Pujian untuk kreatifitas menterjemahkan istilah. Bravo! ----- Original Message ----- From: "wir_sambi" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, February 15, 2005 10:32 AM Subject: Re: [proletar] Hukum Islam Mendukung HAM
> > Saya setuju dengan judulnya. > HAM kan = Hak Azasi Merajam Manusia. > > > ws > > > On Tue, 15 Feb 2005 09:56:41 +0100 > "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> http://www.suarapembaruan.com/News/2005/02/14/index.html >> >> SUARA PEMBARUAN DAILY >> Pakar Hukum Islam Abdullah Ahmed An-Na'im: >> >> Hukum Islam Mendukung HAM >> JAKARTA - Pakar hukum Islam asal Sudan, Abdullah Ahmed >>An-Naim menegaskan, semangat hukum Islam tidak berbeda >>dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Guru Besar Hukum Islam >>yang menjadi guru besar di sejumlah universitas di >>Amerika Serikat itu berulang kali menyatakan bahwa hukum >>Islam mempunyai semangat serupa dengan HAM. >> >> Namun pada saat yang sama, An-Naim mengingatkan, hukum >>Islam tidak bisa dijadikan hukum nasional dengan alasan >>apa pun. ''Hukum Islam tidak bisa dijadikan hukum >>nasional. Jika itu yang terjadi maka negara cenderung >>menafsirkan hukum Islam sesuai dengan kepentingan >>politiknya,'' kata An-Naim yang diusir dari Sudan karena >>pandangan-pandangannya yang dinilai tidak sesuai dengan >>kepentingan politik pemerintah. >> >> Senada dengan An-Naim, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) >>dengan tegas mengatakan, ''Tidak perlu ada keraguan, >>Islam itu adalah agama yang sangat memperhatikan dan >>menjunjung tinggi HAM. Masalahnya terletak pada siapa >>yang menjalankan hukum Islam itu. Jika mereka menjalankan >>hukum Islam yang benar, tidak mungkin ada pertentangan >>dengan HAM. '' >> >> An-Naim dan Gus Dur memberikan pendapat mengenai >>hubungan antara Islam dan HAM pada kuliah umum yang >>diselenggarakan The Wahid Institute di Jakarta, Minggu >>(13/2) malam. Dalam diskusi yang berlangsung hingga >>sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, tampil pula sebagai >>pembicara Todung Mulya Lubis, Nursjahbani Katjasungkana >>dan Yahya Cholil Staquf. >> >> Kuliah umum An-Naim menjadi semakin menarik ketika >>peserta diskusi mempertanyakan masalah kapan hukum Islam >>bisa diberlakukan dan oleh siapa. Menurut An-Naim, semua >>umat Islam tunduk pada hukum Islam. Pertanggungjawaban >>umat Islam atas pelaksanaan hukum Islam tidak boleh >>melibatkan negara atau pemerintah. Pertanggungjawaban >>umat Islam menurut peneliti masa depan hukum Islam itu >>ditujukan hanya kepada Allah. >> >> Penulis buku terkenal, Toward an Islamic Reformation: >>Civil Liberties, Human Rights and International Law itu >>menegaskan, ''Tidak ada seorangpun yang bisa menyatakan >>bahwa orang lain itu murtad atau musyrik. Masalah >>tersebut merupakan wilayah otonomi orang yang >>bersangkutan,'' katanya dalam bahasa Inggris. >> >> Dalam kuliah umum semalam, Todung Mulya Lubis memberikan >>ilustrasi menarik dan mudah dimengerti ketika menjelaskan >>hubungan antara konsep HAM dan Hukum Islam. Menurutnya, >>tidak perbedaan antara konsep HAM dengan Hukum Islam. >>Deklarasi Universal HAM yang menggarisbawahi arti penting >>keadilan sosial sejak lama telah menjadi prinsip penting >>hukum Islam. >> >> ''Dalam konteks Indonesia, menurut saya yang sangat >>diperlukan ialah memantau pelanggaran HAM yang dilakukan >>pemerintah dan TNI. Soal relasi antara HAM dengan dunia >>Islam di Indonesia sekarang sudah sangat berkembang. Coba >>anda datang ke kampus Universitas Islam Indonesia di >>Yogyakarta atau kampus-kampus Islam lainnya. Mereka sudah >>lama mengembangkan pusat studi HAM dengan baik, '' >>katanya. >> >> Gus Dur memberikan contoh menarik bagaimana Hukum Islam >>ditafsirkan secara keliru oleh pemeluknya. ''Saat Benazir >>Bhutto menjadi Perdana Menteri Pakistan, seorang anggota >>parlemen Pakistan malah sempat meminta saya memimpin doa >>keselamatan bersama untuk umat Islam di Pakistan. >>Permintaan aneh itu diajukan karena mereka menganggap >>perempuan tidak bisa menjadi pemimpin pemerintahan. >>Pandangan orang itu jelas keliru dan jelas bertentangan >>dengan Hukum Islam yang menekankan arti penting >>kesetaraan di antara manusia,'' tambah budayawan >>itu.(E-5/A-14) >> >> >> >> -------------------------------------------------------------------------------- >> Last modified: 14/2/05 >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> >> >> >> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor >> >> Post message: [EMAIL PROTECTED] >> Subscribe : [EMAIL PROTECTED] >> Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] >> List owner : [EMAIL PROTECTED] >> Homepage : http://proletar.8m.com/ >> Yahoo! Groups Links >> >> >> >> >> >> >> > > ======================================================================================== > Akses Internet TELKOMNet-Instan beri Diskon s.d. 50 % khusus untuk wilayah > Jawa Timur. > Informasi selengkapnya di www.telkomnetinstan.com atau hub 0800-1-INSTAN > (467826) > ======================================================================================== > > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] > Subscribe : [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] > List owner : [EMAIL PROTECTED] > Homepage : http://proletar.8m.com/ > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
