Dengan adanya tsunami, kita ambil positifnya saja. Aceh bisa dibangun 
dari awal lagi se-gala2nya. KTP baru, jalan baru, gedung2 baru tanpa 
harus pemerintah mengeluarkan uang lagi. Asal yang bercokol di 
Jakarta jangan sok pintar dan gengsi. Belajarlah administrasi modern 
dari negara maju. Kalau perlu, sekalian minta mereka datang dan 
mengajarkan hal2 baru yang baik dan teratur. Buatlah Aceh menjadi 
provinsi termodern di Indonesia dan sekalian dijadikan contoh untuk 
ditiru Jakarta. 




--- In [email protected], radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Pengirim: Farid Gaban, Pena Indonesia
> Email: [EMAIL PROTECTED]
>  
> Salam,
> Benarkah Aceh itu bagian dari Indonesia? Atau sekadar jajahan 
Indonesia?
> Untuk menjawab ini kita perlu memeriksa KTP setiap orang Aceh.
> 
> Orang Aceh punya KTP yang berbeda dari kita-kita di Jawa, 
Kalimantan,
> Bali, Sulawesi, Papua atau bahkan Sumatera Utara. KTP Aceh "merah
> putih" warnanya, bukan KTP "kuning" seperti yang kita punya.
> 
> Berbeda dengan KTP kita punya, yang cukup ditandatangani seorang
> lurah, KTP "merah putih" diteken dan dibubuhi cap Camat, Koramil dan
> Kapolsek sekaligus.
> 
> Berbeda dengan KTP kita punya, KTP "merah putih" juga ada tulisan
> lengkap Pancasila dari satu sampai dengan lima, seperti mereka tidak
> mampu menghapalnya.
> 
> Warna dan bentuk KTP ini sudah membedakan Aceh dari Indonesia
> selebihnya. Bukan penghormatan, tapi pelecehan.
> 
> Tapi, lebih dari segalanya, KTP-KTP orang Aceh sudah tidak berlaku
> sejak setahun lebih lalu dan belum ada gantinya. Jika kita baca 
dengan
> teliti, tertera dalam KTP itu keterangan Masa Berlaku: Sampai
> Selesainya Darurat Militer.
> 
> - Bukankah "darurat militer" sudah usai lama? Ataukah sebenarnya 
masih
> berlaku?
> 
> - Tidakkah itu berarti bahwa orang Aceh kini sebenarnya penduduk
> ilegal Indonesia? 
> 
> - Tidakkah dalam praktek, KTP "merah putih" itu setara dengan label
> "OT" (Organisasi Terlarang) yang dulu dipakai untuk menandai 
afiliasi
> politik bekas PKI, atau orang-orang yang dituduh PKI? 
> 
> - Tidakkah itu berarti kita sudah membunuh hak-hak sipil saudara 
kita
> di Aceh? 
> 
> - Bisakah kita terus-menerus membiarkan saudara Aceh kita menerima
> perlakuan melecehkan seperti itu?
> 
> - Dan jika kita tidak peduli, kenapa kita harus menelikung mereka
> dengan slogan nasionalisme yang keblinger dan didefinisikan dari 
Jakarta?
> 
> salam,
> Farid Gaban
> 
> 
> 
> 
> 
> Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
>  Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke