Ya, urusan agama adalah urusan pribadi atau urusan kelompok
    masyarkat penganut agama itu dan bukan urusan negara. 

    Itulah yang disebut sekularisme, artinya pemisahan urusan agama
    dari urusan negara. 

    Boleh dibilang semua gereja telah sepakat untu memishakan urusan
    agama dari urusan negara. 

    Yang jadi masaalah adalah agama Islam tipikal yang hingga
    sekarang belum memisahkan urusan agama dari urusan negara,
    kecuali Jemaah Ahmadiyah dan beberapa kelompok lain (yang
    kecil-kecil).... 

    Inilah masaalah yang dihadapi Indonesia, mayoritas penduduknya
    beragama islam dan ajaran dan budaya Islam mencampur aduk urusan
    negara dengan urusan agama... 

    Jadinya negara itu ya tetap saja dedel duwel..... 

    Yang lebih menyedihkan lagi adalah bahwa ajaran agama Islam itu
    berdasarkan al-Mushaf yang tidak berbukti berisi wahyu Allah dan
    hadits yang musthil ada yang sahih... 

    Ajaran agama Islam itu berdasarkan kepada omong kosong
    dan kibulan.


On 8 Jan 2005, at 0:20, marcos wrote:

> 
> 
> Boleh dipindahkan tetapi bukan ke Dep Dik, pindahkan ke Rumah masing masing
> dan kembalikan kepada keluarga, karena sifatnya pribadi.... bukan urusan
> Pemerintah atau Departement tertentu....
> 
> Aku berpikir dan bermimpi, kalau saja pulau Bali sebesar pulau Jawa dan
> Pulau jawa menjadi sebesar Pulau Bali maka Indonesia Ini akan menjadi Negara
> Damai tentram, ngak akan ributin Agama... ngak akan ada terorist. yang ada
> turis turis ygn bawa devisa$$$$$ nikmatnya hidup spt impian ku itu....
> tetapi itu cuma sekedar mimpi...
> 
> >
> >
> >
> > Adalah menyesatkan kalo pendidikan agama Islam dipindahkan kebawah
> > tanggung jawab Dep Dik.  Jelasnya agama Islam bukanlah sumber ilmu
> > pengetahuan, juga bukanlah pendidikan kejuruan, dan sama sekali
> > tidak diperlukan dalam pendidikan etika moral karena bersifat sangat
> > pribadi.  Agama hanyalah kepercayaan bukan kebenaran, sedangkan
> > kebenaran tidaklah perlu dipercaya dan juga bukan kepercayaan.
> >
> > Dep.Dik. hanya bisa mempertanggung jawabkan pendidikan yang bisa
> > dievaluasi secara realistis karena biaya pendidikan sangatlah mahal
> > sehingga harus bisa dana yang digunakan itu dipertanggung
> > jawabkannya.
> >
> > Demikianlah, seorang murid yang dididik matematik, bisa dievaluasi
> > hasilnya dalam kemampuannya bermatematik.  Misalnya, seorang murid
> > yang mendapatkan angka 100 bisa dipertanggung jawabkan bahwa murid
> > ini merupakan hasil, dan berhasil dididik.
> >
> > Sangat berbeda dengan pendidikan agama Islam yang bertujuan mendidik
> > ahlak yang baik, tidak akan pernah bisa dipercaya bahwa seorang anak
> > yang diuji agama Islamnya yang mendapatkan nilai 0 sebagai anak yang
> > tidak berahlak, demikian juga murid yang mendapatkan angka 100 tidak
> > bisa dijamin berahlak baik.  Ahlak baik atau buruk tidak bisa diuji
> > seperti menguji mata pelajaran yang diajarkan dibawah PDK.  Bahkan
> > murid yang bukan Islam dalam arti tidak pernah diajarkan agama
> > Islampun banyak yang berakhlak baik, juga ada yang berakhlak buruk.
> >
> > Memindahkan tanggung jawab pendidikan agama sama sekali menyesatkan,
> > anda bisa membandingkan semua DepDik yang ada di-negara2 seluruh
> > dunia, mana ada pendidikan agama-nya ????
> >
> > Pendidikan agama di Indonesia seharusnya dilarang di-sekolah2, namun
> > karena kepentingan politik saja akhirnya dipaksakan pemerintah atas
> > biaya pembayar pajak yang bukan Islam.
> >
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke