Salam Pramuka, Tahun ini sya terjun lagi secara langsung membina Penegak, setelah vakum lama setelah terakhir membina Pandega. Kebetulan ada peluang untuk membaktikan diri lagi di jajaran terdepan.
Romantika mendekati remaja usia Penegak ternyata tidak berubah banyak. Mereka tetap sama. Kita tinggal mau tahu dan peduli background dan alam pikir mereka yang tentunya cerminan hidup sosial kini. Sampai hari ini sudah ada 14 Tamu Ambalan baru bergabung di Ambalan saya. Yang mengejutkan adalah bahwa setengahnya ternyata belum berulangtahun ke 15. Alias sebenarnya masih Penggalang ! Saya sekarang sedang meraba-raba juga bagaimana baiknya. Yang ideal adalah tentunya membentuk Pasukan Penggalang. Namun, "image" yang terbentuk adalah Penggalang itu kan waktu SMP. "Saya kan sekarang sudah SMA." Saya memutuskan bergerak hati-hati, karena sayang juga minat ber-pramuka mereka patah karena tindakan yang tidak bijaksana. Saya harus melakukan pendekatan dulu ...... ========= Inilah resikonya kalau ambalan berpangkalan di sekolah. Pembatasan usia menjadi masalah. Tampaknya saya harus kampanye lebih keras agar Kwarnas mau mengubah Penegak dari Rover Programme ke Venture Programme yang di beberapa negara memang untuk usia 14 - 17 tahun. Rover biarlah disetarakan dengan Pandega (usia mahasiswa). Sebagai catatan buat kakak, kenapa siswa kelas X (1 SMA )makin muda ? Karena SMP sekarang punya kelas akselerasi. Jika masuk kelas 1 SMP d usia 11/12 tahun maka wajar saat lulus SMA mereka masih berusia 14 tahun ........ Ada komentar atau pengalaman serupa ? Terimakasih Hendro Prakoso

