Sdr. Agung Purnomo,
Thanks atas konfirmasinya bahwa anda bukan seorang Pendeta. Semoga ini pengakuan yang jujur. Saya memang tidak percaya akan inkarnasi Yesus, dan keyakinan saya itu punya landasan kuat, bukan semata-mata karena saya bukan orang Kristen maka saya berpandangan demikian, tetapi saya mempelajari hal ini dengan mendetil dalam 2 tahun ini terakhir ini. Memang itu adalah perbedaan kita, dan perbedaan itu harus kita selidiki kembali dari mana tumbuhnya pemikiran masing-masing. Selama ribuan tahun, bahkan teolog Kristen tidak dapat memaparkan ayat Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus adalah inkarnasi Allah, jadi bila anda yakin benar dengan iman anda itu, silahkan anda paparkan bukti Alkitab bahwa Yesus adalah inkarnasi Allah! Sebenarnya masalah ini pun merupakan problem umat Kristen mula-mula ketika pertama kali para filosof Yunani yang masuk Kristen menyatakan hal ini. Dalam pemikiran teologisnya mereka mengatakan bahwa Yesus adalah inkarnasi YHWH yang menurut filosof itu adalah juga tuhan orang Yunani. Coba anda selidiki melalui buku-buku tulisan orang-orang Kristen sendiri, antara lain bagian bab 4: Tuhan Kaum Non-Yahudi dari buku Sejarah Tuhan by Karen Armstrong, baca juga buku Sejarah Dogma Kristologi yang merincikan tentang sejarah perkembangan pemikiran tetang ketuhanan Yesus Kristus di dalam umat Kristen). Dalam Alkitab sama sekali tidak ada dinyatakan bahwa Yesus adalah inkarnasi Tuhan. Pemikiran bahwa Yesus adalah inkarnasi Allah, adalah avatar tunggal dari YHWH, itu berkembang kemudian setelah perkembangan pemikiran itu di dalam Hindu dan Buddha di India yang lebih tua dari Kristen. Dan pemikiran tentang inkarnasi belakangan cenderung menjurus ke pemberhalaan avatar-avatar tersebut. Tentang kuasa-kuasa (dynamies) yang diperoleh Yesus itu beliau sama sekali tidak mengatakan bahwa itu secara exclusive hanya milik beliau sendiri, tetapi beliau mengatakan bahwa semua orang -- dengan cara tertentu -- dapat memiliki kuasa-kuasa tersebut. Bila kita katakan bahwa Yesus, dengan kuasa-kuasa yang dimilikinya itu adalah inkarnasi Allah, maka semestinya banyak sekali manusia yang adalah inkarnasi Allah, karena Yesus mengatakan bahwa siapa saja bisa memiliki kuasa- kuasa tersebut. Dan terbukti di dalam Alkitab sendiri bahwa banyak orang yang memiliki kuasa -- mengampuni dosa, menyembuhkan penyakit, menghidupkan orang mati, mengusir setan -- sama seperti Yesus. Yesus juga mengatakan secara global bahwa dirinya sama sekali tidak dapat diperbandingkan dengan Allah, sebagaimana ungkapan- ungkapan: "Bapa lebih besar daripada aku", "Engkau (Bapa, pen.) satu- satunya Allah yang benar...", "anak manusia duduk di sebelah kanan Allah". Dalam kitab Yesaya dinubuatkan bahwa Yesus adalah seorang manusia biasa yang dalam derajat seorang hamba Allah yang terpilih, dan ayat dalam kitab tersebut digenapi dalam kitab Matius bahwa Yesus itu lah orang yang telah dinubuatkan dalam kitab Yesaya tersebut. Yesus menyatakan jati dirinya adalah sebagai: "..Yesus Kristus yang Engkau (Bapa, pen.) utus", dan Yesus mengatakan bahwa; "...seorang utusan tidak lebih tinggi dari Dia yang mengutusnya". Secara rinci semua ini sudah pernah saya bahas dalam artikel-artikel saya yang dapat anda baca di URL: http://groups.yahoo.com/group/dialog-islam-kristen/messages Dan dalam kaitan dengan topik kita, maka tentu adalah sangat aneh bin ajaib apabila Allah yang berinkarnasi itu justeru harus BELAJAR AGAMA kepada rabi Yahudi, dan karenanya seorang Tuhan dengan kualitas ini cenderung menjadi TUHAN YANG BODOH dan BACUL! Dan sekiranya Yesus tetap dianggap sebagai seorang nabi, sebagaimana yang diimani oleh murid-murid beliau sendiri dan pengikut beliau yang pertama-tama sekali, seorang manusia terpilih yang diutus Allah untuk memperingati umat manusia akan eksistensi Allah dan agar manusia kembali menegakkan risalah yang benar, maka tentu Yesus tidak akan jadi Tuhan yang tampak begitu bodohnya. Salib Bening - P7K --- In [EMAIL PROTECTED], Agung Purnomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saya percaya Yesus adl Tuhan inkarnasi, dan Anda tdk percaya. Bagaimana kita rekonsiliasi perbedaan ini? Karena Tuhan hadir sbg manusia dalam Yesus, maka kita bisa lihat pekerjaan dan klaim-Nya. Bagi saya, Yesus adalah Tuhan yg inkarnasi (mengambil tubuh manusia) utk menyatakan diri-Nya. Dia dikandung drpd Roh Kudus dan lahir dr perawan Maria. Sejarah menunjukkan bhw Dia lahir dari seorang ibu Yahudi, bertumbuh dan besar dlm lingkungan Yahudi. Sudah menjadi kebiasaan orang Yahudi utk mempelajari dan menghafalkan isi Torah. Menurut saya, hal ini konsisten dgn misinya ke dunia. Oleh karena itu wajar juga jika Yesus berinteraksi dgn cara yg dikenali manusia, yaitu menurut mind, body, and spirit. Yesus mengenal isi hati manusia, tp manusia tidak mengenal Yesus, berarti tdk mengenal Tuhan (ada sih gambaran/bayangan - abstrak). Jadi, ketika manusia mengenal Yesus maka manusia akan mengasihi Yesus, dan sbg akibatnya manusiapun akan mengikuti Dia secara total. Dan mengikuti Dia berarti mengikuti Tuhan. Sekiranya kita merenungi pekerjaan Yesus, maka kita akan merasakan ajakan Yesus untk mengenal-Nya secara pribadi dan menjalin hubungan pribadi. Yesus sering menceritakan perumpamaan dan melakukan mujijat shg orang2 mengenali Dia. Yesus juga sering hadir di Bait Allah shg para rabbi, tukang warung, satpamnya pasti kenal Dia. Alkitab sendiri sudah menceritakan bgmn Dia mengajar, berdiskusi, dan berdebat di Bait Allah. Bagi scholars (ahli Taurat), diskusi dan debat mungkin parameter utk mengenal seseorang, dan Yesus melakukannya di Bait Allah. Ahli hukum Taurat mengetahui dan tdk dapat menyangkal pengertian Yesus akan hukum Taurat. Dan saya yakin para ahli Taurat kagum thd Yesus karena pikiran mereka terpuaskan. Bagi orang awam, mungkin lebih tepat melalui khotbah/sermon dan melakukan mujijat di hadapan khalayak ramai. Dan mereka pun pasti heran thd pekerjaan Yesus shg hati mereka terpuaskan. Dari hasil 'belajar"-Nya, Yesus mengajarkan (salah satunya): Mat 5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Mat 5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Mat 5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Mat 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Mat 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Mat 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Mat 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Mat 5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Mat 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat Klaim Yesus mengenai diri-Nya: Akulah roti kehidupan (mujijatnya: membagi2kan makanan kpd 5000 & 4000 orang), Akulah kebangkitan dan hidup (mujijatnya: Lazarus bangkit dr kematian, Yesus sendiri mati dan bangkit), Akulah terang dunia (mujijatnya: orang buta celik matanya). Banyak nabi diberikan kuasa melakukan mujijat, tp tdk pernah ada yg melakukan mujijat demikian beragamnya dan banyaknya spt Yesus (sampe2 Yohanes bilang kalo ditulis semua, seluruh bumi tdk bisa menampungnya - kira2 begitulah bunyinya) shg probabilitas seseorang melakukan berbagai mujijat dan sebanyak yg dilakukan Yesus sangat kecil. Demikian jawaban saya, kalau kurang memuaskan mohon maaf, maklum bukan pendeta :-) salib_bening <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pak Agung Purnomo, bila informasi yang saya terima itu tak keliru, ternyata bapak adalah seorang pendeta ya pak? Bila itu benar, maka saya akan sangat senang sekali bisa berdiskusi dengan anda. Karena itu pak pendeta yang terhormat, bapak tak perlu emonsional dengan perkataan saya sehingga bapak menjadi tidak teliti. Coba anda teliti lagi. Pertanyaan anda dan pertanyaan saya itu sama sekali tidak sama. Saya bicara tentang 'tuhan' sedangkan anda bicara tentang 'nabi'. Kalau tentang 'nabi', statement saya di posting terdahulu itu sudah jelas dan sebenarnya tak perlu anda pertanyakan lagi. Terima kasih saya haturkan kepada anda, karena anda memahami dan mengerti terhadap apa yang saya sampaikan, karena memang begitulah kenyatannya. Sedikit yang dapat saya fahami dari perkataan anda, yaitu anda melihat bahwa dalam kenyataannya ada kesinambungan antara ajaran Islam dengan ajaran nabi-nabi terdahulu, sehingga anda berpersepsi bahwa nabi Muhammad belajar dari orang Yahudi dan Nasrani. Terus terang saya masih kurang jelas dengan alasan pertanyaan anda, karena sama sekali tidak disertai argumentasi yang membuktikannya, sedangkan wacana yang saya paparkan itu disertai dengan bukti-bukti yang bahkan anda sendiri bisa dengan mudah mendapatkan referensi yang saya gunakan tersebut baik dengan membeli di toko buku maupun dengan membaca secara on-line di situs: www.isnet.org. Agar diskusi kita berjalan baik, perlu anda ingat baik-baik, bahwa saya sama sekali tidak tertarik untuk membual di internet dengan membuat issue-issue yang tak memiliki alasan yang jelas dan tak ada buktinya, karena itu, dengan hormat saya mohon agar jangan balas mail saya dengan sekedar omong kosong ya pak. Salib Bening - P7K --- In [EMAIL PROTECTED], Agung Purnomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: [Salib_Bening]: Seperti juga kenyataan bahwa tuhannya orang Kristen ternyata perlu belajar agama pada rabi Yahudi. jika pertanyaan yg sama diajukan kpd orang Islam: apakah yg dipelajari nabinya orang Islam dr agama orang Yahudi dan Nasrani? setelah dipelajari, ajaran nabi yg manakah yg original? salib_bening <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Memang benar, bahwa 'kenyataan' tak dapat secara permanen disembunyikan atau pun dipungkiri, sebagaimana Alquran telah dibuktikan oleh orang Islam bahwa memang berisikan wahyu Allah, dan Alkitab telah dibuktikan oleh orang Kristen sebagai kitab 'edited' and 'added' oleh orang-orang zaman dahulu kala. Seperti juga kenyataan bahwa tuhannya orang Kristen ternyata perlu belajar agama pada rabi Yahudi. Kenyataan ini semakin membuat iba, kasihan dan simpati kepada Yesus, bahwa karena beliau yang semata-mata hanya seorang manusia (seperti yang diakui oleh Alkitab), akan tetapi karena orang Kristen/Nasrani menganggapnya Tuhan, maka beliau jadi tampak musykil untuk sebuah kualitas ketuhanan. Dan saya semakin berfikir, kalau saja orang Kristen tidak menganggap beliau Tuhan, tentu segala perbuatan beliau adalah sesuatu yang wajar sebagai seorang manusia yang terpilih menjadi nabi, dan tak akan ada pemikiran yang kontradiktip tentang beliau, dan kemuliaan beliau tetap terpelihara sepanjang zaman. Saya makin prihatin akan kondisi ini, tetapi orang Kristen sama sekali tidak prihatin akan akibat perbuatan mereka ini terhadap Yesus. Saya hanya dapat berdoa, semoga Allah SWT segera mengembalikan kebenaran, memulihkan kemuliaan Yesus dan menghapuskan fitnah orang- orang Nasrani/Kristen terhadap beliau. Salib Bening - P7K --- In [EMAIL PROTECTED], "Jusfiq Hadjar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saat orang Islam sendiri dihadapkan kepada kenyataan bahwa al-Mushaf itu TIDAK berbukti berisi wahyu Allah.... Saat orang Islam sendiri dihadapkan kepada kenyataan bahwa hadits itu tidak ada yang sahih.... Artinya saat orang Islam sendiri dihadapkan kepada kenyataan bahwa ajaran agamannya hanya berdiri diatas kibulan dan omong kosong... Dan saat mayat bergelimpangan diseantero muka bumi dibunuhi oleh oranng Islam yang menurutkan ajaran yang berdasarkan omong kosong itu.. Eh, salib_bening menyibukkan dirinya dengan ajaran Nasrani yang telah lama diurus oleh orang Nasrani dan yang masih diurus orang Nasrani. Pada hal orang Narani sendiri yang banyak yang pinter-pinter sudah lama dan masih terus membicarakan dan menganalisa kitab suci mereka... On 28 Dec 2004, at 14:04, salib_bening wrote: > > Dengan berbagai pemikirannya masing-masing, orang Kristen percaya > bahwa Yesus adalah Tuhan, Allah. Meski, sebenarnya pemikiran > teologis akan hal itu tidak yang mapan, malahan selalu menimbulkan > kontradiktip. > > Salah satu kontradiktip yang ditimbulkan oleh pemikiran bahwa Yesus > adalah Tuhan, yaitu tentang salah satu ayat berikut: > > Lukas > 6:31 Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, > perbuatlah juga demikian kepada mereka. > > Lukas, menyusun injilnya sendiri dan memasukkan kata-kata tersebut > sebagai bagian dari ucapan Yesus, sehingga orang Kristen percaya > bahwa pemikiran tersebut adalah wahyu Allah. > > Orang Kristen mainstream sama sekali tidak tahu bahwa apa yang > dikatakan Lukas sebagai merupakan ajaran Yesus tersebut, ternyata > berasal dari seorang rabi Yahudi yang bernama Hilel. Ucapan tersebut > terkenal dengan "Hukum Emas Hilel"! > (source "Sejarah Tuhan", Karen Armstrong) > > Menurut penyelidikan para ahli, pada masa sebelum Yesus dibaptis > oleh Yohanes Pembaptis, ternyata bahwa Yesus menjalani masa hidupnya > sama seperti orang Yahudi kebanyakan, yaitu belajar agama kepada > rabi Yahudi. Ternyata Yesus belajar agama mengikut sekte Esenes. > (source "Misteri Natal", by Masyhud SM) > > Yesus baru mendapatkan perintah berdakwah (bal qot), mujizat dan > wahyu Allah setelah menjalani pembaptisan di sungai Yordan dan > setelah lulus dari pencobaan Iblis selama menjalankan puasa 40 hari. > > TUHAN belajar agama kepada rabi Yahudi? > > Salib Bening - P7K > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > --- End forwarded message --- Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT Children InternationalGive a Child the gift of Hope this Holiday season �Click Here to meet a Boy And Change His Life�Click Here to meet a Girl And Give Her Hope Learn More --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/islamkristen/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses. --- End forwarded message --- Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/islamkristen/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - 250MB free storage. Do more. Manage less. --- End forwarded message --- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $4.98 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
