Refleksi : Wah, hebat juga Pacitan lebih kaya dari Jokyakarta :-) http://www.suarapembaruan.com/index.php?modul=news&detail=true&id=22283
2010-08-03 Kemiskinan di DIY Lebih Tinggi dari Nasional [YOGTAKARTA] Jumlah penduduk berkategori miskin di DI Yogyakarta lebih tinggi dibanding rata-rata nasional. Dikemukakan Kepala Bidang Kesra Bappeda DIY, drg Jaka Supriadi mengungkapkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat angka penduduk miskin DIY mencapai 400-500 ribu jiwa. Jumlah tersebut sama dengan 16 persen total penduduk Indonesia, atau sebanding dengan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) yang mencapai 215.032 kepala keluarga. Penduduk miskin di DIY tersebar merata di semua kabupaten/kota. Namun, mayoritasnya berada di Kulonprogo dan Gunungkidul. Menurut Jaka, faktor yang mempengaruhi tingginya angka kemiskinan di DIY antara lain adalah keterbatasan sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia, akses mencari kerja dan lainnya. Salah satu contoh keterbatasan SDA misalnya DIY memiliki lahan kering yang cukup luas, yaitu 215.361 hektare. "Sementara itu, alih fungsi lahan pertanian subur di kawasan lahan basah untuk kepentingan nonpertanian juga makin tinggi," terangnya pada Senin (2/8) siang. Karena itu, kata Jaka, pemerintah kabupaten/kota tidak bisa menangani soal kemiskinan tersebut secara mandiri. "Untuk membantu pendanaan, Pemprov DIY tengah melakukan sharing anggaran dengan pemkab/pemkot. Tahun 2011 mendatang Pemprov akan sharing 42 persen dari total APBD sebesar Rp 1,3 triliun kepada pemkab/pemkot untuk anggaran penanggulangan kemiskinan tersebut," katanya. [15 [Non-text portions of this message have been removed]

