http://www.suarapembaruan.com/News/2005/04/27/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Tajuk Rencana II

Beras Bantuan Membusuk
KITA prihatin, beras bantuan dari negara-negara donor untuk korban gempa dan 
tsunami di Aceh membusuk di gudang World Food Program, Aceh Besar, sehingga 
harus dimusnahkan. Jumlahnya tidak kecil, 36 ton. Kejadian tersebut sungguh 
menyedihkan, mengingat penduduk yang ditimpa bencana masih membutuhkan beras. 

Mengapa hal itu sampai terjadi? Seharusnya kita menyadari, beras bantuan dari 
negara-negara donor untuk keperluan darurat sehingga harus segera 
didistribusikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkannya. Namun, 
membusuknya beras menunjukkan distribusi beras untuk memenuhi kebutuhan darurat 
tidak berjalan sebagaimana mestinya. Beras hanya ditumpuk di gudang. Padahal 
seharusnya beras itu tidak boleh ditumpuk terlalu lama di gudang darurat (bukan 
gudang khusus beras). 

Pada prinsipnya, beras-beras bantuan dari negara-negara donor bukanlah beras 
untuk stok. Beras stok memerlukan tempat penyimpanan yang memadai. Dan itu 
tentu susah kita dapatkan di daerah bencana seperti Aceh. Di sini kita melihat, 
manajemen penanganan bencana tak ditata dengan baik sehingga terjadinya beras 
busuk tersebut. 

BURUKNYA manajemen penanganan bencana itu sebenarnya tidak hanya menyangkut 
beras. Bantuan lain pun juga tak ditangani dengan baik. Dulu, pakaian yang 
disumbangkan juga tidak diurus dengan baik sehingga tak dapat dipergunakan 
lagi. Kita coba menengok ke belakang. Bantuan itu telah diberikan dengan empati 
yang besar dari para penyumbang. Mungkin mereka menyumbang dari kekurangannya, 
namun tetap ingin menolong saudara-saudara mereka yang sedang tertimpa bencana. 

Demikian juga dengan beras sumbangan dari negara-negara donor. Mereka 
menyumbang setelah menyaksikan penderitaan masyarakat Aceh, baik melalui layar 
televisi maupun laporan-laporan di media massa. Empati yang besar itu telah 
menggerakkan dunia untuk memberikan bantuan untuk Aceh dan Nias yang paling 
menderita akibat gempa dan tsunami. Dalam sejarah internasional, belum pernah 
terjadi dunia bergerak begitu cepat memberikan bantuan kepada para korban 
seperti yang terjadi di Aceh dan Nias. 

Adanya beras bantuan dari negara-negara donor yang membusuk dan terpaksa harus 
dimusnahkan memberi sinyal kita tidak cukup bijak mengelola bantuan yang 
diberikan. Hal ini tentu bisa berdampak buruk bagi aliran bantuan selanjutnya. 
Aceh memang telah melewati masa tanggap darurat. Namun, Aceh masih memerlukan 
tahap pemulihan yang panjang, yaitu rekonstruksi dan rehabilitasi. Dua tahapan 
ini pun butuh dana dan bantuan besar. Kita tidak bisa membiayainya sendiri. 
Negara-negara donor telah menyatakan kesediaannya untuk memberikan bantuan. 

PERISTIWA membusuknya beras bantuan dari negara-negara donor bisa mengurangi 
rapor kinerja kita dalam menangani pemulihan Aceh setelah diterjang bencana. 
Kita perlu menunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu, meskipun tetap dengan 
bantuan negara-negara lain, untuk membangun kembali Aceh. Komitmen itu penting, 
dan tidak cukup dengan kata-kata. Komitmen itu harus ditunjukkan lewat 
perbuatan untuk membangun kembali Aceh dengan cepat, adil, dan transparan. 

Kita menggaris-bawahi kata transparan karena banyak dana yang dialokasikan ke 
sana. Permintaan agar dana yang telah dikucurkan ke Aceh diaudit merupakan 
langkah positif. 


Last modified: 27/4/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke