AS tampaknya menjanjikan bantuan awal sebesar US$ 15 juta, sementara Australia menjanjikan lebih dari AU$ 10 juta dan 5 pesawat C130 Hercules Australia & New Zealand yang sebagian sudah mendarat di Medan penuh dengan obat-obatan dan alat penjernih air. Australia juga mengirimkan 60 tenaga medis. Bantuan Australia akan diberikan sebagian besar untuk Indonesia. Mudah-mudahan tidak ada lagi tikus-tikus berkepala hitam yang menggerogoti semua bantuan.
Teddy --- In [email protected], "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hingga detik ini, Amerika adalah penyumbang terbesar yang > menyumbangkan dana uang maupun bantuan teknologi, obat2an, dan makanan > kepada para korban bencana alam Tsunami di Indonesia dan negara2 lainnya. > > Di-TV2 Amerika tidak satupun ada yang mengkritik bantuan yang > diberikan pemerintah Amerika kepada para korban bencana diluar > negaranya itu. Rakyat Amerika rela negaranya memberi bantuan demikian > besarnya kepada para korban dengan kesadaran bahwa rakyat Amerika pada > suatu saat juga akan menjadi korban bencana yang sama. > > Pemerintah Amerika, mengerahkan semua ahli2nya untuk mempelajari > bencana ini untuk mencegah agar bisa dihadapi Amerika dilain saat. > Amerika pernah dihajar Tsunami akibat gempa di Alaska yang lebih besar > dari yang terjadi di Aceh sekarang ini. Namun system warning yang > dipasang ahli2 Amerika telah memberikan peringatan sehingga korban > yang jatuh bisa dicegah. Namun tetap saja ratusan korban jatuh di > Hawai, bukan karena mereka tidak tahu akan datangnya Tsunami, malah > mereka sengaja ingin menghadapinya melihat seperti apa gelombang besar > yang datang itu. Mereka membayangkan bisa mengatasinya seperti mereka > biasa bermain dengan ombak2 biasa. Kenyataannya, diantara mereka > memang ada yang berhasil, namun adalah salah apabila ingin ber-main2 > dengan ombak Tsunami ini, karena hempasan ombak ini melempar korban > dan membentur benda keras lainnya yang membuat orang jadi tidak sadar > dan mati karenanya. Banyak yang hanya mengira mereka cuma dihempaskan > ombak tanpa memperhitungkan hempasannya itu jauh kepantai hingga masuk > kedalam kota dimana pukulan ombaknya bisa menghantam beton tembok, > tiang listrik bahkan kabel listrik yang ribuan volt. > > Bantuan pemerintah Amerika juga beserta bantuan para ahli yang selain > menolong, juga mengumpulkan data2 untuk dipelajari dalam melengkapi > susunan bumi yang sudah ada ini untuk dijadikan bahan prediksi gempa2 > lainnya yang akan datang. Bahkan kemungkinan terjadinya gempa di Aceh > inipun sudah diberitahukan setahun yang lalu kepada ahli2 di Indonesia > untuk siap menghadapinya, namun mereka beralasan bahwa pemerintah > tidak punya uang untuk membeli alat2 early warning ini karena biayanya > terlalu mahal, padahal kalo diingat uang yang hilang akibat korupsi, > maka harga alat itu tidaklah terlalu mahal. Mungkin memang sengaja > karena harga nyawa manusia jauh lebih murah dan tidak berharga untuk > dilindunginya. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $4.98 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
