Kak Tata, kakak-kakak serta teman-teman,
Ini yang menarik untuk kita diskusikan.
Apalagi anggaran kwarda dan kwarcab masih bergantung kepada APBD.
Jadi sebenarnya bagaimana sebaiknya hubungan Pramuka dengan Pemerintah?
 
Kita tidak bisa melupakan sejarah bahwa Pramuka lahir kental dengan campur 
tangan pemerintah (inget cerita Kak Mutahar dulu ...), saya setuju kalau 
kepanduan memang benar-benar independen, tapi ketika dileburkan menjadi Pramuka 
... waah, perlu ada buku putih nih hehehe .... 
 
Karena banyak orang ngomong A, B, C tanpa kita tahu mana yang sebenarnya 
terjadi  ... saya yang sempat mendengar langsung dari Kak Mutahar aja 
nggak begitu saja percaya karena harus ada check and re-check, tapi sepintas 
hal itu sangat berbau politis, maaf.
Sepanjang pengamatan saya, dengan bergantung kepada APBD Pramuka menjadi 
cenderung birokratis, ini yang banyak tidak disukai oelh orang-orang, bukan 
hanya generasi mudanya. Lha apa-apa lebih banyak karena instruksi, surat 
edaran, dan sejenisnya .. bukannya inisiatif atau kreatifitas. 
Kadang jika ada teman yang tidak suka dengan Pramuka dan berdiskusi dengan 
saya, satu pertanyaan yang cukup berat adalah apa bedanya pramuka dengan 
pemerintah? 
Keuangan dibantu APBD, sanggar dan kantor difasilitasi pemerintah, termasuk 
pegawainya yang notabene adalah "milik" pemda, bumi perkemahan dengan seabreg 
fasilitasnya, kendaraan dinas ... bagaimana kemudian Pramuka bisa mengambil 
sikap independen terhadap pemerintah?
Mungkin bagi sebagian kita bangga dengan semua itu bahwa Pramuka menjadi "anak 
emas yang baik", tapi banyak juga yang merasa tidak nyaman dengan semua itu, 
karena lebih banyak akan membuat Pramuka selalu menggantungkan diri kepada 
sumber dari pemerintah.
Jadi, ada yang bisa membantu saya untuk menjawab pertanyaan teman saya tersebut?
Wassalam,
 
 
Ghulam
 
 
 


--- On Thu, 6/12/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Pramuka] Pramuka dibentuk Pemerintah
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[email protected]
Date: Thursday, June 12, 2008, 9:46 AM






Dari Gala Media,(http://www.klik- galamedia. com/ )
Kamis 12 Juni 2008

Silahkan disimak dengan baik ! !  dan komentar kakak kakak ditunggu

salam 
Tata

Itoc, ”Perlu Diciptakan Daya Tarik”
Rendah, Minat Jadi Pramuka

CIMAHI, (GM).-
Wali
Kota Cimahi, Ir. H.M. Itoc Tochija, M.M. mengatakan, saat ini generasi
muda yang masuk keanggotaan Pramuka sangat minim. Terbukti hampir dalam
setiap kegiatan kepramukaan, pesertanya tidak berubah. 

”Artinya, orang yang mengikuti kegiatan Pramuka tersebut orangnya
itu-itu juga,” ujar Itoc kepada wartawan, usai menghadiri ”Pelantikan
Anggota Majelis Pembimbing dan Andalan Cabang Gerakan Pramuka Kwarcab
Kota Cimahi Masa Bakti 2008-2013” di Perkantoran Pemkot Cimahi, Jln.
Rd. Demang Hardjakusumah Cimahi, Rabu (11/6).

Menurutnya, untuk mengantisipasi menurunnya minat generasi muda, pihak
terkait seperti pembina dan ketua cabang Pramuka hendaknya bisa
menciptakan daya tarik tersendiri bagi generasi muda. Khusus dalam
menggelar kegiatan kepramukaan, diupayakan diciptakan kegiatan sesuai
dengan tren anak muda zaman sekarang.

”Dengan demikian, mereka bisa tertarik dan ikut bergabung dalam
keanggotaan Pramuka. Di samping itu, para pembina atau panitia kegiatan
kepramukaan bisa memasukkan materi teknologi dalam kegiatan tersebut,”
ujar Itoc.

Dikatakannya, pihaknya tidak akan muluk-muluk menargetkan agar generasi
muda, khususnya di Cimahi, bisa masuk anggota Pramuka dalam waktu
singkat. 

”Kita tidak bisa menargetkan hal tersebut. Yang penting, sejauh mana
kita bisa merekrut para generasi muda sebanyak-banyaknya, baik secara
kuantitas maupun kualitas,” ujar Itoc.
Sementara itu, Ketua Kwarda Jabar, H.U. Muchtar mengungkapkan, Gerakan
Pramuka adalah gerakan yang dibentuk dan dipilih oleh pemerintah. Untuk
itu, apa yang dilakukan anggota Pramuka harus sejalan dengan program
pemerintah.

”Tentunya dengan tidak meluapakan dasar-dasar yang tertanam dalam
kepramukaan, seperti Tri Satria dan Dasa Darma Pramuka. Karena, makna
yang terkandung di dalamnya sangat penting untuk diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari,” jelas Muchtar.

Dalam kesempatan tersebut, Muchtar melantik Itoc sebagai Ketua Majelis
Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Cimahi masa bakti 2008-2013.
Setelah diambil sumpah dan dilantik, Itoc kemudian melantik anggota
Gerakan Pramuka, Andalan, dan Badan Pemeriksa Keuangan Kwarcab Kota
Cimahi. Ketua Kwarcab Kota Cimahi masa bakti 2008-2013 adalah Yayat
Supriyat.

Komentar saya

Rupanya Kak Kwarda tidak tahu sejarah berdirinya Kepanduan di Indonesia ( 
paling jauh Kepanduan di Dunia )  walaupun Pramuka memang disahkan dengan 
KEPRES tapi bukan berarti dibentuk oleh Pemerintah ! :

Saran saya di MUSDA akan datang, pilihlah ka Kwarda yg  mengerti tentang 
Kepanduan atau paling tidak yang mau mengerti

Tata

[Non-text portions of this message have been removed]

 














      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

---------------------
Be Prepared
Sekali Pramuka tetap Pramuka
---------------------

Pramuka email addresses:
  Post message: [email protected]
  Subscribe:    [EMAIL PROTECTED]
  Unsubscribe:  [EMAIL PROTECTED]

---------------------Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pramuka/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pramuka/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke