Kak Hendro . . . (with friends)
   
  Secara prinsip ! metodik ke-pramuka-an (ke-pandu-an) dan aktivitasnya 
merupakan
  kegiatan yang menarik dan menantang.  Yang tidak menariknya selain format dan
  kemasannya juga orang-orang yang mengaku "pelatih/ trainer/ pembina" yang 
kurang
  untuk meng-improve, terhadap jenis dan macam kegiatannya.  Suara-suara 
"sumbang"
  sering diperdengarkan oleh kalangan sendiri " yang kadangkala memang 
menjatuhkan "
  pamor dan kredibilitas pramuka itu sendiri.  Kenapa kita " yang merasa 
pramuka tidak
  berkembang secara kualitas kegiatan dan metodenya " tidak melakukan "apa-apa".
  Coba dong kita secara bersama-sama membangun " KEBERSAMAAN " dalam " Visi
  dan Misi " untuk meningkatkan pamor Pramuka itu sendiri.  Apa yang kita " 
bisa lakukan " ? kenapa tidak kita lakukan " SINERGI ' baik dalam kegiatan dan 
metodenya untuk kita
  " TULARKAN ' ke teman-teman lainnya.  Mari kita coba bersama didalam bentuk " 
pelatihan
  dan kegiatan bersama yang bernuasa lebih " itu akan lebih baik daripada kita 
saling " OMDO " aja.  Gimana ? ? ?   Mari kita memulai " dengan lebih baik " ya 
khannnnnnnnn
   
  salam pramuka ( 3 jari or 5 jari ) 
   
  mzbazz
   
   
  

rimata66 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
Kemanapun anda berjalan ke seluruh dunia
Kegiatan siaga, bahkan kegiatan Pramuka, akan sama

Bahkan kegiatan Pramuka dibajak oleh vendor outdoor activities

Jadi bukan kegiatannnya, tapi menurut saya formatnya

Seragamnya aja sekarang sudah tidak menarik
Siaga putra tidak suka dengan seragamnya
Kayak baju perempuan

So ?

Hendro

--- In [email protected], rizal oesman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> To Desi
> 
> Des . . .
> Memang ke"Pramuka"an sudah tidak laik jual.
> Kenapa ?
> Karena orang-orangnya masih berpikiran "jadul"
> Mereka tidak mau mengerti dan memahami "pola perkembangan minat & 
> kebutuhan peserta didik"
> Kalau program dan jenis kegiatan ke"Pramuka"an masih "gitu-gitu" aja
> sampe kapanpun ndak bakal bekembang dan laku dijual.
> Orang-orang di struktur organisasi ke"Pramuka"an perlu
di"revitalisasi"
> dan di"reorientasi" kembali agar sesuai dengan perkembangan "jaman"
> Saya sudah melihat beberapa pola kegiatan ke"Pramuka"an sudah
di"update"
> pihak lain dengan bentuk dan bungkus "lain" tetapi isinya mengenai
ke"Pramuka"an.
> Ini akan membawa efek yang luar biasa, karena mereka bisa
men"jual" ke organisasi/
> lembaga kependidikan & sekolah dengan tema "survival of life" yang
membangun semangat
> kemandirian anak. Nilai jualnya cukup berhasil dan diminati oleh
kalangan tersebut.
> "Kita"nya nanti tinggal gigit jari . . . gimana dong ?
> Jadi emang harus ada cara yang agak revelusioner untuk
merevitalisasi organisasi dan
> sistim yang ada saat ini. Orang-orang jadul di organisasi
ke"Pramuka"an perlu sekali
> di"restrukturisasi" dan di"reorganisasi" agar PRAMUKA BISA KEMBALI
BERJAYA 
> DAN DIMINATI ANAK-ANAK DAN ANAK MUDA . . . . Gimanaaaaaaaaaaaaa 
> 
> t h x
> 
> Oomzbazz
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. 
Try it now.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



                           

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke