Bible: Tiga sifat ada dalam satu Tuhan Quran: Seratus sifat ada dalam satu Allah
Artinya Tuhan bukanlah Allah, dan Allah bukanlah Tuhan, untuk konfirmasinya, silahkan baca referensi Syahadad dalam AlQuran: "Tiada Tuhan melainkan Allah......." "Dan Muhammad adalah utusan Allah yang punya 100 sifat, bukan utusan Tuhan yang cuma punya 3 sifat" Islam disemua negara2 Arab tidak ada yang percaya Tuhan, karena mereka percaya kepada Allah yang bukan Tuhan. Sebaliknya, Islam di Indonesia percaya bahwa Allah itulah Tuhan, karena Tuhan itulah yang bernama "Allah". Memang kepercayaan2 yang berbeda terjadi dalam semua agama, sama seperti agama Hindu di Indonesia yang percaya bahwa "Srikandhi" adalah seorang patriot wanita, sementara agama Hindu di India menganggap bahwa "Srikandhi" adalah laki2 yang bersifat "kewanitaan" yang sekarang dinamakan "bencong". Perbedaan kepercayaan Islam Arab dan Islam Indonesia, tidaklah harus membenarkan satu pihak dengan menyalahkan pihak lainnya. Sama seperti juga Hindu Indonesia tidak bisa menyalahkan ataupun membenarkan Hindu India. Terjadinya perbedaan2 ini bukanlah karena kesalahan salah satu pihak ataupun pembenaran lain pihak, namun merupakan variasi daripada nenek moyang kita yang mengembangkan dongeng2 ini dalam memotivasi kepentingan masyarakatnya sendiri2 yang tak perlu sama disatu tempat dengan tempat lainnya. Demikianlah, perbedaan2 dongeng selalu terjadi sebagai variasi atau versi dari si pendongeng itu sendiri dalam bersaing menjadi pendongeng yang paling banyak penggemarnya. Dizaman sekarang, pendongeng2 ini kita namakan "si pengkhotbah". Setiap pengkhotbah saling bersaing memperebutkan umat se-banyak2nya, makin banyak pengikutnya, makin terjamin kehidupannya. > Gebrak Halimun <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear Nyonya Idiot > > sangat menyedihkan sekali hari ini nyonya Idiot, hari ini sangat menyedihkan bagi saya. Orang-orang yang mengarak diluar sana ataupun didalam bongkahan visual pergerakan diluar bangsa kita seperti kecoak-kecoak yang mengarak tanpa sebuah kesadaranpun dikepalanya. Tetapi mereka masih lebih baik dari anda, nyonya idiotku yang terhormat, karena setidaknya mereka tidak menyebut "ketidaktahuan" mereka sebagai "ketahuan" ataupun "ketidakmengertian" mereka sebagai "pengertian". namun nyonya idiot, hai bakteri dalam septiteng dirumahku, kamu, ehm... anda... oh oh oh... lw, harus mengerti satu urusan inti yang musti anda cermati, lihatlah sebuah perubahan yang memalukan yang lw lakukan dibawah sana... > Response Ny. Muslim binti Muskitawati: Yang maha idiot dan supergoblok itu adalah anda, karena anda sama sekali tidak mengerti apa yang saya tulis. Dan tuduhan anda tentang isi tulisan saya yang anda anggap idiot, sama sekali tidak mengenai sasarannya, karena semua yang saya tulis sebelum ini BUKANLAH PENDAPAT ATAUPUN OPINI SAYA MELAINKAN PENDAPAT DAN KEPERCAYAAN UMAT YANG BERSANGKUTAN YAITU ISLAM DAN KRISTEN ITU SENDIRI. Dan saya tidak mengubah atau memaksakan perubahan terhadap apa yang anda masing2 percaya, malah saya menerima kedua agama yang dipercaya masing2 umatnya untuk DIPERBANDINGKAN secara netral dan tidak berpihak !!! Saya sama sekali tidak akan menolak apapun yang anda percaya, baik Islam maupun Kristen sama2 berhak untuk percaya, dan kepercayaan kedua umat agama inilah yang saya tulis untuk diperbandingkan dimana keduanya bukan pendapat dan bukan kepercayaan saya sama sekali. Saya sama sekali tidak percaya bahwa TRINITAS itu sebagai sifat ilahi ataupun sifat2 Tuhan, karena Tuhan itu sendiri sudah bisa dibuktikan "tidak ada" dan hanya merupakan dongeng2 saja, bagaimana mungkin saya yang sudah bisa membuktikan Tuhan itu seperti cerita Superman malah anda menganggapnya bahwa saya percaya kepada Trinitas??? Absurd bukan?? Namun, dalam semua tulisan, saya memang tidak memaksakan apapun yang menjadi kenyataan melainkan sekedar membandingkan apa yang anda percaya dan apa yang dipercaya orang lainnya yang dalam hal ini kepercayaan Islam dan kepercayaan Kristen itu sendiri dimana saya berdiri diluar kedua kepercayaan itu sebagai pihak yang netral yang cuma menganalisanya berdasarkan apa yang mereka percaya. Demikian halnya, saya sebagai ahli penyandang S3 khusus sbg peneliti "Arkeologi Timur Tengah" yang dalam hal ini menyangkut sejarah sebelum Islam hingga pasca Islam dimana menemukan bukti2 yang bisa disaksikan semua orang bahwa ke 100 nama2 Allah, termasuk Allah itu sendiri berasal dari nama dewa2 yang dulunya disembah di Arab sebelum Islam. Dalam hal ini sama sekali saya tidak mempermasalahkan bahwa umat Islam tidak lagi menganggap ke 100 nama2 itu sebagai nama2 dewa melainkan nama sifat ke Allahan yang maha kuasa itu. Saya tidak menyangkal apa yang dipercaya umat Islam, namun saya perlu mengungkapkan sejarah asal muasal nama2 tsb sebelum Islam. Demikianlah sama sekali tidak berbeda dengan nama2 planet yang sekarang anda kenal sebagai Jupiter, Mars, Venus, dll. Semua nama2 planet itu berasal dari nama2 dewa dulunya, sama dengan nama ke 100 sifat2 Allah yang dipercaya umat Islam yang juga merupakan nama dewa2 dizaman dulunya. Oleh karena itu dalam membandingkan kedua kepercayaan ini, sama sekali saya tidak boleh memaksakan apa yang saya percaya benar. Untuk mengetahui pandangan Islam mengenai 100 nama Allah2 itu, tentunya harus ditanyakan kepada umat Islam, demikian halnya, untuk mengetahui arti "Trinitas", saya harus menanyakannya kepada umat Kristen. OLEH KARENA ITU, ADALAH KESALAHAN FATAL KALO ANDA MAU MENGETAHUI ARTI "TRINITAS" DENGAN MENANYAKANNYA KEPADA IMAM DI MESJID, JUGA SAMA FATALNYA APA BILA ANDA INGIN MENGETANUI ARTI KE 100 NAMA SIFAT2 ALLAH INI KEPADA PASTOR DIGEREJA. Hasil yang bisa anda temukan sendiri dalam berbagai millis yang memperdebatkan kedua agama tsb adalah bahwa umat Kristen menganggap Trinitas merupakan kesatuan sifat ketuhanan yang mereka percaya, demikian sebaliknya, ke 100 nama dewa2 itu diyakini umat Islam sebagai 100 sifat2 ke Allahannya yang merupakan satu kesatuan dari kesempurnaan Allahnya. Singkatnya, umat Kristen menyempurnakan gambaran Tuhannya dengan "Trinitas", dan umat Islam menyempurnakan sifat2 Allahnya dalam ke 100 nama2 yang diambilnya dari nama2 dewa2 dulu yang patung2nya telah musnah dihancurkannya semua. Sehingga, dengan jelasnya disini, saya ingin menunjukkan bagaimana absurdnya cara pandangan umat Islam, disatu pihak mereka meng-olok2 "Trinitas" yang dianggap sebagai gambaran 3 Tuhan yang disembah, sedangkan kenyataannya dilain pihak, umat Kristen menyangkalnya dengan tegas bahwa "trinitas" hanyalah gambaran sifat2 kesempurnaan dari satu Tuhan mereka. Idiotnya, umat Islam menolak pengakuan umat Kristen bahwa "trinitas" adalah merupakan kesatuan dari satu Tuhan, NAMUN MEREKA SENDIRI MENYANGKAL BAHWA KE 100 NAMA DEWA2 INI SEBAGAI 100 ALLAH YANG HARUS DISEMBAH, DAN SEBAGAI JUGA UMAT KRISTEN, MEREKA MENGANGGAP KE 100 NAMA ITU ADALAH KESATUAN DARI KEMAHAAN YANG SEMPURNA DARI SATU ALLAH YANG MEREKA SEMBAH. Kesimpulannya cukup sederhana, jelas, dan tegas, bahwa umat Kristen meyakini kesempurnaan Tuhannya dalam bentuk ketiga simbol dalam "Trinitas". Juga umat Islam dengan sederhana, jelas, dan tegas, meyakini kesempurnaan sifat2 Allahnya dalam ke 100 nama2 yang merupakan satu Allah yang disembahnya. Lalu kenapa harus saya yang jadi idiot ??? Wong yang percaya itu khan anda kedua umat beragama, saya pribadi sama sekali tidak mempercayai keduanya, namun bukan halangan bagi saya untuk bertindak sebagai hakim yang adil dalam perdebatan absurd kalian kedua umat beragama. Aneh bukan? Cara2 anda berpikir itu benar2 absurd, kenapa umat Kristen yang menganggap "Trinitas" itu sebagai satu Tuhan harus dipaksa oleh umat Islam sebagai tiga Tuhan ???? Sementara tidak pernah ada umat Kristen yang menuduh umat Islam menyembah 100 Allah, bahkan mereka tidak peduli apapun yang mau dipercaya umat Islam. Demikianlah, saya sebagai umat yang lahir sebagai Islam, dengan jelas ingin menyadarkan umat Islam agar hentikan olok2 yang idiot ini. Biarkanlah umat Kristen percaya "Trinitas" adalah kesatuan Tuhan mereka, seperti juga umat Kristen tidak meng-olok2 "100 Allah" yang disembah umat Islam sebagai kesatuan sifat2 Allah yang mereka sembah. Artinya, umat Islam tidak jujur, disatu pihak mereka menyangkal dan meng-olok2 umat yang Kristen, namun dilain pihak mereka mempraktek-kan kepercayaan yang sama seperti yang di-olok2annya kepada umat Kristen. Lalu dimana bedanya ?????? Islam percaya 100 adalah satu, Kristen percaya 3 adalah satu. Bedanya cuma dalam angka 3 dan angka 100. Jadi kalo saya anda minta untuk mengomentari kedua angka ini, saya bisa menyatakan sbb: ORANG KRISTEN PERCAYA PADA 3 KEBOHONGAN SEBAGAI SATU KESATUAN, ORANG ISLAM PERCAYA PADA 100 KEBOHONGAN SEBAGAI SATU KESATUAN. Realitas angka2nya menjadikan ISLAM KELUAR SEBAGAI PEMENANGNYA YAITU PERCAYA DAN MENYEMBAH KEPADA 100 KEBOHONGAN2, SEMENTARA ITU UMAT KRISTEN HARUS MENGAKUI KEKALAHANNYA KARENA CUMA MAMPU MENYEMBAH 3 KEBOHONGAN2 SEBAGAI TUHANNYA. Jadi demikianlah, mau diputer kemanapun kenyataan2 diatas bukanlah kepercayaan saya, melainkan kepercayaan kedua umat yang saling tuding untuk kepercayaan yang sama2 absurdnya. Semua ini tak satupun yang merupakan opini saya sehingga saya sebagai analis yang netral, tak mungkin dijadikan sasaran dari olok2an diatas oleh anda kedua umat beragama. Setiap umat beragama berhak mempropagandakan agamanya masing2, kalo ada umat Kristen mempropagandakan Trinitas sebagai kesatuan Tuhan mereka, kenapa harus dipaksa oleh umat Islam sebagai menyembah tiga Tuhan ??? Kenapa umat Islam bisa menganggap ke 100 nama2 sifat Allahnya yang disembah sebagai satu Allah itu berbeda dengan Trinitas??? Sama saja analoginya, pemakai mobil Toyota percaya bahwa Toyota adalah mobil yang irit bensin, tetapi pemakai Ford percaya bahwa mobil Ford-lah yang irit bensin dan menuduh yang lainnya boros bensin. Sementara itu saya sebagai orang yang netral harus berpihak kepada realitas yang ada, bahwa mobil listrik-lah yang paling irit bensin. Dan pemakai Toyota, dan Ford hanya ingin melindungi kesalahan mereka dalam membeli Toyota atau Ford dengan memaksakan apa yang mereka percaya meskpun bertentangan dengan realita yang ada. Yaaah... itu hanyalah analogi, tak perlu diperdebatkan perbedaan2nya antara mobil dan agama. Tanpa mobil kenyataannya kita akan susah sebagai realitas yang tak perlu dibantah, sedangkan tanpa agama, kita cuma percaya merasa se-olah2 susah yang bisa diperbantahkan semua orang. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
