*Buat Irfan yang belum tau kondom wanita.*

* Kondom Wanita
**AGAR BISA PEGANG KENDALI
**
Ingat kondom, ingat pria. Sekarang ada kondom untuk wanita, lho. Diluncurkan
Februari ini, kondom wanita ini katanya lebih 'terasa' dibanding kondom
pria. *

Sejatinya kondom wanita bukanlah alat kontrasepsi yang tergolong baru.
Kondom khusus kaum hawa ini pertama kali dikenal di Amerika dan Eropa,
sekitar 15 tahun lalu. Peningkatan jumlah penderita penyakit HIV-AIDS
menjadi pencetus produksi kondom ini pada awalnya. Seks bebas yang banyak
dilakukan masyarakat di AS dan Eropa menjadi ancaman nyata meledaknya kasus
penyakit menular seksual dan HIV-AIDS.

[image: KLIK - 
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=13181&imageid=28672','detail_images','516','500');>Menurut
Dokter Sugi Suhandi Iskandar, SpOG, dari Rumah Sakit Mitra
Kemayoran, kondom pria yang selama ini dipakai untuk menghindari penularan
penyakit HIV-AIDS masih kurang efektif karena berbagai kendala dan alasan.
Ketidakpraktisan serta ketidaknikmatan menjadi alasan utama penolakan kaum
Adam mengenakan kondom saat bercinta. "Mereka beranggapan, dengan memakai
kondom, tidak ada gesekan langsung dengan vagina sehingga kurang terasa,"
jelas pria kelahiran Jakarta ini.

Sebenarnya kondom wanita telah dipakai di Indonesia 4-5 tahun lalu. "Bahkan
3 tahun lalu, waktu ada seminar di Yogyakarta, ada seorang dokter wanita
memaparkan hasil penelitiannya tentang penggunaan kondom wanita ini," tegas
ayah satu anak ini. Namun penggunaan kondom wanita baru dilakukan secara
resmi awal Februari, di Surabaya.
*
LENTUR DAN FLEKSIBEL*
Kondom wanita, lanjut Sugi, terbuat dari lateks, atau ada pula yang dari
polyurthtane. Mempunyai panjang 17 cm, lebar 6-7 cm, dan mempunyai beberapa
aroma tertentu untuk menghilangkan bau karet. Warnanya biasanya cerah
seperti merah jambu atau bening. "Ada beberapa jenis kondom wanita yang
mengandung spermatisida, yaitu zat yang bisa membunuh sperma," jelas Sugi
yang menambahkan bahwa kebanyakan kondom wanita yang masuk ke Indonesia
berasal dari India.

Kondom khusus wanita ini cukup elastis dan fleksibel, sehingga mudah
mengikuti kontur vagina. Bentuknya silinder, dengan ujung terbukanya
berbentuk cincin, dan ujung lainnya tertutup dan diberi spons untuk menyerap
sperma. "Sama sekali tidak sulit memasang kondom ini," tandas Sugi. "Apalagi
setiap kemasan kondom yang dijual disertai cara memakainya. "Prinsipnya,
kondom itu akan menutupi dinding vagina dan mulut rahim, sehingga sperma
atau penyakit dari pasangan tidak bisa tembus," tegas Sugi yang menambahkan
kalau kondom ini hanya sekali pakai, dan tidak bisa dipakai berkali-kali.

Dibanding kondom untuk pria, kondom yang dipakai wanita ini ternyata banyak
kelebihannya. Yang utama, dengan kondom ini, pihak wanita memegang kendali
penuh atas keputusannya memakai alat kontrasepsi, dan merasa aman karena
tidak tergantung pada pria pasangannya. "Dulu posisi wanita lemah. Kalau
pasangannya tidak mau memakai kondom, si wanita tidak bisa memaksanya.
Dengan kondom wanita ini, si wanita bisa melindungi dirinya sendiri dari
penyakit menular seksual atau dari risiko kehamilan," jelas Sugi.

Keuntungan lain, hubungan intim lebih nikmat dibandingkan bila menggunakan
kondom pria. "Pendapat ini terlihat dari beberapa komentar pria yang
pasangannya menggunakan kondom wanita. Rata-rata mereka merasa jadi lebih
bisa menikmati aktivitas seksnya. Katanya, hampir tidak terasa kalau memakai
kondom," ujar dokter lulus Universitas Sam Ratulangi ini. Selain itu, bahan
yang dipakai untuk kondom ini lebih tahan robek dibandingkan dengan kondom
pria. Bahkan, lanjutnya, ada produsen yang menjamin produknya 100%
anti-robek.

* BUTUH KETERAMPILAN
*Kondom ini juga bisa dipakai kapan saja, termasuk waktu datang bulan.
Menurut Sugi, kalau wanita sudah mau habis masa menstruasi, tapi belum
"bersih", kondom ini bisa menjadi pilihan. Seminggu atau dua minggu sebelum
waktu nifas habis, alat kontrasepsi ini juga bisa dipakai. "Apalagi kalau
seorang wanita melahirkan lewat Caesar, mereka bisa menggunakan kondom ini
untuk menghindari darah nifas," jelas Sugi.

Di balik segala kelebihannya, tentu saja ada kekurangan kondom wanita ini.
Paling tidak, harganya lebih mahal dibandingkan kondom pria. Selain itu,
kondom wanita memerlukan teknik dan keterampilan khusus untuk memakainya.
"Karena cara pemakaiannya harus dengan cara dimasukkan ke dalam vagina,"
ujar dokter yang mempunyai hobi mendengarkan musik ini.

Sugi juga mengatakan, dari beberapa pasangan yang memakai alat ini, mereka
mengaku sedikit terganggu dengan suara berisik yang muncul ketika melakukan
hubungan intim. "Katanya, suara yang muncul kresek-kresek," ujar Sugi
sembari tersenyum. Pemasangan kondom juga tidak memungkinkan pasangan untuk
menerapkan banyak posisi berhubungan intim. "Jika memakai kondom ini saya
sarankan posisi wanita di bawah."

*ALAT KB YANG EFEKTIF
*Drs. Djafar, MM, Kasubdit Pencegahan Penyakit Menular Seksual dan HIV-AIDS,
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKB) menyambut baik dengan
hadirnya kondom wanita ini. Menurutnya, kondom ini termasuk dual proteksi,
yaitu selain bisa mencegah kehamilan, juga bisa menghindari penularan
penyakit menular termasuk HIV-AIDS. "Namun secara resmi kami memang belum
memogramnya, masih menunggu hasil survei dan penelitian lebih lanjutnya,"
jelas Djafar.

Menurut sebuah survei mengenai penggunaan kondom wanita ini di Jakarta,
Papua, Jawa Barat, dan Jawa Timur, menurut Djafar, banyak pekerja seks
komersial yang merasa terbantu, karena bisa memproteksi diri dari penyakit
menular seksual dari pasangannya. "Karena sebagian besar pria hidung belang
enggan memakai kondom, bukan?" Itu sebabnya, Djafar sangat mengharap,
nantinya kondom wanita bisa dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi yang baik
oleh masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data BKKBN, pemakaian kontrasepsi kondom (pria) relatif kecil
dibandingkan alat kontrasepsi lain, yaitu 0,9%. Bandingkan saja dengan
kontrasepsi suntik (27,8%), pil (13%), IUD (6%) dan susuk KB (4%). "Padahal,
kalau kondom pria itu dilakukan secara benar dan konsisten, tingkat
keberhasilannya 96%," jelas Djafar.
*
TERSEDIA AWAL MARET*
Sikap optimis keberhasilan kondom ini juga diungkapkan Pierre Frederick,
Brand Manager DKT Indonesia, distributor kondom wanita. Menurutnya,
keberadaan kondom ini bisa meningkatkan kemandirian wanita dalam hal
terhindar dari penyakit menular atau dalam rangka ber-KB. "Wanita mempunyai
pilihan dan tidak tergantung pada pria lagi," tandas Pierre.

Menurutnya, kondom mulai bisa dibeli bulan Maret ini, dan untuk sementara
baru kota-kota besar di Indonesia. "Salah satu kelebihannya, kondom ini bisa
dipakai beberapa jam sebelum digunakan. Maksimal 5 jam berada di dalam
vagina," jelas penggemar jalan-jalan ini. Kondom yang ia pasarkan,
lanjutnya, terbuat dari lateks, dan hanya mempunyai satu ukuran dan satu
aroma yaitu vanila. Berniat mencoba?




-- 
.:. Andry Berlianto .:.
0815.9405884 <> 99239005
http://revo-me.blogspot.com/

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-------------------------------------------------
Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ???
Mo posting, send email to [email protected]
Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke