Ya!

    Ini saya setuju. 

    Istilah Bapak atau Ibu itu mestinya dipakai dikalangan keluarga
    saja. 

    Istilah Bapak dan Ibu ini mulai dipakai di Indonesia dulu oleh
    penjilat diktator pertama Indonesia Soekarno - agak terbatas,
    karena secara umum dia juga suka disebut sebagai Bung Karno. 

    Lalu menjadi populer betul di zaman diktatur Orde Baru. 

    Istilah "anda" dulu, di tahun limapuluhan (kalau tidak salah
    tahun 1955 atau 1966?) diusulkan justru untuk pengganti istilah
    kekerabatan yang sering dipakai diluar keluarga, seperti ayah,
    ibu dll. itu. 



On 31 Jan 2005, at 10:01, Suzanna wrote:

> 
> 
> Mengikuti issue "Gaya Andy Noya" selain terlalu snobish, juga terlalu
> berlebihan. Bagi saya, istilah "Anda" terhadap seseorang yang lebih tinggi
> status sosial ataupun jabatan sama sekali bukan masalah dan juga tidak
> mengurangi nilai respek ada diri seseorang yang lebih tinggi jabatannya.
> Jangan kaitkan dengan masalah etika ketimuran, tetapi pengadaan istilah
> "bapak" atau "ibu" sebaiknya untuk di rumah kan saja, jadi secara
> proporsional kepada orang-tua kita dan tidak untuk di obral begitu saja.
> 
> Saya menilai istilah "bapak" ataupun "ibu" mulai tumbuh  subur di masa "Orde
> Baru," dimana bekas perwira "Laskar Rakyat" yang umumnya dari desa dan di
> didik menjadi perwira pada masa pendudukan militer Jepang di masa perang
> dunia kedua, membentuk "payung feodalisme baru" ketika berkuasa sejak
> pertengahan 1960'an. Begitu juga istilah  lupa istilah "Embah" atau "Jeng",
> yang mulanya menjadi bahasa pengantar "birokrat Orba," juga melebar luas.
> Padahal kedua istilah itu tidak terdapat dalam kamus bahasa baku, tetapi
> menjalar terutama pada mereka yang bukan orang Jawa, tetapi ingin
> memperlihatkan loyalitas pada pimpinan birokrasi di pusat yang orang Jawa,
> dan berusaha menggunakan dialek "Jawa" tetapi mengorbankan identitas akarnya
> dengan maksud agar di promosikan di lingkaran kekuasaan.
> Kembalikan panggilan-panggilan istilah yang sebenarnya secara proporsional.
> Janganlah istilah "tuan",  atau "nyonya" di djadikan sebagai bahan ejekan
> dikaitkan dengan sentimen nostalgia "Kolonialisme Belanda" masa lalu.
> Padahal kedua istilah ini adalah asli produk  bahasa Indonesia dalam menyapa
> seseorang dalam bahasa formal dan sama sekali bukan produk luar. Ambil
> contoh, orang Melayu menyapa orang yang tidak ada ikatan keluarga dengan
> istilah "Encik," ataupun "Puan" tanpa mengurangi rasa hormat.
> Jadi, buanglah istilah-istilah yang menyuburkan ciri-ciri feodalistik
> "ketimuran" peninggalan masa Orba yang turut menjadi benih terjadinya
> penyakit xenophobia dan sentimen sektarian dan sumber perpecahan sesama anak
> bangsa.
> 
> Salam,
> Har
> ----- Original Message -----
> From: "Daniel H.T." <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Sunday, January 30, 2005 1:36 AM
> Subject: Re: [apakabar] OOT: Gaya Andy Noya
> 
> 
> >
> >
> > Tapi, saya juga "heran," mengapa hampir semua media sampai sekarang kalau
> > menyebut nama mantan Presiden Soeharto selalu dgn embel2 "Bapak" atau
> "Pak"
> > di depannya. Sedangkan kalau menyebut, nama SBY, misalnya, tidak ada
> embel2
> > tsb, belum pernah ada yg mempermasalahkannya? Apakah memang Soeharto,
> harus
> > disebut demikian, sedangkan yg lain boleh tidak?
> >
> > Menurut saya selama nada penyebutannya masih sopan, tidak ada masalah
> > menyebut seorang presiden, dgn sebutan "Anda." "Anda" bukan sebutan kata
> > ganti orang yg kasar. Sebaliknya, dlm bahasa Indonesia, termasuk sebutan
> > kata ganti orang yg formal dan menghormati. lain dgn sebutan "kamu" yg
> > biasanya digunakan dlm percakapan informal dan sehari-hari, antara sesama
> > teman akrab.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke