http://www.suarapembaruan.com/News/2005/04/27/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY Penyerapan Tenaga Kerja Kurang dari 3 Juta Jumlah Pengangguran Wanita Lebih Banyak dari Pria JAKARTA - Pemerintah memperkirakan jumlah tenaga kerja yang mampu terserap tahun ini kurang dari 3 juta orang. Sebab, pertumbuhan ekonomi pada 2005 diperkirakan hanya mencapai 5,5 persen hingga 6 persen. Sementara untuk menyerap tenaga kerja hingga 3 juta orang per tahun, dibutuhkan pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen. Hal itu dikatakan Menteri Negara Perencanaan Pemba-ngunan Nasional/Kepala Bappenas, Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, Selasa (26/4). "Dilihat dari target lima tahun, seharusnya tiap tahun kita menyerap 15 juta tenaga kerja. Ini harus diciptakan untuk menurunkan jumlah pengangguran hingga hanya menjadi 5,1 persen pada 2009," ujar Sri Mulyani. Dengan target penurunan tingkat kemiskinan hingga 5 persen pada tahun 2009 itu, setiap tahunnya pemerintah harus bisa menyerap 3 juta tenaga kerja. Pada tahun ini, jumlah pengangguran mencapai 10,3 juta orang, atau 9,9 persen dari tingkat tenaga kerja. Untuk mencapai target pada 2009 hanya tinggal 5,8 juta penganggur atau 5,1 persen dari angkatan kerja, diperlukan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik. Setidaknya hingga di atas 6 persen. Pemerintah, ungkap Sri Mulyani, optimistis pada 2006 penyerapan tenaga kerja hingga 3 juta per tahun dapat dilakukan. Dia menjelaskan, masalah ketenagakerjaan di Indonesia, umumnya diakibatkan sebagian besar angkatan kerja menunggu kesempatan yang lebih baik untuk bekerja di sektor formal yang modern. Angkatan kerja ini rata-rata berusia 15-24 tahun atau 60 persen dari total pengangguran. Sementara dari tingkat pendidikan, sebagian besar pengangguran lulusan sekolah menengah umum mencapai 16,9 persen atau 3,3 juta jiwa. Sedangkan lulusan SMP mencapai 11,5 persen atau 2,3 juta jiwa, dan lulusan akademi sebanyak 10 persen atau 199.000 jiwa, serta sarjana 9,1 persen. Lingkungan Bisnis Dari jumlah pengangguran yang ada, jumlah pengangguran wanita lebih banyak dari pengangguran pria, yakni 13 persen dan pria 7,6 persen. Sementara pekerja di sektor formal 70 persen dan sektor informal 30 persen. Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah akan mengurangi pengangguran antara lain dengan cara menciptakan lingkungan bisnis untuk mendorong terbukanya lapangan pekerjaan. "Yang terjadi selama ini adalah orang yang kehilangan pekerjaan di sektor formal lalu lari ke sektor informal. Justru karena itu kewajiban pemerintah untuk membuat dukungan kerja yang lebih baik untuk sektor formal," ujarnya. Kendati sektor formal itu standar untuk penyerapan tenaga kerjanya lebih tinggi, namun menurut Sri Mulyani, mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak. Di samping itu, pemerintah juga akan mendesain ulang pendekatan pendidikan dan pelatihan yang lebih bersifat aplikatif. "Kami juga harus fokus untuk menciptakan lingkungan bisnis yang mendukung untuk bertumbuh, dan menyerap tenaga kerja," ujarnya. Ia menjelaskan, indikator perekonomian Indonesia mengalami perbaikan. Indikatornya antara lain tingkat pertumbuhan investasi domestik yang telah mencapai 15 persen. Sedangkan ekspor telah meningkat 10 persen, bahkan pada kuartal I 2005, ekspor nonmigas telah tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama 2004. (L-10) -------------------------------------------------------------------------------- Last modified: 27/4/05 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
