To Desi
   
  Des . . .
  Memang ke"Pramuka"an sudah tidak laik jual.
  Kenapa ?
  Karena orang-orangnya masih berpikiran "jadul"
  Mereka tidak mau mengerti dan memahami "pola perkembangan minat & 
  kebutuhan peserta didik"
  Kalau program dan jenis kegiatan ke"Pramuka"an masih "gitu-gitu" aja
  sampe kapanpun ndak bakal bekembang dan laku dijual.
  Orang-orang di struktur organisasi ke"Pramuka"an perlu di"revitalisasi"
  dan di"reorientasi" kembali agar sesuai dengan perkembangan "jaman"
  Saya sudah melihat beberapa pola kegiatan ke"Pramuka"an sudah di"update"
  pihak lain dengan bentuk dan bungkus "lain" tetapi isinya mengenai 
ke"Pramuka"an.
  Ini akan membawa efek yang luar biasa, karena mereka bisa men"jual" ke 
organisasi/
  lembaga kependidikan & sekolah dengan tema "survival of life" yang membangun 
semangat
  kemandirian anak.  Nilai jualnya cukup berhasil dan diminati oleh kalangan 
tersebut.
  "Kita"nya nanti tinggal gigit jari . . . gimana dong ?
  Jadi emang harus ada cara yang agak revelusioner untuk merevitalisasi 
organisasi dan
  sistim yang ada saat ini.  Orang-orang jadul di organisasi ke"Pramuka"an 
perlu sekali
  di"restrukturisasi" dan di"reorganisasi" agar PRAMUKA BISA KEMBALI BERJAYA 
  DAN DIMINATI ANAK-ANAK DAN ANAK MUDA . . . . Gimanaaaaaaaaaaaaa 
   
  t h x
   
  Oomzbazz



       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke