Dalam soal charity, soal menolong orang yang ditimpa malapetaka,
    atau orang yang kesusahan, orang Nasrani dan orang kafir lain di
    Eropa (dan Amerika juga saya yakin) biasanya rada cepat tanggap. 

    Dan ini sudah dari dulu. 

    Makanya hampir semua gereja di Eropa punya funding agency untuk
    membantu orang yang kesusahan di negeri 'dunia ketiga'. 

    Tanpa pandang agama. 

    Di Perancis ada CCFD, di Jerman ada Miserior, di Belanda dulu ada
    Vastenaktie, Cebemo (yang katanya bergabung menjadi organisi
    baru), Mensen in Nood, di Inggeris ada Cafod, Christian Aid
    dll. 

    Boleh di bilang di semua negeri Eropa sepanjang pengetahuan saya
    ada funding agency gereja yang memberi bantuan untuk siapa saja,
    tanpa pandang agama,  dan - ini penting - BUKAN untuk medirikan
    gereja.... 

    Tapi untuk membantu orang yang kesusahan atau orang yang ingin
    memperbaiki nasib. 

    Juga orang kafir lain, atheis atau humanis punya organisasi
    funding agencies: Novib, Oxfam, Hivos...

    Masih ditingkat organisasi kemanusiaan: Palang Merah itu lahir
    di negeri kafir juga, atau Medecins Sans Fronti�res (French
    Doctors)... 

    Dan mereka ini membantu orang yagn kesusasahan. 

    Tanpa pandang agama. 

    Dan ketika orang Islam saling berbunuhan di Darfur (Sudan),
    siapa lagi yang turun tangan membantu korban orang Islam yang
    saling bebunuhan itu? 

    Lagi-lagi terutama orang kafir.

    Ngomong-ngomong soal Darfur ini saya pengen agak menyimpang
    sedikit: di negeri orang Fur itu - darfur itu artinya negeri
    orang Fur - orang Islam saling berbunuhan. 

    Saya ulang: . 

    Orang Islam saling berbunuhan. 

    Ribuan yang mati, ratusan ribu yang lari mengungsi. 

    Dan siapa yang disalahkan oleh sejumlah orang Islam? 

    Orang Nasrani!

    Orang Nasrani  yang nggak tahu apa-apa dituduh oleh sejumlah
    orang Islam menjadi biang keladi kekacauan dan pembunuhan yang
    dimulai dan dilakukan oleh orang Islam yang membunuh orang
    Islam. 

    Opo ora hebat? 




On 28 Dec 2004, at 20:27, seabiz_2000 wrote:
>
> Saya malu jadi orang Indonesia. Malu sekali mendengar himbauan di 
> CNN mengajak orang2 Amerika menyumbang korban Tsunami, dan belajar 
> bahwa dunia ini adalah satu keluarga besar. Melihat diskusi dari 
> scientist dengan pewawancara mengenai bagaimana pencegahan korban 
> dari pencemaran air minum atau dampak lainnya. Mereka serius 
> membahas supaya tidak terjadi korban jiwa lagi.
> Belum lama ini saya melihat film "The day after tomorrow". Membuat 
> saya berfikir ketika itu adalah kalau ada bencana skala dalam film 
> tersebut, maka yang dibutuhkan adalah scientist2 yang mengabdikan 
> hidupnya untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Tetapi sekarang ini, 
> seharusnya perhatian tertuju kepada pengetahuan, kemajuan dan lain 
> sebagainya. Yang terjadi adalah persiapan dan perasaan was-was 
> setiap saat akan terjadinya ancaman terroris.
> Kadang2 saya merenung, mau kemana dunia ini jadinya kalau benar2 
> ambisi terroris terwujud? Kembali ke abad 7? Setengah dari dunia 
> musnah? Saya bilang kepada anak saya, jaman dimana dia besar 
> nantinya mungkin tidak perlu jadi pengusaha karena mungkin uang 
> sudah tidak ada artinya, dimana banyak kesengsaraan, penyakit, 
> terror dan bahan2 kimia yang mematikan. Lebih baik jadi dokter saja. 
> Asal bisa hidup baik2 dan menolong orang lain, yang mungkin 
> diperlukan sekali nantinya. Mungkin saja... saya cuma merenung..
> Dinegara maju ini sekarang ini, orang2 menjalani kehidupannya dengan 
> macam2 profesinya dan pandangan kedepannya. Penemuan obat2an, 
> penemuan ini dan itu, research ini dan itu, perjalanan luar angkasa, 
> pencegahan terjadinya bencana global seperti terhantam meteor dan 
> lain sebagainya. Disisi lain, sebagian orang bangga akan pekerjaan 
> terroris. Bangga bisa menghancurkan WTC. Sirik dan dengki hatinya, 
> penuh cerita bohong tidak ada habis2nya. Herannya bisa banyak yang 
> percaya..... Kapan bisa terbuka mata hatinya terlepas dari batas 
> agama dan lain sebagainya. Bahwa di dunia ini manusia adalah satu 
> keluarga.
> "Malu" bagi saya adalah parameter kebenaran, saya bersyukur masih 
> bisa merasakannya.
> 
> 
> Salam hangat, Elisa
> .
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke