Salam Pramuka
kakak-kakak sedikit cerita dua hari liburan Plus transfer knowledge
buat adik-adik calon generasi penerus gerakan pramuka di pendidikan
dna latihan Instruktur untuk Penegak yang diikuti oleh bberapa
gugusdepan Penegak se Jawa (walau tidak semua mengikuti dan sebagian
besar sebaran peserta ada di jateng dan DIY).
Dari jakarta jumat go show ke Gambir heheh nembak calo dapat dech
kereta tambahan Argo Lawu Ke jogja.. hmm kangen juga dah lama nga
liburan  ke kota yang pernah memberikan arti hidup ini...

Ke Jogja atas undangan Sangga Kerja kegiatan Diklatur untuk memberikan
materi Permainan Tali "ah dah lama sekali tidak menikmati rapelling,
abseiling dan prusiking di daerha Djogja.. "ingat masuk Luweng purba
di semanu" dekat kali suci ... 

Sabtu 12 juli 2008 Pembukaan di buka Oleh Rektor UNY, Prof. Sugeng
Mardiyono, Ph.D.    walau sangat sederhanya di Buperta Babarsari
beliau menekankan bahwa " Pembinaan Generasi muda lewat
kegiatan-kegiatan yang  berorientasi pendidikan kecakapan hidup"
adalah salah satu modal penting membangun bangsa yang sudah carut
marut ini. 

selanjutnya pemberian Materi munggkin rekan-rekan blm terlalu kenal
dgn nama--nama ini tapi mudah mudahan akan membantu melihat kapasitas
kegiatan ini :

- Agus Widodo, HS (dasar-dasar teknik hidup dialam terbuka)
- Hermijati Zaed 
- Fauzan Hakim 
- Dwi Purnomo (Ka' Idut)
- Dwi (Ka Dwi di kwarcab Jogja)
- Muh Nasir (Permainan Tali)
- Ka' Pramusinto (Komlek)
- ka' Suharto 
dan masih banyak lagi 

intinya dari satu kali saya memberikan materi teori dan paraktek
pengenalan adalah bahwa "pembinaan keterampilan alam bebas" yang
menjadi roh kepramukaan kita perlu mendaptkan perhatian, karena
beberapa peserta bahkan belum pernah merasakan apa sebenarnya kegiatan
permainan tali itu sendiri, saya tercekat karena begiutu saya mulai
dgn mengecek keterampilan simpul, jerat dan ikatan betapa say mulai
kecut"Pendidikan kepanduan di penegak harus segera kita perbaiki
bersama". mungkin yg saya berikan terlalu tinggi tapi itu merupan
standar dasar pengetahun yg harus dimiliki demi "keamanan dan
keselamatan berkegiatan di alam bebas"

SAYA BERPRINSIP "PERGI KEALAM BEBAS DENGAN SELAMAT PULANG PUN HARUS
SELAMAT" kecuali itu nasib, tapi karena kecerobohan kekeurang
Perhitungan dan ketidaktahuan kemampuan membaca tanda2 alam adalah
bencana bagi kegiatan kepramukaan.

sayang saya harus on time work in jakarta, pulang.. pengen kembaLI
mengikuti kegiatan lapangannya, dan menelusuri setiap lekuk muka bumi
di sisi Selatan MERAPI, menikmati teh dan kopi jangat di Pos 0
Kinahredjo tempat Mbah Maridjan, mendengar nasehat dan pesan-pesan
sang kuncen merapi dan tentunya menikmati kesederhanaan dan keteguhan
dan keikhtiaran  beliau dalam beragama.

akhirnya 
info terbaru : Kita Kangen Kegiatan Lapangan, kegiatan yang menantang
dialam bebas, memberikan rasa percaya diri, keterampilan dan sikap
menghargai dan menciantai alam..

NANTIKAN DIKLAT INSTRUKTUR MUDA RACANA DI JOGJA 

Salam

 

Kirim email ke