"Kabar buruk bagi para perokok. Apalagi yg hobi merokoknya sudah lama.
Berikut beritanya dari kompas." 

Anda Bodoh karena Terus Merokok (Kompas, 25 Desember 2004)

Jakarta, KCM

Jika Anda tetap "bodoh" karena terus merokok-- tidak seperti 24 juta 
pria lain yang telah berhenti merokok selewat usia 30 tahun --Anda 
akan benar-benar bodoh pada akhirnya.

Bukan kabar burung, tapi riset terbaru menunjukkan: kemampuan 
kognitif para perokok terus merosot seiring bertambahnya usia.

Fungsi memori/daya ingat dan daya pikir And secara perlahan semakin 
memburuk. Anda sulit mengingat jangka pendek dan memperlajari hal-hal 
baru, ganguan berbicara (sulit menyebut nama benda dn mencari kata-
kata untuk diucapkan), keliru mengenali tempat waktu, orang, sulit 
mengitung, tidak bisa membuat rencana, mengatur kegiatan, mengambil 
keputusan, dan sebagainya.Kemunduran fungsi kognitif itu nantinya 
terjadimenjelang usia 40 hingga pertengahan. 

Kesimpulan ini didasarkan riset di Skontlandia terhadap 465 orang 
yang secara sukarela menjalani test IQ pada tahun 1947. Saat itu, 
usia mereka 11 tahun-an. Pad atahun 200-2002, para peserta yang 
sebagian besar perokok ini, kembali menjalani test IQ.

Dan hasilnya?

"Kemampuan kognitif para perokok benar-benar buruk pada lima ujian 
kognitif yang berbeda. Hal ini tidak terjadi pada peserta yang tidak 
merokok, dan yang sudah berhenti merokok," tulis mingguan Inggris New 
Scientist.

Bahkan ketika faktor sosial dan kesehatan seperti pendidikan, 
pekerjaan dan konsumsi alkohol turut diperhitungkan, merokok tetap 
me\uncul sebagai faktor utam yang mengakibatkan kemerosotan kemampuan 
kognitif seseorang.

Pertanyaannya, mengapa rokok mengakibatkan kemunduran daya ingat dan 
daya pikir seseorang?

Salah satu kemungkinannya adalah semakin lma sel-sel otak kita 
semakin rentan trhadap ribuan komponen kimia yang bersifat racun dan 
oksidatif dalam asap rokok yang dikenal sebagai radikal bebas.

Bahaya merokok sudah lama diungkapkan ada hubungannya dengan radikal 
bebas. Radikal bebas dibuat secara normal di dalam proses metabolisme 
tubuh dan juga bisa berasal dari luar tubuh seperti sinar ultraviolet,
sinar X dan radiasi lainnya, panas, merokok, alkohol, dan sejumlah 
polutan.

Sementara kita tidak bisa menghentikan tubuh dalam memproduksi 
radikal bebas, kta bisa mencegah tubuh kita kemasukan radikal bebas 
dari luar. Dengan kata lain, hentikan merokok atau menjadi perokok 
pasif yaitu dengan tidak menghisap asap rokok orang lain.

Di dlam percobaan laboratorium, radikal bebas mengganggu dan benar-
benar merusak struktur sel yang penting seperti dinding sel dan gen 
di dalam sel. Akibatnyam, orang yang memiliki sel yang rusak itu 
berisiko lebih tinggi untuk terkena kanker, penyakit jantung, katarak,
dan beberapa penyakit syaraf. Anda mau? (zrp)

Sponsored by: 
http://www.rahasiakomputer.com/index.php?ref=emabdulah


__________________________________________
Powered by Mach5 Mailer: http://mach5-mailer.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke