syukur dan keikhlasan.

Pernah pada satu kesempatan saya bertanya padanya apa yang sedang dilakukannya 
dengan berdiri setiap sore hari. Dengan senyuman dia menjawab, 'saya menunggu 
istri pulang kantor Mas..' Namun laki-laki setengah baya itu selalu pulang 
sendirian bila menjelang maghrib.

Dari orang yang sering nongkrong diujung jalan saya baru mengerti bahwa dia 
selalu menunggu istrinya pulang dengan bus antar jemput di ujung jalan. Setahun 
yang lalu, tiga hari setelah pernikahan. Istrinya meninggal dunia tertabrak 
sepeda motor sewaktu turun dari bus. 

Sejak itu setiap sore laki-laki setengah baya senantiasa berdiri diujung jalan, 
menunggu istrinya pulang dari kantor.

--
Apa yang disisimu akan lenyap dan apa yang disisi Allah adalah kekal. Dan 
sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang sabar dengan 
pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. an-Nahl : 96).

Wassalam,
agussyafii
--- 
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', 
bazaar, perlombaan anak2, santunan di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 
23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan 
dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau 
http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 
087 8777 12 431.




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke