Wah Baca Cerita Mba NUrul,,Aq Jd Ngarasa kok ada Orang Seperti itu y JgnKn Dsn mBa...Di Negara qt jg masih bwanyak
Contoh Kecil y mba,,Suatu hr Saya pernah naik Bis Umum daerah jakarta.. Kebetulan Sy Beruntung Dapat Tempat Duduk.. Setelah agak lam ternyata busnya penuh..Tiba2 Da ibu2 bw bayi alhasik si ibu hrs berdiri n terdesak.. Badan sy bevar2 lelah saat itu..Yg Du2k kbnyakn Bapak2 tp tak da satupun yg mengalah,, Akhrnya sy berdiri n menyurh si ibu dU2k,, Coba qt berfikir pakah tidak ada yg iba melihat si ibu td n pa kah bpk2 n nak muda td tidak malu klu harus sy seorang perempuan yg mengalah.... Kmn Hati Nurani Manusia y saat ini... ini hnya contoh kcil sj,, masih bnyk conth yg lbh besar lainya... --- Pada Sen, 13/10/08, Nurul Yuliarsih <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Dari: Nurul Yuliarsih <[EMAIL PROTECTED]> Topik: [Pramuka] Berbagi Cerita: SALAH SIAPA? Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 13 Oktober, 2008, 6:40 PM Sebenarnya kisah ini sudah lama terjadi dan telah saya tulis di blog saya, dan saat saya membacanya kembali saya kembali tersentuh dan ingin membaginya. Semoga bermanfaat. Kemarin aku membaca sebuah harian (Surya: 16/5), ada secuil cerita yang sangat membuatku trenyuh. tragis memang, tetapi apa daya ini kenyataan dan mungkin akan ada juga ditempat-tempat lain atau malah di sekitar kita sendiri. Di sebuah kota atau desa yang aku sendiri tidak pernah tahu di mana itu. Kota/ desa itu bernama Bhubaneshwar. Gara-gara tidak bisa membayar tiket bus, seorang pekerja miskin dan putrinya yang berumur 4 tahun tewas terlindas bus kemarin (15/5). uang Sasnchar Toppo (40), kurang dari 10 rupee (Rp. 2000) dari ongkos tiket. Kondektur itu marah karenanya. saksi mata melihat mereka bertengkar. Tiba-tiba kondektur itu mendorong Toppo dari bus yang sedang melaju. Pekerja malang yang sedang menggendong putrinya itu jatuh dari bus yang kemudian melindasnya. Melihat kejadian itu para penumpang sangat marah. mereka mengamuk lalu membakar bus itu. peristiwa ini terjadi di dekat Jharsuguda, sebuah desa yang terletak sekitar 380 km bhubaneshwar, negara bagian Orissa. mengapa hal ini bisa terjadi? salah siapa ? apakah hati nurani kondektur tadi sudah mati? sebagai sesama manusia yang mungkin jug sama-sama miskin, apakah pekerja itu yang terlalu memaksakan diri dan tidak mau tahu? bagaimana dengan sianak yang berumur 4 tahun yang tidak tahu apa-apa, yang hanya mengikuti saja apa yang dilakukan orang tuanya. kejadian ini sangat memukul perasaan saya sebagai manusia. cerminan bahwa mengapa manusia menjadi egois, menjadi individualis, bukankah satu sama lain saling membutuhkan. meskipun saat ini kita diberi keberuntungan, tidak menutup kemungkinan suatu saat ketika kita tidak beruntung kita akan sangat butuh bantuan orang lain. apakah semua ini karena kemiskinan dan ketidkamakmuran. tetapi kalaupun negaranya makmur dan kaya, orang-orangnyapun kaya, apakah juga ada jaminan untuk tidak egois, untuk tidak individualis. mungkin sama saja. manusia kaya, merasa punya banyak uang dan kekuasaan, sehingga dapat bertindak apa saja, bahkan membeli apa saja, karena sifat dasar manusia yang memiliki nafsu dan keinginan. tetapi semua itu sebenarnya kembali lagi pada hati nurani. kaya atau miskin jika hati nuraninya masih ada, maka kejadian seperti itu tidak akan pernah ada. minimal diberi pengertian dan diturunkan dengan sopan. Atau dibiarkan saja mereka ikut, toh tidak rugi-rugi amat. Padahal sebenarnya Tuhan sudah Maha adil dengan memberikan realita yang beragam untuk menjadikan kita berpikir karena kita diberi akal. Semoga kita masih diberi hati yang tulus, yang jujur dan ikhlas terhadap apapun skenario Allah. sehingga kita dapat masuk ke dalam orang-orang yang dicintai-NYA. amin. [Non-text portions of this message have been removed] ___________________________________________________________________________ Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga. http://id.toolbar.yahoo.com/ [Non-text portions of this message have been removed]

