Kakak-Kakak di Kwarda/Kwarnas dan DKD/DKN

 

Melihat bencana di Situ Gintung sungguh luar biasa dahsyat. Sampai pagi ini
sudah 68 orang yang meninggal dan kabarnya masih puluhan (ada televisi yang
mengatakan 99) orang yang masih dicari. Kelihatannya bencana ini hampir
seluruhnya lebih dikarenakan faktor kelalaian manusia.

 

Kak Berthold kemarin sudah menyampaikan adanya gerakan dari Kwarnas/Kwarda
DKI dalam bentuk pengerahan Saka Bahari Jakarta Selatan dan juga aktivitas
donasi. Langkah ini sangat baik namun alangkah baiknya juga dilakukan upaya
media relation sehingga kawan-kawan yang belum terlibat dapat tergerak
hatinya untuk terlibat. Kalau perlu dari Kwarnas atau Kwarda DKI dan Kwarda
Jabar/Banten mengeluarkan surat kepada semua Gudep untuk berpartisipasi,
misalnya dalam bentuk:

1.       Sumbangan barang

2.       Donasi Uang

3.       Tenaga sukarelawan untuk membantu korban

 

Bagi DKD/DKN, saya kira ini moment yang tepat bagi Anda untuk menunjukkan
kreativitas dalam mengamalkan Satya ke 3 dalam bentuk membuat Perkemahan
Wirakarya atau membentuk Satgas Bhakti Masyarakat. Sekecil apapun effortnya
akan sangat berarti bagi masyarakat. Selain itu sebagaimana email saya
sebelumnya, mungkin bisa dijadikan pelajaran agar kesiagaan kita sebagai
Pramuka sebagai yang harusnya terdepan dalam setiap situasi penanggulangan
bencana dan kedaruratan. 

 

Ketika musibah kecelakaan C-130 Hercules TNI AU yang jatuh di Condet 5
Oktober 1991 yang menyebabkan 133 prajurit dan beberapa Satpam BLK Las
Condet gugur, Unit SAR Saka Dirgantara adalah termasuk unit rescue yang
pertama tiba di lokasi, hanya 20 menit sejak bencana terjadi. Begitu juga
dengan beberapa kejadian dimana saat itu juga dibentuk Brigade Penolong di
Kwarda DKI.

 

Hal-hal di atas Hanya saran dan masukan sebagai bagian kepedulian dalam
Gerakan Pramuka, mohon dipikirkan dan kalau mungkin diimplementasi oleh
Kakak-Kakak yang memang  merupakan pejabat struktural di Kwarda dan Kwarnas,
sebab Kakak lah yang punya kewenangan

 

Saya kira semua anggota yang peduli siap untuk menjadi bagian dari team yang
fokus pada pengabdian masyarakat seperti ini.  Saya lihat di email ada Kak
Aji, Kak Joko Murshito, Kak Dadan Dani, Kak Widi dsb. Organisasi ini
membutuhkan sesuatu yang nyata sesuai Trisatya dan Dasadharma yang selalu
kita ucapkan setiap ulang janji sejak kita masih peserta didik. Sehingga
kita bisa bersatu lagi seperti dulu dan tidak terpecah hanya karena
perbedaan visi politik organisasi.

 

Salam Pramuka

 

Dedi Wibowo

 

 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke