Hee2... kak Tata, sy setuju dg pendapat kak Tata, itulah yang selalu sy 
risaukan... bahwa banyak ex Pandu kita semacam Kak Muchtar itu... cuma karena 
sudah terlampau lama dalam Rezim Orba...yach jadi cara memahami PRAMUKA DAN 
KEPRAMUKAAN ATAU KEPANDUANNYA JADI SEPERTI ITU... rupa2nya kakak2 itu keliru 
mengartikan bahwa 'Kepanduan itu adalah alat/tools/means bagi pemerintah di 
dalam menyiapkan/membentuk generasi muda warga negara yang lebih baik, nah 
kata2 tools itu hendaknya diartikan sbg jalan/cara/jembatan tak berartin GP 
bisa diperalat pemerintah/rezim spt jaman Orba kan pernah ditarik2 buat dukung 
Golkar atau Jaman Soekarno yang ditarik2 buat tempat sosialisasi NASAKOM, coba 
periksa AD ART GP dari sejak dibentuk sampai masa Soeharto, bahkan sampai 
sekarang itu sarat dengan muatan pesan2 rezim, memang saat ini tampaknya GP 
mengalami disorientasi. Kalo ditingkat Gudep memang tdk terlampau terasa cuma 
efeknya jadi tak terlalu diminati jangankan
 anak-anak, sy aja agak enggan kalo tetap GP bisa diperalat terus oleh rezim. 
Mungkin spt berlebih2an, namun kalo mau lbh bgs 
oke lah Negara via pemerintah mengakui GP tp GP tetap otonom dan tetap milik 
publik, soal SEJALAN dan TIDAK SEJALAN dg PROGRAM PEMERINTAH adalah hal yang 
relatif, pemerintah tak perlu maksa GP hrs 'dukung pemerintah' apalagi 
pemerintahan sekarang ini mengalami yang disebut 'devided government' berbeda2 
parpolyg mendukungnya di pusat maupun di daerah. Jadi ya Ka Kwarda tak perlu 
pidato spt itu he2... karena bisa 'menyesatkan'. hatur nuhun.

dmar

--- On Thu, 6/12/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Pramuka dibentuk Pemerintah
> To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
> [email protected]
> Date: Thursday, June 12, 2008, 9:46 PM
> Dari Gala Media,(http://www.klik-galamedia.com/ )
> Kamis 12 Juni 2008
> 
> 
> 
> Silahkan disimak dengan baik ! !  dan komentar kakak kakak
> ditunggu
> 
> salam 
> Tata
> 
> 
> 
> Itoc, ”Perlu Diciptakan Daya Tarik”
> Rendah, Minat Jadi Pramuka
> 
> CIMAHI, (GM).-
> Wali
> Kota Cimahi, Ir. H.M. Itoc Tochija, M.M. mengatakan, saat
> ini generasi
> muda yang masuk keanggotaan Pramuka sangat minim. Terbukti
> hampir dalam
> setiap kegiatan kepramukaan, pesertanya tidak berubah. 
> 
> 
> ”Artinya, orang yang mengikuti kegiatan Pramuka tersebut
> orangnya
> itu-itu juga,” ujar Itoc kepada wartawan, usai menghadiri
> ”Pelantikan
> Anggota Majelis Pembimbing dan Andalan Cabang Gerakan
> Pramuka Kwarcab
> Kota Cimahi Masa Bakti 2008-2013” di Perkantoran Pemkot
> Cimahi, Jln.
> Rd. Demang Hardjakusumah Cimahi, Rabu (11/6).
> 
> 
> Menurutnya, untuk mengantisipasi menurunnya minat generasi
> muda, pihak
> terkait seperti pembina dan ketua cabang Pramuka hendaknya
> bisa
> menciptakan daya tarik tersendiri bagi generasi muda.
> Khusus dalam
> menggelar kegiatan kepramukaan, diupayakan diciptakan
> kegiatan sesuai
> dengan tren anak muda zaman sekarang.
> 
> 
> ”Dengan demikian, mereka bisa tertarik dan ikut bergabung
> dalam
> keanggotaan Pramuka. Di samping itu, para pembina atau
> panitia kegiatan
> kepramukaan bisa memasukkan materi teknologi dalam kegiatan
> tersebut,”
> ujar Itoc.
> 
> 
> Dikatakannya, pihaknya tidak akan muluk-muluk menargetkan
> agar generasi
> muda, khususnya di Cimahi, bisa masuk anggota Pramuka dalam
> waktu
> singkat. 
> 
> 
> ”Kita tidak bisa menargetkan hal tersebut. Yang penting,
> sejauh mana
> kita bisa merekrut para generasi muda sebanyak-banyaknya,
> baik secara
> kuantitas maupun kualitas,” ujar Itoc.
> Sementara itu, Ketua Kwarda Jabar, H.U. Muchtar
> mengungkapkan, Gerakan
> Pramuka adalah gerakan yang dibentuk dan dipilih oleh
> pemerintah. Untuk
> itu, apa yang dilakukan anggota Pramuka harus sejalan
> dengan program
> pemerintah.
> 
> 
> ”Tentunya dengan tidak meluapakan dasar-dasar yang
> tertanam dalam
> kepramukaan, seperti Tri Satria dan Dasa Darma Pramuka.
> Karena, makna
> yang terkandung di dalamnya sangat penting untuk diterapkan
> dalam
> kehidupan sehari-hari,” jelas Muchtar.
> 
> 
> Dalam kesempatan tersebut, Muchtar melantik Itoc sebagai
> Ketua Majelis
> Pembimbing Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Cimahi masa bakti
> 2008-2013.
> Setelah diambil sumpah dan dilantik, Itoc kemudian melantik
> anggota
> Gerakan Pramuka, Andalan, dan Badan Pemeriksa Keuangan
> Kwarcab Kota
> Cimahi. Ketua Kwarcab Kota Cimahi masa bakti 2008-2013
> adalah Yayat
> Supriyat.
> 
> 
> 
> Komentar saya
> 
> Rupanya Kak Kwarda tidak tahu sejarah berdirinya Kepanduan
> di Indonesia ( paling jauh Kepanduan di Dunia )  walaupun
> Pramuka memang disahkan dengan KEPRES tapi bukan berarti
> dibentuk oleh Pemerintah ! :
> 
> Saran saya di MUSDA akan datang, pilihlah ka Kwarda yg 
> mengerti tentang Kepanduan atau paling tidak yang mau
> mengerti
> 
> 
> Tata


      

Kirim email ke