Komentar yg perlu : Mengerikan!!  sama spt di Papua dan Kalteng.

Pembodohan masyarakat luas saat ini sudah pada taraf mengerikan, Papua,
Bali menyusul Ambon, Poso .....  mengerikan.

Sejarawan perlu meneliti apa role banyak pemain ngisfun di Indonesia
dalam hal2 ini - karena sekarang front ngisfun sudah di-pecah2, ada yg
bermain frontal sebagai preman jalanan, ada yg main legal di DPR MPR,
ada yg bermain di fatwa2 moral, ada yg bermain di terorisme, ada yg
spesialisasi pendidikan / pesantren, ada yg khusus pendanaan, ada yg di
militer  ...  mereka semua berada dibelakang suatu 'majlis siluman' yg
berinteraksi hanya dibelakang layar.

Masing2 front tidak mengakui kaitan dengan front lain, sehingga selalu
mempunyai 'alibi' untuk suatu tujuan besar, seolah kesamaan nya hanya
dari penilaian kitab-suci.  Padahal jelas tidak.  Wangsa saud dan osama
berperan dalam hal2 ini - secara sangat fascinating!  

Sejarah akan membuktikan bahwa Indonesia akan menjadi ajang 'laboratori
ngisfun' yg terpenting, jika nanti 'khalifah wahabi' bisa tegak (not
likely) -- pastilah banyak nama2 Indonesia disitu.  

Sementara ini, kasus2 spt Pura buleleng ini harus dicatat -- nanti jika
khalifah itu sukses, kasus2 ini akan menjadi 'tinta emas kemenangan
wahabbi didunia' -- jika  ngsifun tumpas maka kasus2 papua dan bali ini
menjadi 'gestok baru'....

Yg ancur ya ancur lah ... 


(masih perlukah kita menyangkutkan lagi dengan esensi agama2? ini
adalah politis kekuasaan machiavelian, agama hanya dipakai sebagai
kudung goblog2an)

[EMAIL PROTECTED]

"paulerantausr" <[EMAIL PROTECTED]>
 
> Aku sampe menangis membaca tulisan di bawah ini. Aku fwd ke 
APAKABAR 
> supaya diketahui bgmn sejumlah kecil umat Islam Indonesia yg 
> samasekali tidak adil, tidak mempunyai perikemanusiaan dan sangat 
> arogan thdp umat beragama lain.
> 
> Mudah-mudahan posting ini akan menggugah hati-sanubari  teman-
teman, 
> khususnya yg berama Islam untuk turut merasakan kesedihan umat 
Hindu 
> Bali yg telah banyak menderita di tangan orang-orang yg sabar dlm 
> penderitaan mereka. Semoga umat Islam yg baik, yg toleransinya 
tinggi 
> mulai berbuat sesuatu positif dan tidak diam saja.
> 
> Gabriela yg sangat sedih melihat kekejian sesama manusia Indonesia
> ====================================================


<[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>> Dear all,
> 
> Email ini dikirim tanpa bermaksud saling menjelek2kan atau 
> memprovokasi antar agama..tapi sebagai bahan pelajaran dan 
renungan. 
> Kita sebagai kaum muda yang berpendidikan diharapkan bisa saling 
> instropeksi dan mengendalikan diri sehingga tercipta kerukunan 
hidup 
> beragama..
> 
> GBU
> 
> Cheers,

> 
>  KASUS PURA BULELENG II
> 
>  Nama saya Wayan Ilham, dan sebelumnya saya pernah menulis tentang 
> kisah nyata Pura Buleleng di Bali. Oh ya, agama saya Hindu Bali 
dan 
> saya hanya sebagai anggota milis yang pasif saja, artinya tidak 
> banyak menulis untuk milis ini.
> 
> Tulisan rekan Muslim di atas tentu saudara tahu siapa penulisnya, 
> dan  memang kami sebagai penduduk Bali sering sekali diejek oleh 
> rekan Muslim sebagai penembah Berhala atau Kafir atau lainnya. 
> Walaupun demikian kami tetap sabar,  karena masyarakat Bali adalah 
> masyarakat yang cinta damai sejak dahulu kala,  dan kami tidak 
ingin 
> menyakiti pihak lain, dan sebagai tuan rumah di tanah sendiri 
(Bali) 
> justru kami yang lebih sering disakiti.
> 
> Saya pernah menulis tentang penghadangan dan pembakaran Arca Dewa 
> Indra di kampung Jawa (nama daerah di Bali), itu sudah hampir kami 
> lupakan karena kejadiannya delapan tahun yang lalu dan di zaman 
rezim 
> Soeharto lagi. Tapi yang paling menyakitkan adalah kejadian baru-
baru 
> ini, dimana di awal pemerintahan SBY yang berusaha memberantas 
SARA 
> ini, justru kejadian yang sangat memalukan dan memilukan ini 
terjadi.
Yang lebih parahnya lagi, bahwa mereka 
> menantang para penatua itu, apakah pura yang ada di  Legian telah 
> mendapatkan ijin dari Menteri agama dan telah berdasarkan SKB 3  
> menteri, jika tidak maka pura yang ada di Legian yang akan di 
> runtuhkan seperti yang telah mereka lakukan terhadap gereja di 
tanah 
> Jawa. 
> 
> Hal tersebut tentu saja membuat para penatua tersebut tersinggung. 
> Sebagai masyarakat yang cinta damai, penatua-penatua masih 
bersabar 
> dan bernegoisasi agar suara azan tersebut tidak mengganggu warga 
> sekitar. Pernyataan dari penatua tersebut dianggap perang oleh 
> pengurus mesjid, dan mereka  berteriak bahwa Berhala dan patung di 
> Bali akan dihancurkan satu demi satu sampai habis seperti yang 
telah 
> dilakukan oleh Taliban di Afghanistan jika syariat Islam 
diberlakukan 
> di Indonesia.

