Saya hanya mau mengomentari kalimat ini saja;
"Yang wajib memelihara anak yatim piatu bukan panti asuhan saja.
Seluruh ummat Islam menanggung kewajiban itu."
Mari kita akui, dalam soal tampung menampung korban malapetaka,
dalam soal bantu membantu orang yang kesusahan, kita orang Islam
jauh lebih ketinggalan dari orang kafir.
Kita ini yang paling gape ngumpulin duit buat bikin mesjid atau
madrasah...
Buang-buang duit buat naik haji kita duh gape juga...
Bikin rumah yatim piatu sih bisa, tapi ini jarang jadi prioritas
kita..
Ambil contoh dengan apa yang terjadi sekarang ini di Darfur,
dimana korbannnya adalah orang Islam, yang menghancurkan
perkampungan orang Islam adalah orang Islam, yang memperkosa
perempuan Islam adalah orang islam juga, yang membunuh orang
Islam (lebih dari sertus ribu menurut berita yang beredar...)
adalah juga orang Islam juga
Lebih dari sejuta yang mengungsi juga adalah orang Islam..... .
Ada berapa uang yang terkumpul di Indonesia atau di Pakistan,
atau di Malaysia untuk korban orang Islam yagn saling
berbunuhan ini?
Lalu siapa yang datang membantu..?
Terutama orang kafir....
Di Aceh, siapa yang paling sigap membantu..?
Lagi-lagi orang kafir...
Jadi mari kita terima kenyataan: kita ini kalah pengalaman dan
kurang biasa buka kocek untuk menyelamatkan anak yatim
piatu....
Jadi kalao ada orang kafir mau membatu mereka kita kudu
besukur.....
Yang penting adalah agar mereka diselamatkan dari maut dan
kesengsaraan....
On 8 Jan 2005, at 19:30, count_the_numbers wrote:
>
> Saya bicara dalam konteks Islam dan ummah. Kalau anda cuma mikir
> anak yatim piatu itu cuma mesti ditampung oleh panti asuhan, yah memang
> tak cukup. Yang wajib memelihara anak yatim piatu bukan panti asuhan
> saja. Seluruh ummat Islam menanggung kewajiban itu.
>
> Soal lapangan kerja bukan diskusi kita disini. Tapi kalau soal tanggung
> jawab memelihara anak terlantar, secara prinsip dan modal, umat
> islam bukan tidak mungkin. Ada berapa keluarga muslim di Indonesia?
> 100 juta? Ada berapa ribu anak terlantar di Aceh? 1 juta? 100 juta
> keluarga muslim lebih dari cukup untuk mengadopsi 1 jt anak yatim piatu
> dari Aceh !!! Allah Akbar!
>
> Biarkan dulu 100 juta keluarga muslim Indonesia ini berbuat thd anak
> Aceh,
> setelah itu baru pantas org lain bicara.
>
> Anak2 di bawah usia dewasa, dalam pandangan Islam jelas di bawah
> pengawsan dan tuntunan orang tuanya, atau org yg bertanggung jawab
> untuk itu yang jelas lewat tatacara yang Islam memberi petunjuk untuk
> itu.
>
> Jangan bawa-bawa kata hak asasilah untuk ini. Terlalu absrud!
>
> Seorang anak yg nuntut mau beli pistol api dan nembak gerombolan
> sapi, demi alasan hak asasi si anak apa harus dibolehkan?
>
> Seorang anak ingusan minta kawin sama bandot apa dibolehkan demi
> hak asasi si anak?
>
> Cukuplah buat anda pelajari.
> Anak terlantar dalam Islam adalah tanggung jawab keluarga dan sanak
> familinya, lalu oleh orang Islam di mana pun berada. Bukan hak dari
> para banyak mulut anti Islam seperti yg ngebacot di milis ini.
>
> C_t_N
>
>
>
> From: "muskitawati" <[EMAIL PROTECTED]>wrong;
>
>
> >
> >
> > --- In [EMAIL PROTECTED], count_the_numbers <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > > Sudah jelas lagi. Tak ada kompromi soal pertukaran iman
> > > bagaimanapun derita hidup seorang muslim. Sebab hidup
> > > selamat secara materi itu bukan tujuan No.1 dalam filosofi
> > > Islam. Kecuali hidup dan mati dalam keselamatan, ya ISlam
> > > itu sendiri.
> > >
> > > Jadi masalah anak ini, seperti yang anda sebut solusinya ialah
> > > dengan memelihara anak2 Islam itu di panti2 asuhan yg
> > > dikelola secara Islami.
> > > C_t_N
> >
> >
> >
> > Kalo ada panti-asuhan Islam yang mau menerima anak2 ini sih tentunya
> > tidak ada yang perlu diperdebatkan, yang jadi perdebatan sekarang ini
> > adalah jumlah anaknya yang harus dipelihara melebihi kemampuan dari
> > panti2 asuhan Islam yang ada di Indonesia.
>
> > Jangankan panti-asuhan bisa diharapkan untuk memikul beban ini, bahkan
> > negara sekalipun tidak sanggup membuka lapangan kerja bagi rakyatnya
> > untuk mampu mempertahankan kehidupannya !!!! 70% tenaga kerja di
> > Indonesia sekarang adalah pengangguran.
>
> > Pilihannya sekarang ini, apakah anak itu dibiarkan mati, atau
> > diberikan kepada siapapun yang mau merawatnya ?????
> >
> > Lalu apakah anak itu sendiri tidak diberi kebebasan untuk memilih???
> >
> > Bayangkanlah, ada anak SD, berumur 12 tahun, diminta memilih, dia
> > diberi 2 pilihan, panti asuhan di Indonesia yang dikelola yayasan
> > Islam yang akan mempekerjakan dia untuk mengedarkan list sumbangan
> > dari rumah kerumah, atau memilih panti asuhan di Amerika yang
> > mewajibkan dia sekolah hingga lulus SMA yang kemudian boleh diteruskan
> > untuk sekolah kejuruan apapun atau langsung mau kerja yang dia pilih
> > sendiri dilapangan apa dia mau bekerja.
> >
> > Menurut anda, anak SD berumur 12 tahun ini, boleh tidak kalo dia
> > memikirkan masa depannya lebih baik dia Amerika katimbang menadahkan
> > kotak sumbangan dibelokan jalan2 maupun dari rumah kerumah di Jakarta
> > yang katanya penuh kemewahan ????
> >
> > Biarpun anda yang jadi anak itu, saya yakin anda masih memilih ke
> > Amerika, karena di Amerika anda masih bisa tetap mempertahankan agama
> > dan iman Islam anda, di Amerika tak ada pengaruh yang bisa memaksa
> > anda pindah agama ataupun dipaksa menjalankan agama anda, semuanya
> > bebas tergantung pilihan anda yang anda anggap terbaik.
> >
> > Demikianlah, apakah Islam melarang anak umur 12 tahun memilih yang
> > terbaik untuk dirinya ?????
> >
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/