http://www.indomedia.com/bpost/032005/13/depan/nas1.htm Minggu, 13 Maret 2005 01:18
TNI-PNS Dapat Beras Bulog Lagi Semarang, BPost Golongan anggaran (TNI/Polri dan PNS) akan menerima kembali beras Perum Bulog setiap bulannya, setelah pada tahun 2002 terhenti dan digantikan uang. "Dalam rapat koordinasi di Kantor Wakil Presiden dan dihadiri oleh sejumlah menteri terkait beberapa saat lalu, pemerintah berkeinginan untuk meninjau kembali kebijakan bagi pegawai negeri untuk mendapatkan beras dari Bulog," kata Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo, kepada pers, usai berbicara dalam diskusi panel "Mewujudkan Sistem Agribisnis Beras Nasional Berkeadilan dan Berkelanjutan," di Semarang, Sabtu. Diakuinya, selama ini sejak golongan anggaran tidak lagi menerima beras Bulog, perusahaan mengalami kesulitan dalam memasarkan beras yang di beli dari petani dalam negeri karena tidak ada yang menyerap beras yang dimiliki. Selama ini, katanya, pengadaan gabah/beras Bulog dari petani terbesar hanya diperuntukkan untuk penyaluran raskin (beras untuk rakyat miskin). "Apabila nanti golongan anggaran kembali menerima beras Bulog maka setidaknya kita bisa menjual 1,5 juta ton beras dan itu merupakan "captive market' kita," kata Widjanarko. Dikatakannya, beralihnya golongan anggaran dari menerima beras Bulog menjadi uang pada tahun 2002 disebabkan para penerima mengeluhkan beras Bulog yang kualitasnya tidak baik, seperti bau apek sehingga golongan anggaran enggan untuk mengkonsumsi dan mengusulkan agar beras digantikan dengan uang saja. Widjanarko menjamin, apabila nanti golongan anggaran kembali menerima beras Perum Bulog maka beras yang akan disalurkan merupakan beras berkualitas baik dan layak dikonsumsi oleh penerima. "Kita siap untuk menyalurkan beras ke golongan anggaran dan saya jamin kalau beras yang disalurkan kualitasnya baik serta layak dikonsumsi. Bahkan kalau perlu kita sendiri yang menyiapkan karung," katanya seraya menambahkan, dia bisa memberi jaminan kalau beras yang diterima jelek akan diganti. Untuk menjamin agar beras Bulog yang disalurkan ke golongan anggaran dalam kondisi tetap baik, dirinya sedang mempertimbangkan kemungkinan melakukan distribusi sendiri langsung ke masing-masing instansi. Hal tersebut dikemukakan mengingat sebelum 2002 beras Bulog yang diterima golongan anggaran kualitasnya buruk karena ada pihak yang mengganti beras Bulog yang baik dan ditukar dengan beras berkualitas rendah, sehingga golongan anggaran menerima beras jelek. "Saya tidak mau menuduh siapa yang melakukan penukaran beras kita itu tapi akan saya pelajari terlebih dahulu pola distribusi yang dahulu. Kalau memang dianggap tidak baik maka ada kemungkinan kita saja yang langsung mendistribusikan," katanya. Ditambahkannya, untuk melakukan uji coba distribusi beras ke golongan anggaran, pihaknya akan melakukan "pilot project" di beberapa daerah. Namun dia belum memutuskan daerah mana yang akan menjadi "pilot project" yang dimaksud. Dia mentargetkan, golongan anggaran pada tahun 2006 sudah dapat kembali mengkonsumsi beras Bulog setiap bulannya. Stok Beras Stok beras Perum Bulog pada posisi minggu pertama Maret 2005 mencapai 1,3 juta ton dan cukup untuk tujuh bulan penyaluran ke depan dan stok tersebut tersebar di seluruh gudang di daerah-daerah dengan ketahanan stok bervariasi antara dua bulan sampai 18 bulan penyaluran. Disamping penyaluran untuk Raskin, Perum Bulog juga telah melakukan penjualan beras ke pasar umum untuk mengendalikan harga beras. Sampai 3 Maret 2005 telah terealisasi sebanyak 21.783 ton di 17 divisi regional (divre) di Sumatera (kecuali Lampung), DKI Jakarta, Kalimantan (kecuali Kalsel), Sulawesi (kecuali Sulsel), NTT, Maluku, dan Papua. Untuk 2005, katanya, direncanakan pengadaan beras di dalam negeri mencapai 3,15 juta ton gabah dan 200 ribu beras atau 2,25 juta ton setara beras.ant ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
