lah iyah bicara halal, lah kredibilitas MUI sj masih kita pertanyakan.tdk tau 
dech fatwa perubahan arah kiblat, halal tidak yah?

--- On Thu, 15/7/10, sunny <[email protected]> wrote:

From: sunny <[email protected]>
Subject: [ppiindia] MUI Targetkan Indonesia Pusat Halal Dunia
To: [email protected]
Date: Thursday, 15 July, 2010, 17:26















 
 



  


    
      
      
      Refleksi : Kalau Indonesia menjadi pusat halal dunia, tetapi kalau  
orang-orangnya terisitimewa para petinggi penguasa negara terdiri dari 
oknom-oknom tidak succi dan juga apa makna halal, kalau mayoritas rakyat miskin 
melarat?



http://www.riaupos.com/new/berita.php?act=full&id=2131&kat=1



MUI Targetkan Indonesia Pusat Halal Dunia

15 Juli 2010



17 klik Beritahu Teman 

JAKARTA (RP)- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menargetkan Indonesia yang 
merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia menjadi World Halal 
Center (Pusat Halal Dunia). Diharapkan, MUI akan menjadi rujukan penetapan 
standar halal di tingkat internasional. 

  



"Indonesia pantas jadi pusat halal dunia sebagai negara dengan penduduk Muslim 
terbesar di dunia, sekitar 200 juta jiwa. Selain itu, kita telah punya sistem 
sertifikasi halal yang paling akurat dan diakui dunia," kata Ketua MUI, Amidhan 
Shaberah di Jakarta, Rabu (14/7) kemarin.



Amidhan mengatakan, pihaknya akan menyampaikan usulan tersebut dalam Forum 
Halal Dunia. Apalagi, saat ini Indonesia telah mulai melakukan harmonisasi 
penetapan halal dengan negara-negara tetangga termasuk Malaysia, Singapura dan 
Thailand.



"Di Forum Halal Global itu akan dibicarakan tentang regulasi dan 
kebijakan-kebijakan terkait dengan produk halal. Tapi yang jelas saat ini 
sertifikat halal kita telah diakui seluruh dunia," sambung Direktur Eksekutif 
LPPOM, MUI, Lukmanul Hakim.



Lukmanul mengatakan, menjelaskan tujuan menjadikan Indonesia Pusat Halal Dunia 
tersebut adalah untuk perlindungan umat Islam dari semua produk, terutama 
makanan yang haram. Dia mengemukakan masyarakat menjadi tidak perlu khawatir 
lagi mengonsumsi produk daging di seluruh restoran karena seluruh daging yang 
masuk ke Indonesia harus mendapatkan sertifikat halal MUI. 



"Ini juga akan menguntungkan pengusaha karena dengan sertifikasi halal ini 
produknya dapat jadi lebih laku dan menambah nilai produknya untuk kepentingan 
ekspor," ujarnya.



Dengan menjadi Pusat Halal Dunia, maka Indonesia akan dapat menentukan standar 
bagi produk halal di seluruh dunia. Saat ini MUI menggelar Pameran 
Internasional Bisnis dan Makanan Halal pertama yang akan berlangsung di Balai 
Sidang Senayan (JCC) pada 23-25 Juli 2010 mendatang. Forum itu diharapkan 
menjadi salah satu upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia. Acara 
yang bertajuk The First Indonesia Internasional Halal Business and Food Expo 
(IHBF) itu rencananya akan dibuka oleh Wakil Presiden RI Boediono, dan akan 
ditutup oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 



Pada kesempatan itu, kata dia, Presiden juga akan membuka Musyawarah Nasional 
(Munas) MUI. Sekitar 100 peserta telah mendaftarkan diri dalam pameran yang 
terdiri atas pelaku usaha makanan, minuman, kosmetika, pengemasan, perbankan 
syariah, asuransi syariah, travel agen syariah, pemerintah daerah, kementerian 
terkait, LSM syariah, dan peserta dari luar negeri.(zul/jpnn)

  



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  











      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke