Betul, makanya kita complaint waktu K Hendry mem-bom milis ini dengan 
tulisan-tulisannya dan reaksi kakak ? Marah dan pundung (=ngambek)

Hendro

--- On Tue, 5/12/09, Hendry Risjawan <[email protected]> wrote:
From: Hendry Risjawan <[email protected]>
Subject: RE: [Pramuka] FW: Baca dan Sebarkan!!!
To: [email protected]
Date: Tuesday, May 12, 2009, 5:03 AM











    
            
            


      
      Sangat setuju dgn Kak Farli & Kak Wayan. Netiket harus diterapkan, Tri 
Satya

& Dasa Darmapun harus diterapkan. Kl semua hal bisa masuk, apa bedanya milis

PRAMUKA ini dgn milis yg lain?



Ingat Demokrasi bukan berarti bebas semaunya, gak punya aturan. Semua yg ada

dimuka bumi ini punya aturan mainnya sendiri2. Diktator itu perlu & kita

semua adalah diktator utk hal2 yg positif. 



Hendry Risjawan



_____  



From: pram...@yahoogroups .com [mailto:pram...@yahoogroups .com] On Behalf Of

Farli Elnumeri

Sent: Selasa, 12 Mei 2009 12:40

To: pram...@yahoogroups .com

Subject: RE: [Pramuka] FW: Baca dan Sebarkan!!!



Begini nih kalau terlalu demokratis, diatur salah, nggak diatur salah

juga.maunya apa sih?????



Farli Elnumeri



From: pram...@yahoogroups <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com> .com

[mailto:pramuka@ yahoogroups <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com> .com] On

Behalf Of

hendrik manix

Sent: 12 Mei 2009 12:30

To: pram...@yahoogroups <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com> .com

Subject: RE: [Pramuka] FW: Baca dan Sebarkan!!!



Kak,



Tidak usah reaktif gitu dong.

Diprotes kok langsung negur.



Dari awal, saya tidak setuju milis ini diatur-atur kecuali posting ngajak

temenan 



Saya setuju dengan Kak Dede, yang tidak suka berada di milis ini bisa keluar

saja



Hendryo



--- On Mon, 5/11/09, Way <aku....@gmail. <mailto:aku. way%40gmail. com> com>

wrote:



From: Way <aku....@gmail. <mailto:aku. way%40gmail. com> com>

Subject: RE: [Pramuka] FW: Baca dan Sebarkan!!!

To: pram...@yahoogroups <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com> .com

Date: Monday, May 11, 2009, 9:21 PM



Kak Nurul,



ini adalah peringatan pertama untuk anda.

mohon tidak mengirimkan email email yg berbau SARA, mendeskriditkan pihak

lain atau tidak relefan dgn Kepramukaan.

Silahkan membaca netiket untuk lebih jelasnya.



Salam,

Wayan



_____ 



From: pram...@yahoogroups .com [mailto:pramuka@ yahoogroups .com] On Behalf

Of

Nurul Yuliarsih

Sent: Sunday, May 03, 2009 8:58 PM

To: pram...@yahoogroups .com

Cc: tegakdegajatim@ yahoogroups. com; 610-...@yahoogroups .com;

kcb-mi...@yahoogrou ps.com; imam_meduro@ yahoo.com; bbgpu...@yahoo. co.id;

arif_tr...@yahoo. co.id; aim...@yahoo. com; ttq_f...@yahoo. com;

en_gi...@yahoo. com

Subject: [Pramuka] FW: Baca dan Sebarkan!!!



--- On Fri, 5/1/09, Ismani, Ato <Ato.Ismani@ hilti.

<mailto:Ato. Ismani%40hilti. com> com> wrote:



From: Ismani, Ato <Ato.Ismani@ hilti. <mailto:Ato. Ismani%40hilti. com> com>

Subject: FW: Baca dan Sebarkan!!!

To: "yuliar...@yahoo. <mailto:yuliarsih% 40yahoo.com> com" <yuliar...@yahoo.

<mailto:yuliarsih% 40yahoo.com> com>

Date: Friday, May 1, 2009, 2:50 AM



Sebarkan.!!! !........ ......... ......... ......... ......... .........

......



Baca dulu dengan seksama ............ dan sebarkan 



SALAM

Ato Ismani



Pepsi dan Coca Cola Mengandung Ekstrak Babi - TERBUKTI!! Baca dan

Sebarkan!!! 



Berita Buruk / Mengejutkan :



Pepsi dan Coca Cola mengandung ekstrak babi.

Kebanyakan orang2 tidak mengkonsumsi Pepsi dan Coca-Cola karena kandungan

unsur kimia didalamnya yang sangat membahayakan tubuh seperti excessive

carbonates, dll. 



Namun, sekarang, tidak ada alasan yang lebih berbahaya lagi selain informasi

berikut. Para ilmuwan dan peneliti di bidang kesehatan menyatakan bahwa

mengkonsumsi Pepsi & Cola dapat mengakibatkan kanker dikarenakan bahan dasar

pembuatannya berasal dari daging babi.



Babi adalah satu-satunya binatang yang mengkonsumsi sampah, kotoran hewan,

dan urine. Pola makan babi ini menghasilkan tumbuhnya bakteri dan kuman yang

sangat mematikan.



Berdasarkan laporan yang ditulis dalam Jordanian magazine, Rektor Delhi

University Science and Technology , Dr. Mangoshada, secara ilmiah telah

membuktikan bahwa bahan dasar pembuatan Pepsi dan Cola mengandung ekstrak

yang berasal dari isi perut babi yang dapat mengakibatkan kanker dan

penyakit mematikan lainnya.



Indian university menyelenggarakan uji terhadap dampak pengkonsumsian Pepsi

dan Coca Cola. Hasil uji ini membuktikan bahwa pengkonsumsian Pepsi dan Coca

memicu pada peningkatan kecepatan denyut jantung dan tekanan darah rendah.

Dan juga, pengkonsumsian 6 botol Pepsi atau Cola sekaligus dapat

mengakibatkan kematian. Pepsi dan Coca Cola mengandung unsur2 kimia seperti:

carbonic and phosphoric acids, citric acid yang dapat merusak gigi dan

mengakibatkan kerapuhan pada tulang. Jika tulang (tulang disini adalah

tulang yang berasal dari kerangka2 mayat yang telah dikuburkan selama 30

tahun) diletakkan dalam segelas Pepsi, maka tulang tersebut akan lumer

selama 1 minggu.

Penelitian ini menetapkan bahwa calsium dapat larut dalam Pepsi dan Pepsi

juga dapat melemahkan kandung kemih, ginjal, dan 'membunuh' pankreas dimana

hal ini dapat mengakibatkan penyakit diabetes dan infeksi. 



Penggemar Pepsi atau Coca-Cola, anda tidak perlu cemas karna masih banyak

minuman-minuman lain di bumi ini, dan kita juga punya banyak alternatif

minuman kesehatan seperti: jus buah, air kelapa, berbagai macam susu, dll,

dan minuman2 ini juga sangat mudah didapatkan, bahkan di toko2 kecil

skalipun. 



MOHON SEBARKAN PESAN INI KEPADA SELURUH TEMAN DAN KONTAK YANG ADA DI MAIL

ADDRESS ANDA 



"Wita Pertiwi" 



PT First Media Tbk



Lippo Cyber Park

Boulevard Gajah Mada No.2170

Lippo karawaci Tangerang

Tel: (62-21) 55777755

Fax: (62-21) 55777373 

Mail:wita.pertiwi@ <mailto:wita. pertiwi%40firstm edia.com> firstmedia.com



This e-mail (including any attachments) is confidential and may be legally

privileged. If you are not an intended recipient or an authorized

representative of an intended recipient, you are prohibited from using,

copying or distributing the information in this e-mail or its attachments. 

If you have received this e-mail in error, please notify the sender

immediately by return e-mail and delete all copies of this message and any

attachments.

Thank you.



This email is intended only for the use of the individual or entity to which

it is addressed and may contain information that is confidential and may

also be privileged. Any form of unauthorized use or dissemination is

strictly prohibited. If you are not the intended recipient or if this email

is otherwise sent to you in error, you should not disseminate, distribute or

copy this email and you should delete it immediately and notify us. Thank

you. 



This email is intended only for the use of the individual or entity to which

it is addressed and may contain information that is confidential and may

also be privileged. Any form of unauthorized use or dissemination is

strictly prohibited. If you are not the intended recipient or if this email

is otherwise sent to you in error, you should not disseminate, distribute or

copy this email and you should delete it immediately and notify us. Thank

you. 



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]



No virus found in this incoming message.

Checked by AVG - www.avg.com

Version: 8.5.287 / Virus Database: 270.12.24/2108 - Release Date: 05/11/09

05:52:00



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke