Manusia-Manusia yang Paling Dibutuhkan Negara Saat Ini !
Sekian lama diterpa 1001 model problema, belum terlihat secara meyakinkan kita
telah keluar dari lumpur krisis multidimensional. Segala lini masih kembang
kempis diterpa gelombang air mata tsunami moneter, ekonomi, politik, sosial dan
kriminalitas, terutama disegi ekonomi yg morat marit akibat ketololan kebijakan
Kenegaraan yg memberi angin pada kapitalisme Sekuler Liberal , sehingga para
supporter sekalian para agent kapitalist jadi angin-anginan walau belum masuk
angin beneran.
Kita sekarang ibarat orang dungu yg linglung ketika berada dipersimpangan
jalan� artinya belum ada kebijakan yg jelas arah, misi dan visinya untuk bisa
membawa rakyat pada kemakmuran dan keadilan. dicomotlah apa yg dinamakan
revolusi sosial model Revolusi Prancis klasik dgn istilah keren yaitu
Reformasi(pembentukan kembali formasi-formasi kenegaraan yg baru).
Hasilnya adalah pergantian rejim dari Rejim KKN Militeristik Orde baru ke Rejim
calon korup militeristik baru dgn slogan � PEROBAHAN BARU�.. hmm tongkat
estafet yg nyaris sempurna antar koruptor.. termasuk juga dgn yg namanya para
WAKIL RAKYAT YG TERHORMAT yg mabok kehormatan hingga kadang-kadang bersedia
main gulat di Majelis demi sebuah citra yaitu Partai yang paling
memperjuangkan aspirasi rakyat... Dan anehnya kalo soal anggaran mereka bak
paduan suara dgn nyanyian sama berupa rengekan-rengekan minta kenaikan gaji,
bonus dan tunjangan pada pemerintah .. hebuattt!!!
Itulah realita yg mencemaskan kita, gimana dgn nasib bangsa dimasa depan jika
pemimpin sibuk menaikkan citra partai sedang Negara dalam jeratan tukang-tukang
kredit kapitalist , dimana hutang negara saat ini ditaksir hampir US$ 130
milyar dan tergolong negara-negara yg heavily indepted poor country( HIPC)..
IMF, World Bank dan Paris Club bak juragan yg asyik mendiktekan segala program
liberal yaitu liberalisasi perdagangan, privatisi sektor publik dan deregulasi
model washington consensus dan tentu juga sistem Politik liberal ala america
selaku sponsor utama keuangan dunia..
Betul- betul kondisi yg serius bagi eksisnya sebuah negara yg namanya Indonesia
nan merana diterpa bencana made in human sekalian disaster made in nature� Yang
kita hadapi bukan hanya hutang tapi juga tingkat ketidak puasan rakyat pada
pemerintahan dan masalah-masalah sosial rumit terutama pengangguran yg hampir
40 juta plus bencana akibat salah urus kebijakan lingkungan.. Ini bisa meledak
lagi jadi krisis tahap berikutnya yaitu Pecahnya negara jadi kepingan-kepingan
kecil akibat kemarahan rakyat pada Pemerintahan syah dan lalu bikin
pemerintahan tandingan di daerah..
Maka diperlukan orang-orang yg capabel dan punya arti penting bagi upaya kearah
masa keemasan republik ini..siapakah mereka-mereka itu:
Berada diperingkat pertama adalah manusia-manusia yg mampu memberi alternatif
bagi konsep-konsep negara kesejahteraan( welfare state) secara mendalam dan
mengakar lengkap dgn implementasi konkrit� artinya orang ini mampu memberi
alternatif jalan lain bagi sistem kapitalist Liberal yg sedang mewabah dan
mencengkram negara, lengkap dgn program-program lapangan yg bisa diterapkan
segera. Sebab kapitalis jelas-jelas adalah demi kepentingan jangka panjang dari
negara-negara maju ,bukan bagi negara berkembang apalagi poor countries.. Orang
ini mesti paham segi ekonomi dan sistem Politik alternatif yg ditawarkan, juga
kemungkinan-kemungkinan kedepan.. termasuk motodologi yg jitu bagi upaya
mengganti sistem liberal kapital dan sistem preventif (pencegahan)bagi
efek-efek negatif yg barangkali muncul dan Pancasila memberi bahan mentahnya
untuk diolah jadi sosio- religio-ekonomi system � Ini tugas utama para filosof
bermazhab Pancasila juga pemikir-pemikir rumit dan kompleks atau pilihan lain
kita hanya akan mengemis-ngemis pada negara-negara kuat modal dan mesin tanpa
bisa mengandalkan aliran ekonopolitik sendiri..
Diperingkat ke dua adalah orang-orang yang tahu gimana sistem yg terbaik untuk
mendidik bangsa� Plato yg filosof Yunani berkeyakinan bahwa masa depan negara
ditentukan dari bagaimana mendidik generasi pelajar hingga mampu menerima
estafet kekuasaan dari pemimpin tua. Artinya Education betul-betul penting dan
fundamentil sekali bagi kebangkitan sebuah bangsa dan kelanjutan perjalanan ke
depan.. Gimana dgn Indonesia? Orde Baru dgn kebijakan represif membikin
pendidikan terabaikan, sebab kekuasaan akan bertahan dgn rakyat yg hanya tukang
sembah dan patuh taat pada pimpinan tanpa mempertanyakan dgn sikap kritis�
hasilnya kita terkapar dlm krisismultidimensional, sebab manusia-manusia
Indonesia lemah ngambil keputusan sendiri, kurang bisa berfikir orisinil , dan
perlu petunjuk bapak president dan pimpinan-pimpinan nasional. Darimana sumber
kelemahan? Yaitu Pendidikan sontoloyo yg mengandalkan kursi, meja, kertas,
guru yg mejeng depan kelas, ujian tertulis dan duduk diam adalah biang
kerok dari lemahnya human resources bangsa.. Yang dihasilkan dari sistem tolol
ini adalah manusia-manusia nongkrong bin bengong binti omong kosong, sebab
pelajar tidak dilatih sikap proaktif, tidak ada pelatihan keterampilan hidup,
tidak ada penempaan observasi luar kelas, tidak dilatih berkarya dgn kedua
tangan, tidak kritis dgn pikiran sendiri, tidak kreatif dan manut bin nurut
apa kata guru yg lalu kelak patuh pada apa kata tuan-tuan pemodal nantinya..
Dan akibat berikutnya adalah ketidak mampuan untuk berjuang sendiri dalam hidup
mandiri dgn keringat sendiri dan terpaksa nantinya terbungkuk-bungkuk pada
bos-bos kapitalist. Ketidak becusan dunia pendidikan diperparah oleh tiadanya
kurikulum pelajaran filsafat berfikir selaku sendi dasar utama berfikir
orisinil.. Kemiskinan Filsafat telah membawa bangsa ini kepada kemiskinan
peradaban, kemiskinan ekonomi dan kemiskinan sains tekhnologi.. Matematika
adalah bagian dari logika, tetapi logika bukan matematik.. Ekonomi adalah bagian
dari filsafat moral, tapi filsafat bukan ekonomi, sains termasuk bagian dari
filsafat empirik rasional, tetapi filsafat bukan sains.. Filsafat adalah cara
(way of life). ..cara atau metodologi menganalisa segala aspek alam termasuk
kehidupan, dan hal vital teramat penting ini tidak jadi bagian dari pendidikan
nasional.. ironis sekali�
Dan diperingkat ke tiga barulah Good Government, manusia- manusia penguasa yg
bersih, tidak berorientasi money but people, bermoral tinggi, punya integritas
dan tekad , terbuka, jujur, tahu memimpin sebagaimana slogan Tut Wuri handayani
(didepan memberi contoh), ditengah mengobarkan motivasi dan bisa selaku solver
maker (memecahkan persoalan) juga solidarity maker( menggalang dukungan), dan
berdisiplin tinggi� Kita masih amat rendah dalam hal ini, yaitu pemerintahan
bersih yg jadi tumpuan harapan rakyat sedang rakyat tidak ditempa mandiri dan
berdiri sendiri.. hasilnya beban yg makin berat dipundak pemimpin. Mungkin dgn
sistem desentralisasi dan otonomi beban pusat akan lebih berkurang.. Tetapi
kestabilan negara adalah kestabilan pusat selaku sentra kekuasaan, ketidak
becusan ngurus negara bisa bikin negara pecah berkeping-keping..
Ketidakstabilan Politik di Pusat Pemerintahan akan berimbas pada segala tulang
sendi kehidupan rakyat kebanyakan, sebab kita masih pada figur, upaya
menggoyang seorang Tokoh sentral pemerintahan sama artinya dgn menentang
pendukung fanatik dan hasilnya adalah chaos, kekacauan dan pertentangan yg
menguras energi dgn biaya mahal tak terkira�
Peringkat ke empat adalah manusia-manusia technolog dan scientist � Ini yg
kurang-kurang dan kurang alias dobel kwadrat kurang dalam berkontribusi �
Habibie yg tekhnokrat sayang sekali ditendang dgn tidak hormat, padahal dia
peletak dasar-dasar hightech yg semestinya diboyong kembali ke Indonesia untuk
diminta turun tangan membenahi segi tekhnologi yg down, tapi sebaliknya yg
terjadi, dia ditakut-takuti dgn isu korupsi hingga gemeteran come back to
Indonesia.. Yang bikin ekonomi berkembang bukan pertanian tetapi adalah
mesin-mesin tekhnologi canggih dgn segala inovasinya.. Korea bangkit dgn
keahlian assembling mobil juga elektronik termasuk Information Technologi.
Jepang makmur sebab tekhnologi disana luar biasa kreatifnya, padahal di Jepang
tidak cukup tersedia bahan mentah.. Dan America yg laknatullah malahan pegang
supremasi disegala sisi technologi terutama Airoplane, peralatan militer,
satelit, Computer, Mesin, perfileman, nuklir dll.. Lha kok pendidikan kita
lebih pada
sarjana Hukum, budaya, sastra, lalu sekolah ekonomi mazhab kapitalisme dan
sosiopolitik liberal??? Semestinya jumlah fakultas Tekhnik yg perlu
ditingkatkan dan kalau perlu semua SMU disulap jadi SMU Tekhnik( STM)..
Terbukti bahwa yg pegang tekhnologi canggih dgn segala inovasinya adalah yg
pegang kemakmuran Global.. Sedang negara rabun techno cuman bisa melonggo
ketika orang negara super techno melayang-layang di bulan dgn pesawat
ulang-alik.. Sebaliknya di Indonesia ,bahkan untuk mendeteksi kedatangan
Tsunami aja ngak mampu , Ironis!!!
Diperingkat ke lima adalah manusia-manusia enterpreneur� ini yg kita juga
kurang .. Apa kita ngak punya budaya dagang?? Ini barangkali salah satu sebab
payahnya ekonomi nasional untuk bangkit.. orangnya melempem dalam hal
perdagangan dan lebih sibuk korupsi dibalik meja � Sebabnya apa? Ini juga
akibat kebegoan dunia pendidikan mendidik manusia-manusia Indonesia hingga ngak
mampu mandiri dan bikin bisniss sendiri� maunya sebagian besar kita adalah
dapat kursi basah dan meja penuh duit dgn bawahan yg ngguk angguk mberi hormat
alias gila hormat karena jabatan, duuh! .. Gimana ini negara bisa maju kalo
orangnya sibuk memburu kursi dan gila jabatan .. Semua orang termimpi-mimpi
dapat jabatan basah duit and kursi empuk dan ruangan sejuk dihembus AC ,
bukannya proaktif buka usaha sendiri dgn tetesan keringat matahari..
betul-betul character building yg gagal!!!
Diperingkat ke enam dan seterusnya adalah on your mind..ada dipikiran anda!!
who knows? Atau punya peringkat sendiri??�
Sang
Pengamat kenegaraan
Hmm . mending gue aja yg jadi president, ntar gue atur ini negara
sebaik-baiknya, dijamin makmur and adil merata..
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/