--- In [email protected], Gebrak Halimun
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dear Nyonya Idiot
>  
> sangat menyedihkan sekali hari ini nyonya Idiot, hari ini sangat
menyedihkan bagi saya. Orang-orang yang mengarak diluar sana ataupun
didalam bongkahan visual pergerakan diluar bangsa kita seperti
kecoak-kecoak yang mengarak tanpa sebuah kesadaranpun dikepalanya.
Tetapi mereka masih lebih baik dari anda, nyonya idiotku yang
terhormat, karena setidaknya mereka tidak menyebut "ketidaktahuan"
mereka sebagai "ketahuan" ataupun "ketidakmengertian" mereka sebagai
"pengertian". namun nyonya idiot, hai bakteri dalam septiteng
dirumahku, kamu, ehm... anda... oh oh oh... lw, harus mengerti satu
urusan inti yang musti anda cermati, lihatlah sebuah perubahan yang
memalukan yang lw lakukan dibawah sana...
>  




Response Ny. Muslim binti Muskitawati:

Yang maha idiot dan supergoblok itu adalah anda, karena anda sama
sekali tidak mengerti apa yang saya tulis.  Dan tuduhan anda tentang
isi tulisan saya yang anda anggap idiot, sama sekali tidak mengenai
sasarannya, karena semua yang saya tulis sebelum ini BUKANLAH PENDAPAT
ATAUPUN OPINI SAYA MELAINKAN PENDAPAT DAN KEPERCAYAAN UMAT YANG
BERSANGKUTAN YAITU ISLAM DAN KRISTEN ITU SENDIRI.  Dan saya tidak
mengubah atau memaksakan perubahan terhadap apa yang anda masing2
percaya, malah saya menerima kedua agama yang dipercaya masing2
umatnya untuk DIPERBANDINGKAN secara netral dan tidak berpihak !!!

Saya sama sekali tidak akan menolak apapun yang anda percaya, baik
Islam maupun Kristen sama2 berhak untuk percaya, dan kepercayaan kedua
umat agama inilah yang saya tulis untuk diperbandingkan dimana
keduanya bukan pendapat dan bukan kepercayaan saya sama sekali.

Saya sama sekali tidak percaya bahwa TRINITAS itu sebagai sifat ilahi
ataupun sifat2 Tuhan, karena Tuhan itu sendiri sudah bisa dibuktikan
"tidak ada" dan hanya merupakan dongeng2 saja, bagaimana mungkin saya
yang sudah bisa membuktikan Tuhan itu seperti cerita Superman malah
anda menganggapnya bahwa saya percaya kepada Trinitas???  Absurd
bukan??  Namun, dalam semua tulisan, saya memang tidak memaksakan
apapun yang menjadi kenyataan melainkan sekedar membandingkan apa yang
anda percaya dan apa yang dipercaya orang lainnya yang dalam hal ini
kepercayaan Islam dan kepercayaan Kristen itu sendiri dimana saya
berdiri diluar kedua kepercayaan itu sebagai pihak yang netral yang
cuma menganalisanya berdasarkan apa yang mereka percaya.

Demikian halnya, saya sebagai ahli penyandang S3 khusus sbg peneliti
"Arkeologi Timur Tengah" yang dalam hal ini menyangkut sejarah sebelum
Islam hingga pasca Islam dimana menemukan bukti2 yang bisa disaksikan
semua orang bahwa ke 100 nama2 Allah, termasuk Allah itu sendiri
berasal dari nama dewa2 yang dulunya disembah di Arab sebelum Islam. 
Dalam hal ini sama sekali saya tidak mempermasalahkan bahwa umat Islam
tidak lagi menganggap ke 100 nama2 itu sebagai nama2 dewa melainkan
nama sifat ke Allahan yang maha kuasa itu.  Saya tidak menyangkal apa
yang dipercaya umat Islam, namun saya perlu mengungkapkan sejarah asal
muasal nama2 tsb sebelum Islam.

Demikianlah sama sekali tidak berbeda dengan nama2 planet yang
sekarang anda kenal sebagai Jupiter, Mars, Venus, dll.  Semua nama2
planet itu berasal dari nama2 dewa dulunya, sama dengan nama ke 100
sifat2 Allah yang dipercaya umat Islam yang juga merupakan nama dewa2
dizaman dulunya.

Oleh karena itu dalam membandingkan kedua kepercayaan ini, sama sekali
saya tidak boleh memaksakan apa yang saya percaya benar.  Untuk
mengetahui pandangan Islam mengenai 100 nama Allah2 itu, tentunya
harus ditanyakan kepada umat Islam, demikian halnya, untuk mengetahui
arti "Trinitas", saya harus menanyakannya kepada umat Kristen.

OLEH KARENA ITU, ADALAH KESALAHAN FATAL KALO ANDA MAU MENGETAHUI ARTI
"TRINITAS" DENGAN MENANYAKANNYA KEPADA IMAM DI MESJID, JUGA SAMA
FATALNYA APA BILA ANDA INGIN MENGETANUI ARTI KE 100 NAMA SIFAT2 ALLAH
INI KEPADA PASTOR DIGEREJA.

Hasil yang bisa anda temukan sendiri dalam berbagai millis yang
memperdebatkan kedua agama tsb adalah bahwa umat Kristen menganggap
Trinitas merupakan kesatuan sifat ketuhanan yang mereka percaya,
demikian sebaliknya, ke 100 nama dewa2 itu diyakini umat Islam sebagai
100 sifat2 ke Allahannya yang merupakan satu kesatuan dari
kesempurnaan Allahnya.

Singkatnya, umat Kristen menyempurnakan gambaran Tuhannya dengan
"Trinitas", dan umat Islam menyempurnakan sifat2 Allahnya dalam ke 100
nama2 yang diambilnya dari nama2 dewa2 dulu yang patung2nya telah
musnah dihancurkannya semua.

Sehingga, dengan jelasnya disini, saya ingin menunjukkan bagaimana
absurdnya cara pandangan umat Islam, disatu pihak mereka meng-olok2
"Trinitas" yang dianggap sebagai gambaran 3 Tuhan yang disembah,
sedangkan kenyataannya dilain pihak, umat Kristen menyangkalnya dengan
tegas bahwa "trinitas" hanyalah gambaran sifat2 kesempurnaan dari satu
Tuhan mereka.

Idiotnya, umat Islam menolak pengakuan umat Kristen bahwa "trinitas"
adalah merupakan kesatuan dari satu Tuhan, NAMUN MEREKA SENDIRI
MENYANGKAL BAHWA KE 100 NAMA DEWA2 INI SEBAGAI 100 ALLAH YANG HARUS
DISEMBAH, DAN SEBAGAI JUGA UMAT KRISTEN, MEREKA MENGANGGAP KE 100 NAMA
ITU ADALAH KESATUAN DARI KEMAHAAN YANG SEMPURNA DARI SATU ALLAH YANG
MEREKA SEMBAH.

Kesimpulannya cukup sederhana, jelas, dan tegas, bahwa umat Kristen
meyakini kesempurnaan Tuhannya dalam bentuk ketiga simbol dalam
"Trinitas".

Juga umat Islam dengan sederhana, jelas, dan tegas, meyakini
kesempurnaan sifat2 Allahnya dalam ke 100 nama2 yang merupakan satu
Allah yang disembahnya.

Lalu kenapa harus saya yang jadi idiot ???  Wong yang percaya itu khan
anda kedua umat beragama, saya pribadi sama sekali tidak mempercayai
keduanya, namun bukan halangan bagi saya untuk bertindak sebagai hakim
yang adil dalam perdebatan absurd kalian kedua umat beragama.

Aneh bukan?  Cara2 anda berpikir itu benar2 absurd, kenapa umat
Kristen yang menganggap "Trinitas" itu sebagai satu Tuhan harus
dipaksa oleh umat Islam sebagai tiga Tuhan ????  Sementara tidak
pernah ada umat Kristen yang menuduh umat Islam menyembah 100 Allah,
bahkan mereka tidak peduli apapun yang mau dipercaya umat Islam.

Demikianlah, saya sebagai umat yang lahir sebagai Islam, dengan jelas
ingin menyadarkan umat Islam agar hentikan olok2 yang idiot ini. 
Biarkanlah umat Kristen percaya "Trinitas" adalah kesatuan Tuhan
mereka, seperti juga umat Kristen tidak meng-olok2 "100 Allah" yang
disembah umat Islam sebagai kesatuan sifat2 Allah yang mereka sembah.

Artinya, umat Islam tidak jujur, disatu pihak mereka menyangkal dan
meng-olok2 umat yang Kristen, namun dilain pihak mereka mempraktek-kan
kepercayaan yang sama seperti yang di-olok2annya kepada umat Kristen.

Lalu dimana bedanya ??????

Islam percaya 100 adalah satu, Kristen percaya 3 adalah satu.
Bedanya cuma dalam angka 3 dan angka 100.

Jadi kalo saya anda minta untuk mengomentari kedua angka ini, saya
bisa menyatakan sbb:

ORANG KRISTEN PERCAYA PADA 3 KEBOHONGAN SEBAGAI SATU KESATUAN,
ORANG ISLAM PERCAYA PADA 100 KEBOHONGAN SEBAGAI SATU KESATUAN.

Realitas angka2nya menjadikan ISLAM KELUAR SEBAGAI PEMENANGNYA YAITU
PERCAYA DAN MENYEMBAH KEPADA 100 KEBOHONGAN2, SEMENTARA ITU UMAT
KRISTEN HARUS MENGAKUI KEKALAHANNYA KARENA CUMA MAMPU MENYEMBAH 3
KEBOHONGAN2 SEBAGAI TUHANNYA.

Jadi demikianlah, mau diputer kemanapun kenyataan2 diatas bukanlah
kepercayaan saya, melainkan kepercayaan kedua umat yang saling tuding
untuk kepercayaan yang sama2 absurdnya.  Semua ini tak satupun yang
merupakan opini saya sehingga saya sebagai analis yang netral, tak
mungkin dijadikan sasaran dari olok2an diatas oleh anda kedua umat
beragama.

Setiap umat beragama berhak mempropagandakan agamanya masing2, kalo
ada umat Kristen mempropagandakan Trinitas sebagai kesatuan Tuhan
mereka, kenapa harus dipaksa oleh umat Islam sebagai menyembah tiga
Tuhan ???  Kenapa umat Islam bisa menganggap ke 100 nama2 sifat
Allahnya yang disembah sebagai satu Allah itu berbeda dengan
Trinitas???  Sama saja analoginya, pemakai mobil Toyota percaya bahwa
Toyota adalah mobil yang irit bensin, tetapi pemakai Ford percaya
bahwa mobil Ford-lah yang irit bensin dan menuduh yang lainnya boros
bensin.  Sementara itu saya sebagai orang yang netral harus berpihak
kepada realitas yang ada, bahwa mobil listrik-lah yang paling irit
bensin.  Dan pemakai Toyota, dan Ford hanya ingin melindungi kesalahan
mereka dalam membeli Toyota atau Ford dengan memaksakan apa yang
mereka percaya meskpun bertentangan dengan realita yang ada.

Yaaah... itu hanyalah analogi, tak perlu diperdebatkan perbedaan2nya
antara mobil dan agama.  Tanpa mobil kenyataannya kita akan susah
sebagai realitas yang tak perlu dibantah, sedangkan tanpa agama, kita
cuma percaya merasa se-olah2 susah yang bisa diperbantahkan semua orang.


Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke