salam Pramuka,
menarik untuk ikut nimbrung dalam pembicaraan Pembina/ pembantu pembina putra
membina Penggalang putri. kalo Kak Asep alami hal itu, maka begitupun yang
terjadi di gudep saya.
saya ceritakan beberapa hal yang terjadi di lapangan (& mungkin bisa kita
diskusikan bersama) :
- saat ini kecenderungan yang giat dalam eskul adalah pelajar putri. enggak
cuma Pramuka kak. sekali waktu coba obrol ama pelatih Paskibra bahkan klub-klub
beladiri (silat, taekwondo, karate) juga didominasi pelajar putri. nah,
sementara yang membina masih didominasi Putra.
- masih kurangnya pemahaman para guru/ kepsek bahwa pembina Pramuka harus ada
dua (Pa&Pi). alasannya: Finansial & melihat komposisi anggota yang tidak begitu
banyak sehingga berpikir cukup satu pembina. terserah mau Bapak atau Ibu guru,
yang penting hanya satu!. coba Kakak-kakak yang membina gudep...pernah denger
gak omongan Kepsek/ Pembina OSIS kayak gini.
saya bukan tidak tau AD/ART, SK atau peraturan mengenai satuan terpisah. saya
pun sudah meminta kwartir untuk mengirimkan pembina putri tapi faktor jumlah
pembina putri menjadi kendala. dalam agama pun saya paham bahwa antar lawan
jenis harus menjaga diri.
saya sekedar berbagi :
- kesatuan terpisah itu prinsip! jadi sebagai orang yang berhubungan langsung
dengan anggota maka sebaiknya kita bisa menjaga diri.
- dalam setiap kegiatan kemah, saya selalu usahakan menghadirkan Ibu guru atau
adik/teman saya yang putri. nah, merekalah yang nantinya akan mengurus
kebutuhan anggota Putri.
- sekali waktu, saya memperhatikan bahwa penegak/ pandega pun didominasi Putri.
lalu, kemanakah mereka ? apa hanya berlatih saja tanpa dioptimalkan untuk
menjadi barisan pembina...
terima kasih
megi p
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
[Non-text portions of this message have been removed]