Salam Pramuka,
Kak Asep yang saya kasihi, waduh, waduh, jawabannya kalau bukan "panas" apa
ya namanya?
Baiklah saya mengalah, saya sudahi saja sampai di sini. Terima kasih untuk
kesediaan kakak memberi ucapan-ucapan "srigala berbulu domba", "banyak bicara
tapi kosong", "lebih baik berkaca sendiri..." dst.nya.
Saya sadar kok pada saat kita menunjuk orang lain, sebagian di antaranya juga
akan terpantul pada diri kita sendiri. Cuma karena mungkin saya memang masih
yunior saya kurang mengerti kata-kata kakak:
"disini kita bisa melihat lemahnya koordinasi di lingkungan kwarnas sendiri,
tdk adanya komunikasi internal yg baik, sehingga saling mengandalkan yg satu
dgn yg lainnya. semoga kedepannya kwarnas bisa lebih "baik" bukan begitu kak
berthold ?"
Tapi tak usah dijawab, mungkin karena saya memang bodoh. Saya setuju
mudah-mudahan memang Gerakan Pramuka (bukan hanya Kwarnas) akan bisa lebih baik
lagi di masa mendatang. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan di
hati kakak.
salam hormat,
Berthold Sinaulan
Pembina Pramuka
asep hen hen <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam Pramuka,
Kak Asep, perlu kembali (walaupun untuk kesekian kalinya saya jelaskan) saya
jelaskan: saya sama sekali tidak ikut dalam kepanitiaan LT V, dan saya juga
tidak datang di acara LT V, karena ada kesibukan kerja yang tak dapat saya
tinggalkan.
Saya bukan bekerja di Kwarnas, saya mempunyai pekerjaan sehari-hari di suatu
perusahaan dalam negeri. Saya adalah Pb Andalan Nasional Gerakan Pramuka, yaitu
relawan yang membantu kegiatan kepramukaan dan kebetulan kali ini membantu di
jajaran nasional. Sebelumnya saya juga pernah menjadi Andalan Daerah di Kwarda
DKI Jakarta, dan dulu pernah juga menjadi Andalan Ranting di Kwarran Matraman.
Mengenai lambang regu dan tanda Penggalang Terap, mohon dijelaskan di mana yang
tidak sesuai dengan AD/ART GP? Saya sendiri tidak melihatnya, jadi bagaimana
mungkin saya bisa menegurnya. Kalau pun saya melihatnya, saya akan mengikuti
aturan dengan memberitahu panitia LT V dan tidak langsung menegur sendiri.
Maafkan kalau saya salah karena mungkin saya masih yunior, tetapi setahu saya
tidak ada larangan memasang tanda G Terap dengan menjahit tiga bentuk V
berderet. Kalaupun ada tanda G Terap yang tiga V-nya sudah tersambung, itu
hanya untuk kemudahan pemasangan/penjahit an saja.
Demikian penjelasan saya, dan mudah-mudahan jelas dan tidak membuat hati Kak
Asep kembali "panas".
Terima kasih.
salam,
Berthold Sinaulan
Pembina Pramuka
======================================================
kak asep menulis :
bicara anda bijak tapi penyampaian anda tdk bijak, sy tdk slalu menggunakan
kata2 "panas", tapi klo anda ? anda boleh menghitung sendiri. jadi ingat
pepatah "serigala berbulu domba"
klo kk lihat sendiri dibuku tekpram terbitan kwarnas, kk akan lihat bagaimana
penjelasan2 lambang2 bentuk ramu,rakit dan terap, disitu malah tertera gambar2
dgn sngt jelas disertai ukuran2nya ? bagaimana bentuk V yg satu berbaris
sambung menjadi satu dgn bentuk v yang lainnya sehingga menbentuk lambang
terap, seandainya lambang tsb berdiri sendiri tentunya ada pemisahan antar
bentuk V tsb, (kk boleh buka buku standard tekpram terbitan kwarnas sendir),
maaf kiranya klo kk ternyata tdk dtg diLT V (banyak bicara tapi kosong), tapi
kiranya lebih baik berkaca diri sendiri sblom memulai memberikan kaca kpd org
lain.
disini kita bisa melihat lemahnya koordinasi di lingkungan kwarnas sendiri, tdk
adanya komunikasi internal yg baik, sehingga saling mengandalkan yg satu dgn yg
lainnya. semoga kedepannya kwarnas bisa lebih "baik" bukan begitu kak berthold ?
asep hen hen
pelatih pasukan js basuki rahmat
slp 66 jakarta
---------------------------------
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
Play Sims Stories at Yahoo! Games.
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]