Islam itu agama kasih sayang.
Itu tidak bisa disangkal lagi dan sudah dibuktikan oleh
banyak orang .
Mau bukti ?

>>memperbudak anak istri mereka ?? meniduri pembantu 
>>dari Mesir diranjang istri sampai hamil dan punya anak ?? 
>>boleh memperistri sebanyak mungkin  perempuan ??

Tuuu kan ? Sampeyan sendiri yang mberi bukti .
Ini bukti ajaran kasih sayang, sesuai dengan hari 
valetineday.

ws




On Tue, 15 Feb 2005 07:55:38 -0000
  "Sang" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> Sunnah bukan berarti segala perilaku nabi diikuti... Kan 
>sesuai 
> konteks zaman kala itu.
> 
> Abad ke 6 M hampir-hampir tidak ada Hukum yg berlaku, 
>segalanya serba 
> jahiliah, maka Islam datang dan menerapkan Hukum secara 
>tegas! 
> Tentunya dalam hal ini adalah hukum syariah yg 
>diwahyukan pada 
> muhammad. 
> 
> tapi ingat dong masa itu adalah masa barbar dan berhala, 
>yg jika 
> dilaksanakan dgn hukum sekarang, hasilnya malahan kacau 
>balau, chaos. 
> Saat semua suku hidup dalam jaman primitif maka HAM 
>tidak dpt 
> diberlakukan sebab yg jadi penentang adalah mereka yg 
>melakukan 
> segala cara untuk membersihkan ummah dari aqidah... maka 
>kekerasan 
> dlm hal ini dapat dimengerti untuk menuntaskan 
>perkara...
> 
> Persoalan perilaku Intim dari Muhammad jika ditilik dgn 
>kondisi masa 
> lalu adalah hal yg sukar diperkirakan, sebab nabi adalah 
>manusia suci 
> yg berperilaku sesuai aqidah... Apa kehendak nabi untuk 
>kawin cerai 
> adalah cocok dgn perintah?? Nyatanya Muhammad berlaku 
>patuh pada 
> wahyu yg memperbolehkan hanya 4 istri dan tidak lebih 
>dari itu... 
> Apalagi disaat penuh dgn konflik bersenjata dimana 
>banyak janda yg 
> kehilangan suami , maka dalam rangka membantu sekaligus 
>mempersatukan 
> maka nabi mengawini sebagian dari mereka yg tidak 
>bersuami..
> 
> Saya bukan fanatik pada Islam, tapi saya melihat konteks 
>jaman apa yg 
> dihadapi oleh Muhammad SAW kala itu, tentunya tidak 
>dapat 
> dibandingkan dgn masa sekarang yg lebih canggih dalam 
>hal 
> investigasi, pemeriksaan, tersedianya perangkat Hukum( 
>Polisi, hakim, 
> Jaksa dan penjara)...
> 
> Jangan samakan dulu dgn sekarang, atau anda sibuk 
>berpolemik tanpa 
> hasil!!!
> 
> 
> Sang
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "pemerhatidunia" 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
>> 
>> Sunnah apaan yg mau ditiru ?? merampok kafilah 70 kali 
>>?? membunuhi 
>> banyak orang Yahudi (900 orang) dalam sehari dan 
>>memperbudak anak 
>> istri mereka ?? meniduri pembantu dari Mesir diranjang 
>>istri sampai 
>> hamil dan punya anak ?? boleh memperistri sebanyak 
>>mungkin 
>> perempuan ?? mengethnic cleansing nasrani dan yahudi 
>>dari jazirah 
>> arab ?? menyuruh perang demi ideologi ?? Nabi yg 
>>membalas dendam 
>> ketika hartabendanya di Mekkah dijarah?? yg kemudian 
>>Nabi 
>> memerintahkan Jihad menyerang Mekkah dst ?? 
>> 
>> Sunnah Nabi apaan ?? 
>>   
>> Coba pikir, Nabi ini seandainya hidup sekarang, apa 
>>pendapat polisi 
>> dan hakim ttg Nabi ini ??  
>> 
>> Kalau tidak percaya, coba saja lakukan. Hijrah dari 
>>Jakarta ke 
>> Indramayu. Kumpulkan 100 orang santri dan persenjatai 
>>mereka, 
>> berjihad, serang truk-truk gandengan yg lewat, 70 kali 
>>saja. lalu 
>> serang kota sekitarnya. Berikan bagian seperlima jarahan 
>>pada Nabi. 
>> Potong kepala 900 orang dalam sehari, lalu perbudak 
>>semua anak dan 
>> perempuan. 
>> 
>> Lalu tunggu reaksi pemerintah indonesia dan penduduk 
>>dunia. 
>> 
>> Ajaran dasar AlQuran yg mana harus dituruti.  Yang 
>>menghalalkan 
>> kekerasan ??? 
>> 
>> dan Sunnah Nabi yg mana yg harus diteladani ??? 
>> 
>> 
>> pemdun
>> 
>> 
>> 
>> 
>> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> 
>>wrote:
>> > http://www.kompas.com/kompas-
> cetak/0502/15/Politikhukum/1561379.htm