> Tetapi sebelum mereka  pergi, mereka melontarkan ancaman 
> akan menghancurkan pura yang ada di Legian dan menjadikan Legian 
> sebagai tempat yang steril dari Pura.
> 
> Pada tanggal 17 Januari, pada malam harinya, datang lagi 
> segerombolan  orang yang mengenakan ikat kepala putih dan langsung 
> menuju ke Pura Dalem  Kahyangan dengan teriakan allahu akbar dan 
> menuju ke lokasi dengan segala peralatan seperti palu, cangkul dan 
> sebagainya, semua arca, tempat sembahyang dan  lukisan dinding 
yang 
> bernilai sejarah tersebut dihancurkan.
> 
> Pada tanggal 18 Januari, orang-orang tersebut mendatangi lagi tiga 
> pura yang  ada di Legian, yaitu Pura Dalem Penataran Kedonganan, 
Pura 
> Kati Gadjah dan Pura Pesambyangan dihancurkan pula, kejadian 
tersebut 
> dilakukan tengah  malanm dan berlangsung cepat.
> 
> Masyarat Bali sangat tersesak akan kejadian tersebut, karena 
> pengrusakan dilakukan hanya karena masalah yang sangat sepele saja 
> dan juga yang melakukan tersebut adalah pendatang-pendatang dari 
Jawa 
> yang pada umumnya  mencari sesuap nasi di Bali.
> 
> Dari pihak Polda Bali sendiri mengeluarkan instruksi (yang 
> notabenenya adalah  instruksi dari Jakarta) yang kira-kira 
bunyinya, 
> bahwa pengrusakan tersebut  akan diusut, dan menghimbau penduduk 
Bali 
> tidak menyalahkan atau menuduh pelakunya dari agama atau suku 
> tertentu, karena akan merusak harmonisasi yang telah dibina sekian 
> lama di Bali, dan sambil mengingatkan bahwa  masayarakat  Bali 
adalah 
> masyarakat cinta damai dan juga jika terjadi kerusuhan di bali,  
> tentu yang rugi adalah masyarakat Bali sendiri karena tentu 
> wisatawan  tidak  akan datang kemari.
> 
> Sebenarnya untuk mengusut peristiwa ini sangat mudah sekali, 
dimana  
> saksinya  banyak, dan biang dibalik kerusuhan tersebut adalah FPBM 
> yang mengerahkan massa dan melakukan pengrusakan Tapi polisi tidak 
> melakukannya, dan  seolah-olah polisi menjadi sangat bodoh sekali 
> dalam mengusut peristiwa  ini.  Masyarakat Bali sudah tahu, bahwa 
> kasus ini hanya akan menjadi "dark number"  sekian yang tidak akan 
> diusut.
> 
> Seperti pada pengrusakan yang terjadi di Pura Buleleng, maka 
> pengrusakan  Pura tersebut yang dilakukan oleh rekan Muslim sangat 
> menyesakkan dada setuiap  insan masyarakat Bali. Sebenarnya 
> masyarakat Bali telah sangat toleran  menerima warga pendatang, 
> bahkan memberikan sumber kerjaan bagi pendatang  tersebut. Tetapi 
> memang air susu di balas air tuba. 
> 
> Untuk rekan Muslim yang di milis, kadang saya juga sangat sedih 
> melihat  tulisan kalian, yang selalu menyalahkan pihak lain. 
Karena 
> anda sangat  menjunjung agama anda, tentu orang lain demikian 
juga, 
> mengapa selalu  berusaha menyudutkan dan menjelek-jelekkan agama 
> orang lain.
> 
> Kalau rekan Muslim percaya bahwa nanti setelah meninggal, maka ada 
> Surga  menanti kalian, demikian juga agama lain. Mengapa sering 
> sekali sumpah serapah mengatakan orang lain yang bukan Islam akan 
> masuk Neraka Jahanam.
> 
> Jadi jika hidup di bumi Nusantara, antar umat beragama saling 
rukun,  
> bukankah  alangkah baiknya ?
> 
> ___________
--- End forwarded message ---



___________________________________________________________
Sent by ePrompter, the premier email notification software.
Free download at http://www.ePrompter.com.


                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone. 
http://mobile.yahoo.com/maildemo 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke