http://www.antaranews.com/berita/1282460355/busana-muslim-indonesia-memukau-di-world-expo
Busana Muslim Indonesia Memukau di World Expo
Minggu, 22 Agustus 2010 13:59 WIB
Jakarta (ANTARA News) - Sekitar 40 busana muslim karya para perancang Indonesia
memukau para pengunjung "World Expo" di Shanghai, China, sehingga tidak
berlebihan jika Indonesia ingin menjadi kiblat mode busana muslim dunia.
Direktur Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Islamic Fashion Consortium
(IIFC), Jetty R. Hadi, dalam keterangan pers yang diterima ANTARA, Minggu,
mengatakan bahwa sambutan positif masyarakat internasional kepada busana muslim
Indonesia selama ini memang tinggi dalam setiap peragaan busana.
"Keunikan ragam dan warna busana muslim buatan Indonesia mampu memadukan unsur
etnik, elegan, dan modernitas, dalam satu garis rancang. Hal itu membuat busana
muslim dapat tampil universal dan menarik siapa saja yang melihatnya," kata
Jetti R. Hadi yang juga pemimpin redaksi Majalah Noor itu.
Pada ajang World Expo di Shanghai, China, itu IIFC bersama delapan perancang
busana muslim tanah air yaitu Dian Pelangi, Nunik Mawardi, Merry Pramono, Jeny
Tjahyawati, Irna Mutiara, Malik Moestaram, Shafira dan Hanny Hananto, melakukan
pagelaran mode dan pameran di Paviliun Indonesia, pada 17 - 20 Agustus 2010.
Busana yang dipamerkan, kata dia, mampu memikat para pengunjung yang sebagian
besar tidak berasal dari negara muslim. Kenyataan itu, menjadi kebanggaan
tersendiri bagi delegasi IIFC yang aktif mengkampanyekan pentingnya Indonesia
menjadi kiblat mode busana muslim di dunia.
"Upaya menjadikan Indonesia sebagai kiblat mode busana muslim dunia akan
memberikan dampak positif bagi perekonomian dalam negeri. Selain memberi nilai
tambah bagi kualitas daya saing industri kreatif dan tekstil, serta akan
mengurangi angka pengangguran dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia,"
kata Jetti.
Di samping itu, lanjut dia, dari sisi sosial dan budaya, Indonesia pun akan
ikut
terangkat di pentas dunia.
Pada kesempatan itu pula Duta Besar Indonesia untuk China, Imron Cotan,
memperkenalkan Indonesia sebagai kiblat mode muslim dunia, yang telah
dicanangkan secara nasional di Jakarta pada 13 Agustus 2010.
Pada kegiatan itu pula Indonesia memberi penghargaan dan hadiah kepada kepada
pengunjung paviliun Indonesia yang ke 5.081.745. Angka tersebut diambil dari
angka hari kemerdekaan RI. Sejak tampil di World Expo pada Mei, Paviliun
Indonesia dikunjungi rata-rata satu juta orang per bulan.
IIFF Jakarta
Sementara itu, pada Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) di Plaza Indonesia,
Jakarta, animo masyarakat terhadap busana muslim juga sangat positif.
Sejak IIFF dibuka pada 13 Agustus hingga 17 Agustus 2010, transaksi dari 32
gerai desainer yang mengikuti pameran, telah mencapai Rp162.616.300, dengan
tingkat kunjungan rata-rata 200 orang per hari.
"Pembeli selain berasal dari dalam negeri, juga ada dari Malaysia dan
Singapura.
Para desainer mengeluarkan koleksi terbaru yang mudah dipakai, sehingga tidak
ada lagi kesan rumit ketika seseorang memakai busana muslim," kata Jetti.
Salah satu desain yang terlaris adalah milik desainer Irna Mutiara. yang banyak
dicari para artis karena menjadi "trend setter."
(R016/S026)
[Non-text portions of this message have been removed]