>> > Selasa, 15 Februari 2005
>> > 
>> > Dinilai Resahkan Umat, Menteri Agama Batalkan Draf 
>>Kompilasi 
> Hukum 
>> Islam
>> > 
>> > Jakarta, Kompas - Draf revisi Kompilasi Hukum Islam 
>>yang disusun 
>> oleh tim 
>> > pengarusutamaan gender Departemen Agama dibatalkan 
>>oleh Menteri 
>> Agama 
>> > Muhammad Maftuh Basyuni. Pembatalan ini dikarenakan 
>>draf tersebut 
>> dinilai 
>> > memuat rumusan yang bertentangan dengan arus utama 
>>pemikiran 
> Islam 
>> di 
>> > Indonesia dan dianggap menyebabkan keresahan di antara 
>>umat Islam 
>> di 
>> > Indonesia.
>> > 
>> > Demikian antara lain penuturan Maftuh Basyuni ketika 
>>menjadi 
>> pembicara kunci 
>> > pada acara ulang tahun ke-5 Majelis Internasional 
>>Ilmuwan 
> Muslimah 
>> di 
>> > Jakarta, Senin (14/2). "Sekali lagi saya tegaskan, 
>>draf yang 
> memuat 
>> revisi 
>> > kompilasi hukum Islam yang disiapkan tim 
>>pengarusutamaan gender 
>> Departemen 
>> > Agama ini bukan saja saya tunda, tetapi saya 
>>batalkan," ujarnya.
>> > 
>> > Draf revisi Kompilasi Hukum Islam itu, menurut Maftuh 
>>Basyuni, 
>> antara lain 
>> > berisi tentang pandangan yang memperbolehkan 
>>perkawinan antar-
>> agama, selain 
>> > itu juga mengharamkan poligami. "Saya bukan pengamal 
>>poligami, 
>> namun saya 
>> > tidak berhak melarang orang yang bisa berbuat adil 
>>melakukan 
>> poligami yang 
>> > memang diperbolehkan dalam agama Islam," ujarnya.
>> > Menurut Maftuh Basyuni, agama tidak pernah berubah, 
>>yang bisa 
>> berubah adalah 
>> > pemikiran manusia tentang ajaran agama. Pemikiran yang 
>>berubah 
>> inilah yang 
>> > memengaruhi perkembangan sejarah manusia dan 
>>kemasyarakatan. "Dan 
>> sekarang 
>> > pilihan untuk perubahan itu diberikan kepada kita. 
>>Pasalnya, 
>> perubahan bisa 
>> > dibiarkan dinamikanya berkembang sendiri atau 
>>diberikan landasan 
>> tertentu. 
>> > Jika dibiarkan dinamika tanpa dasar, maka akan ada 
>>perputaran 
> tanpa 
>> bisa 
>> > kembali," ujarnya.
>> > Menurut Maftuh Basyuni, sebenarnya revisi Kompilasi 
>>Hukum Islam 
>> sangat 
>> > penting untuk menjadi dasar pegangan bagi pengadilan 
>>agama dan 
>> masyarakat 
>> > Islam. Apalagi, saat ini masih banyak persoalan yang 
>>terkait 
> dengan 
>> > perkawinan, pewarisan, dan wakaf, yang masih 
>>menyisakan perbedaan 
>> pandangan. 
>> > Selain itu, juga masih ada kelemahan dalam 
>>penerapannya karena 
>> masih adanya 
>> > kesimpangsiuran pemahaman di antara ulama sendiri. 
>>"Kompilasi 
> Hukum 
>> Islam 
>> > selain berfungsi sebagai pengatur, pembina, dan 
>>pendorong 
> perubahan 
>> > masyarakat, juga merupakan kontrol sosial. Dan untuk 
>>kondisi saat 
>> ini, 
>> > keberadaannya sangat penting," paparnya.
>> > 
>> > Dalam sambutannya, Ketua Majelis Internasional Ilmuwan 
>>Muslimah 
>> Prof Dr 
>> > Nabilah Lubis mengatakan sangat prihatin dengan 
>>perkembangan 
>> pemikiran Islam 
>> > di Indonesia dewasa ini. Pasalnya, banyak pemikiran 
>>itu yang 
>> dianggap 
>> > menyimpang dari ajaran dasar Al Quran dan Sunah 
>>Rasulullah 
>> SAW. "Seperti 
>> > draf revisi Kompilasi Hukum Islam yang ditangani tim 
>> pengarusutamaan gender 
>> > Departemen Agama, telah menciptakan hukum dan kaidah 
>>baru yang 
>> tidak 
>> > mendasarkan dalilnya pada nas Al Quran atau Sunah," 
>>ujarnya. (MAM)
> 
> 
> 
> 
> 
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
> 
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

========================================================================================
Akses Internet TELKOMNet-Instan beri Diskon s.d. 50 % khusus untuk wilayah Jawa 
Timur.
Informasi selengkapnya di www.telkomnetinstan.com atau hub 0800-1-INSTAN 
(467826)
========================================================================================
 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke