On 18 Feb 2005, at 22:24, Count-the-Numbers wrote:
>
> Anda sepaham dengan orientalis2 itu yg bilang Quran itu mitos, bukan?
Hasil kajian orientalis muttakhir (Luxenberg, L�ling)
menujukkan, seperti telah di perkirakan oleh Paul Casanova sejak
hampir seabad yang lalu bahwa al-Mushah itu asal usulnya
(Ur-Koran menurut istilah L�ling) adalah Bible...
Menurut kajian mereka itu al-Mushaf itu - aslinya - hanyalah
salah satu bentuk Bible, yang kemudian ditambahi oleh orang
Arab...
> Apa anda punya bukti untuk sampai pada kesimpulan demikian? Saya
> melihat anda menulis sesuatu tentang diri anda sebetulnya dengan
> cara begitu. Telunjuk anda mengarah satu ke orang lain, empat jari
> lainnya menuding pada diri sendiri.
>
Mereka datang dengan argumen yang mereka dasarkan kepada fakta
dan logika
> Bagi orang Islam soal Quran itu sudah nggak perlu diperdebatkan >
> lagi soal keasliannya.
Sikap inilah yang salah.
Semua harus dipertanyakan, keotentikan tiap dokumen kudu
dipertanyakan.
Termasuk otentisitas tiap versi al-Mushaf.
> Itu bisa dipelajari dan bisa dibuktikan. Paling tidak bukti paling
> sederhana di mana dalam tempo 1500 tahun Quran itu tetap asli
> seperti sejak semula.
Ini omong kosong yang selalu di mamah biak oleh orang Islam.
Agar jelas saya ulang: teks al-Mushaf itu banyak versinya,
artinya telah sering mengalami perubahan.
> Manusia tidak bisa menjaga sebuah kitab dalam tempo 1500 tahun bisa
> tetap eksis seperti sediakala, sudah pasti. Tapi pada Quran,
> tangan-Nya menjaga semua itu. Di manapun setiap kali ada usaha
> untuk memalsukan Quran selalu saja usaha itu gagal.
>
Tidak ada orang yang tahu mana al-Mushaf yang asli, yang kita
tahu sekarang ini adalah bahwa versi al-Mushaf itu tidak hanya
satu.
> Dari cara berpikir anda yang mempercayai sesuatu atas dasar kuantitas
> menunjukkan kesejatian diri anda. Seperti anda tulis, anda lebih memihak
> pada jutaan org yg menulis buku ketimbang yg ratusan. Sangat jelas
> anda memegang prinsip sebagaimana arah angin berhembus. Tidak sebaliknya
> bisa memegang teguh pada kebenaran sejati sebuah informasi.
>
> Soal informasi di dunia arab - terlepas sedikit atau banyak - mestinya anda
> bisa menggunakan otak anda itu sedikit lebih cair. Bicara kultur arab anda
> nggak bisa cuman berpatokan pada Mesir. Dan bicara soal dunia karya tulis
> khasanah keislaman, mestinya juga otak anda bisa melihat mulai dari pantai
> barat Maroko, Tunisia, Aljazair, Libya, Mesir hingga sepanjang lintasan
> negara arab lain di Middle East kemudian Pakistan, Bangladesh dan berujung
> Indonesia. Anda sangat tolol kalau mengira dari panjangnya tempat di muka
> bumi itu anda tidak bisa menemukan sumber2 riwayat pembukuan Quran
> dan apalagi mempelajarinya.
>
> Kalau anda akan berdiri di pihak yg netral, nah sekarang tiba saatnya anda
> bertanya pada diri sendiri, sudahkan anda berusaha mempelajari sejarah
> Quran dari tempart2 yg saya sebut di atas? Makanya sebelum bisa jawab
> itu pertaanyaan, jangan asal ngomong soal budaya arab dan jumlah 400 judul
> atau 4000 karya tulislah! Ketahuan banget di kubangan mana anda terpuruk.
>
> Count_the_Numbers
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Poltak Hotradero
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, February 18, 2005 5:22 PM
> Subject: Re: [apakabar] Menurut Paul Casanova Muhammad itu dulunya
> penganaut salah satu sekte Nasrani & al-Mushaf
>
>
>
> At 11:59 18/02/2005, you wrote:
> >
> >Nggak heranlah kalo ada yg nulis gituan!
> >Udah ribuan orientalis lain yg nulis sejenis. Nggak tahu kita
> >apa motivasi mereka nulis2 gitu. Paling2 yg bisa jelas ditangkep
> >dari tulisan mereka cuman dugaan dan tuduhan. Mereka
> >'kan juga cuman bertanya-tanya, kok begini dan kok begitu.
> >Kalau di tulisan orientalis itu ada kesimpulan mushaf itu cuman
> >mitos, he..hehe...mana bukti mereka?
>
> ==========
>
> Masalah utama dengan orang Islam adalah ketika mereka berusaha untuk
> seperti orang Arab dan mewarisi seluruh nilai-nilai Arab -- padahal
> kebudayaan Arab saat ini sedang berada di titik nadir - titik terendah -
> kalau masih mau dikatakan berbudaya. Arab tertinggal secara luar biasa
> dari kebudayaan lain - hampir di segala sektor : pendidikan, kebudayaan,
> ekonomi, politik, dll.
>
> Apakah saya sekadar omong kosong...? Ya mungkin - tetapi kita lihat saja
> statistik. Mesir yang merupakan pusat kajian Islam paling terkemuka di
> dunia Arab dan berpenduduk 60 juta jiwa -- setiap tahun cuma bisa
> menerbitkan 400 judul buku... sementara Israel, negara tetangganya yang
> cuma punya penduduk 6 juta orang -- setiap tahun menerbitkan 4000
> judul. Kalau harus memilih - kepada siapa sih saya harus lebih
> percaya...? Kepada orang yang pengetahuannya lebih dalam - atau kepada
> yang pengetahuannya dangkal....?
>
> Kalau memang ingin membuktikan bahwa kaum "orientalist" itu ngawur --
> sudah
> seharusnya dunia Islam dan dunia Arab lebih banyak lagi menerbitkan buku
> dan meningkatkan diskusi serta kajian ilmiah yang bermutu - serta
> menjawabnya lewat forum ilmiah. Jangan cuma ngedumel di belakang tapi
> nggak bisa apa-apa. Namun demikian bagaimana bisa ada diskusi dan kajian
> ilmiah yang bermutu kalau membaca saja ogah....? Bagaimana klaim anda
> tentang keaslian Al Mushaf dll., bisa anda buktikan secara shahih kalau
> pengetahuan anda dangkal...?
>
> Kualitas seseorang jelas diukur dari pengetahuan serta kemampuannya
> berpikir dan bernalar. Tanpa itu semua - maka keimanan yang anda
> tunjukkan
> menjadi tidak berarti apa-apa. Hampa. Kosong.
>
> Toh Nabi anda sendiri yang mengatakan bahwa tidurnya orang berilmu -
> lebih
> bermanfaat daripada sholatnya orang bodoh... jangan-jangan tidurnya Oom
> JQ
> lebih berguna daripada sholatnya anda...
>
> Dengan melihat kualitas jawaban anda -- saya kira jelas sudah anda
> termasuk
> golongan yang mana. Mungkin Nabi anda menangis dalam kubur melihat apa
> yang terjadi pada kualitas umatnya sekarang ini...
>
>
>
> NB : sungguh suatu ironi bahwa ketika orang yang semakin berpengetahuan
> semakin dituntut untuk lebih sering menjawab keraguan -- orang bodoh
> malah
> bisa semakin lebih yakin - semata-mata karena kebodohannya.
>
> ==========
>
> >
> >Catatan arkeologis?
> >Arekologis tahi kucing! Apa orientalis itu bisa buktikan
> >tuduhan mereka dari galian arkeologis?
> >
> >1500 th itu tidak terlalu lama. Dan kota Makkah itu belum
> >lagi tertimbun tanah, pake akal dong! Nggak perlu bukti
> >dari galian tanah untuk cari-2 keaslian mushaf Quran yg sekarang
> >itu. Setiaf hafiz quran setipa zaman selalu ada, hafalan di kepala
> >imanusia yg dipelihara Allah akan selalu mewarisi keaslian Quran.
> >
> >Count_the_Numbers
> >
> >----- Original Message -----
> >From: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>Jusfiq Hadjar
> >To: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]
> >Sent: Friday, February 18, 2005 1:40 AM
> >Subject: [apakabar] Menurut Paul Casanova Muhammad itu dulunya penganaut
> >salah satu sekte Nasrani & al-Mushaf
> >
> >
> >
> > Saya baru membaca kembali buku "Introduction au Coran" karangan
> > R�gis Blach�re yang terbit untuk pertama kali tahun 1949.
> >
> > Selama ini saya memusatkan perhatian saya akan pertentangan yang
> > ada di hadits dan sirah tentang al-Mushaf yang dibeberkan oleh
> > orientalis terkenal Perancis itu jadi pendapat orang lain yang
> > dikomentarinya tidak saya perhatikan betul.
>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------------
> ---
> Yahoo! Groups Links
>
> a.. To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/apakabar/
>
> b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> Service.
>
>
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/