tuh pis...yg lo cari2x selama ini dah ada...

[*sambil lirik ady]


 
Best Regards,
 
Lita Widhamutia
HP : 0855-1000934; 021-30916441
eMail : [EMAIL PROTECTED]



----- Original Message ----
From: Andry Berlianto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, January 21, 2008 2:23:50 PM
Subject: Re: Kondom Wanita


Selangkangan itu pusat ilmu mas bro .........
Ketahuilah itu .. semua berawal dari sana
 
*lirik Lita*

 
On 1/21/08, Inu Subakto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
tuh kan andry, postingannya pasti seputar SELANGKANGAN ...... crot lah ....


On 1/21/08, Andry Berlianto < [EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Buat Irfan yang belum tau kondom wanita.
 
 Kondom Wanita
AGAR BISA PEGANG KENDALI

Ingat kondom, ingat pria. Sekarang ada kondom untuk wanita, lho. Diluncurkan 
Februari ini, kondom wanita ini katanya lebih 'terasa' dibanding kondom pria. 

Sejatinya kondom wanita bukanlah alat kontrasepsi yang tergolong baru. Kondom 
khusus kaum hawa ini pertama kali dikenal di Amerika dan Eropa, sekitar 15 
tahun lalu. Peningkatan jumlah penderita penyakit HIV-AIDS menjadi pencetus 
produksi kondom ini pada awalnya. Seks bebas yang banyak dilakukan masyarakat 
di AS dan Eropa menjadi ancaman nyata meledaknya kasus penyakit menular seksual 
dan HIV-AIDS. 

 Menurut Dokter Sugi Suhandi Iskandar, SpOG, dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, 
kondom pria yang selama ini dipakai untuk menghindari penularan penyakit 
HIV-AIDS masih kurang efektif karena berbagai kendala dan alasan. 
Ketidakpraktisan serta ketidaknikmatan menjadi alasan utama penolakan kaum Adam 
mengenakan kondom saat bercinta. "Mereka beranggapan, dengan memakai kondom, 
tidak ada gesekan langsung dengan vagina sehingga kurang terasa," jelas pria 
kelahiran Jakarta ini. 

Sebenarnya kondom wanita telah dipakai di Indonesia 4-5 tahun lalu. "Bahkan 3 
tahun lalu, waktu ada seminar di Yogyakarta, ada seorang dokter wanita 
memaparkan hasil penelitiannya tentang penggunaan kondom wanita ini," tegas 
ayah satu anak ini. Namun penggunaan kondom wanita baru dilakukan secara resmi 
awal Februari, di Surabaya. 

LENTUR DAN FLEKSIBEL
Kondom wanita, lanjut Sugi, terbuat dari lateks, atau ada pula yang dari 
polyurthtane. Mempunyai panjang 17 cm, lebar 6-7 cm, dan mempunyai beberapa 
aroma tertentu untuk menghilangkan bau karet. Warnanya biasanya cerah seperti 
merah jambu atau bening. "Ada beberapa jenis kondom wanita yang mengandung 
spermatisida, yaitu zat yang bisa membunuh sperma," jelas Sugi yang menambahkan 
bahwa kebanyakan kondom wanita yang masuk ke Indonesia berasal dari India. 

Kondom khusus wanita ini cukup elastis dan fleksibel, sehingga mudah mengikuti 
kontur vagina. Bentuknya silinder, dengan ujung terbukanya berbentuk cincin, 
dan ujung lainnya tertutup dan diberi spons untuk menyerap sperma. "Sama sekali 
tidak sulit memasang kondom ini," tandas Sugi. "Apalagi setiap kemasan kondom 
yang dijual disertai cara memakainya. "Prinsipnya, kondom itu akan menutupi 
dinding vagina dan mulut rahim, sehingga sperma atau penyakit dari pasangan 
tidak bisa tembus," tegas Sugi yang menambahkan kalau kondom ini hanya sekali 
pakai, dan tidak bisa dipakai berkali-kali. 

Dibanding kondom untuk pria, kondom yang dipakai wanita ini ternyata banyak 
kelebihannya. Yang utama, dengan kondom ini, pihak wanita memegang kendali 
penuh atas keputusannya memakai alat kontrasepsi, dan merasa aman karena tidak 
tergantung pada pria pasangannya. "Dulu posisi wanita lemah. Kalau pasangannya 
tidak mau memakai kondom, si wanita tidak bisa memaksanya. Dengan kondom wanita 
ini, si wanita bisa melindungi dirinya sendiri dari penyakit menular seksual 
atau dari risiko kehamilan," jelas Sugi. 

Keuntungan lain, hubungan intim lebih nikmat dibandingkan bila menggunakan 
kondom pria. "Pendapat ini terlihat dari beberapa komentar pria yang 
pasangannya menggunakan kondom wanita. Rata-rata mereka merasa jadi lebih bisa 
menikmati aktivitas seksnya. Katanya, hampir tidak terasa kalau memakai 
kondom," ujar dokter lulus Universitas Sam Ratulangi ini. Selain itu, bahan 
yang dipakai untuk kondom ini lebih tahan robek dibandingkan dengan kondom 
pria. Bahkan, lanjutnya, ada produsen yang menjamin produknya 100% anti-robek. 
 BUTUH KETERAMPILAN
Kondom ini juga bisa dipakai kapan saja, termasuk waktu datang bulan. Menurut 
Sugi, kalau wanita sudah mau habis masa menstruasi, tapi belum "bersih", kondom 
ini bisa menjadi pilihan. Seminggu atau dua minggu sebelum waktu nifas habis, 
alat kontrasepsi ini juga bisa dipakai. "Apalagi kalau seorang wanita 
melahirkan lewat Caesar, mereka bisa menggunakan kondom ini untuk menghindari 
darah nifas," jelas Sugi. 

Di balik segala kelebihannya, tentu saja ada kekurangan kondom wanita ini. 
Paling tidak, harganya lebih mahal dibandingkan kondom pria. Selain itu, kondom 
wanita memerlukan teknik dan keterampilan khusus untuk memakainya. "Karena cara 
pemakaiannya harus dengan cara dimasukkan ke dalam vagina," ujar dokter yang 
mempunyai hobi mendengarkan musik ini. 

Sugi juga mengatakan, dari beberapa pasangan yang memakai alat ini, mereka 
mengaku sedikit terganggu dengan suara berisik yang muncul ketika melakukan 
hubungan intim. "Katanya, suara yang muncul kresek-kresek," ujar Sugi sembari 
tersenyum. Pemasangan kondom juga tidak memungkinkan pasangan untuk menerapkan 
banyak posisi berhubungan intim. "Jika memakai kondom ini saya sarankan posisi 
wanita di bawah." 

ALAT KB YANG EFEKTIF
Drs. Djafar, MM, Kasubdit Pencegahan Penyakit Menular Seksual dan HIV-AIDS, 
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKB) menyambut baik dengan 
hadirnya kondom wanita ini. Menurutnya, kondom ini termasuk dual proteksi, 
yaitu selain bisa mencegah kehamilan, juga bisa menghindari penularan penyakit 
menular termasuk HIV-AIDS. "Namun secara resmi kami memang belum memogramnya, 
masih menunggu hasil survei dan penelitian lebih lanjutnya," jelas Djafar. 

Menurut sebuah survei mengenai penggunaan kondom wanita ini di Jakarta, Papua, 
Jawa Barat, dan Jawa Timur, menurut Djafar, banyak pekerja seks komersial yang 
merasa terbantu, karena bisa memproteksi diri dari penyakit menular seksual 
dari pasangannya. "Karena sebagian besar pria hidung belang enggan memakai 
kondom, bukan?" Itu sebabnya, Djafar sangat mengharap, nantinya kondom wanita 
bisa dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi yang baik oleh masyarakat Indonesia. 

Berdasarkan data BKKBN, pemakaian kontrasepsi kondom (pria) relatif kecil 
dibandingkan alat kontrasepsi lain, yaitu 0,9%. Bandingkan saja dengan 
kontrasepsi suntik (27,8%), pil (13%), IUD (6%) dan susuk KB (4%). "Padahal, 
kalau kondom pria itu dilakukan secara benar dan konsisten, tingkat 
keberhasilannya 96%," jelas Djafar. 

TERSEDIA AWAL MARET
Sikap optimis keberhasilan kondom ini juga diungkapkan Pierre Frederick, Brand 
Manager DKT Indonesia, distributor kondom wanita. Menurutnya, keberadaan kondom 
ini bisa meningkatkan kemandirian wanita dalam hal terhindar dari penyakit 
menular atau dalam rangka ber-KB. "Wanita mempunyai pilihan dan tidak 
tergantung pada pria lagi," tandas Pierre. 

Menurutnya, kondom mulai bisa dibeli bulan Maret ini, dan untuk sementara baru 
kota-kota besar di Indonesia. "Salah satu kelebihannya, kondom ini bisa dipakai 
beberapa jam sebelum digunakan. Maksimal 5 jam berada di dalam vagina," jelas 
penggemar jalan-jalan ini. Kondom yang ia pasarkan, lanjutnya, terbuat dari 
lateks, dan hanya mempunyai satu ukuran dan satu aroma yaitu vanila. Berniat 
mencoba? 
 


-- 
.:. Andry Berlianto .:.
0815.9405884 <> 99239005
http://revo-me.blogspot.com/ 



Inu Subakto
Mail to : [EMAIL PROTECTED]
Ph : 021-99050002 <> 08161117800 <> 02130591547 
-- 
.:. Andry Berlianto .:.
0815.9405884 <> 99239005
http://revo-me.blogspot.com/ 


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
-------------------------------------------------
Milisnya Pro28 - Milisnya Wong Edannn .... tapi Profesional .... Betull ???
Mo posting, send email to [email protected]
Mo keluar, send email to [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke