memori terbatas daya kerjanya, ngak mungkin bisa mengingat hal-hal yg 
lampau jauh dibelakang hidupnya, bahkan ketika kita dalam kandungan -
pun blank ngak tahu apa-apa..

Jadi Reinkarnasi lumayan rumit untuk dipahami, kecuali dgn jalan 
percaya sebatas rasa, tetapi dgn jalan akal sehat ndak mungkin ini 
bisa terjadi..



Sang




--- In [email protected], "wir_sambi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> On Sun, 22 May 2005 17:42:49 -0000
>   "kelana10560" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Salam,
> > 
> > Seandainya benar tentunya umat manusia akan makin 
> >tercerahkan, dan 
> > mampu mencerna alam malakut setelah maut... sebab dia 
> >telah kembali 
> > dari sana dan lahir baru... Nyatanya ketika kita tanya 
> >pada seorang 
> > penganut Buddha saya pastikan dia tidak akan dapat 
> >menjawab apa 
> > bentuk dia semasa dia dialam baka dan apa proses yg 
> >dialaminya..
> 
> Manusia tidak dapat mengingat masa lampaunya,
> kemungkinan penyebabnya adalah keterbatasan otak
> manusia itu sendiri. jangankan mengingat kehidupan
> masa lampau, kejadian kemarin saja kita tidak bisa
> menceritakan secara mendetail.
> 
> Kemungkinan lain adalah bahwa ini merupakan salah
> satu hukum reinkarnasi ( kelahiran baru tidak bisa
> mengingat masa lampau ).
> Bisakah kita bayangkan seandainya kita semua bisa
> mengingat kehidupan masa lampau ?
> Si A ingat ketika diperkosa oleh G dan si G ingat
> orang tuanya dibunuh oleh Z, si Z ingat ketika kecil
> pernah dihina A, B, C dst.
> 
> ws
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> > Mungkin topic ini sudah lama sekali, kebetulan saya 
> >sedang surfing 
> > dan tidak sengaja saya melihat disini ada kesalahpahaman 
> >sehingga 
> > saya pikir perlu adanya penjelasan dan penjernihan.
> > 
> > 
> > ---------
> > Agama yg bersemi semula di India ini, lalu berevolusi 
> >kearah 
> > Hinduism 
> > yg berujung sinergi antara dua agama ini. Dan batasan 
> >itu jadi agak 
> > kabur , tapi dalam hal lahir kembali ada kesepakatan 
> >diantara dua 
> > agama ini, dimana dalam sistem Buddha maupun Hindustan 
> >diyakini 
> > bahwa 
> > manusia akan berputar-putar dalam pusaran bentuk baru yg 
> >bisa 
> > berwujud binatang atau malahan manusia yg lahir baru...
> > ------
> > Jawab :
> > 
> > Tidak benar dan tidak ada alasan yang tepat jika dalam 
> >ajaran 
> > kelahiran kembali dalam agama Buddha merupakan 
> >kesepakatan antara 
> > agama Buddha dan Hindu. 
> > 
> > Jika kita melihat lebih mendalam lagi ada perbedaan di 
> >dalam ajaran 
> > kelahiran kembali antara Buddhisme dan Hindu. Hindu 
> >mempercayai 
> > adanya roh (atman) pada setiap manusia yang jika 
> >meninggal, atman 
> > tersebut keluar dari tubuh lama utnuk menempatkan tubuh 
> >yang baru. 
> > Sedangkan dalam Buddhisme, tidak mempercayai adanya 
> >atman/roh, 
> > ketika manusia meninggal, jasmani maupun bentuk pikiran, 
> >kesadaran, 
> > pencerapan, dan perasaan juga mengalami perubahan, dan 
> >padam/mati, 
> > dan karena adaya pengaruh karma (perbuatan) selama 
> >hidup, maka 
> > terbentuklah kembali jasmani maupun batin yang baru.
> > 
> > Selain itu,walaupun Buddhisme dan Hindu mengajarkan 
> >kelahiran 
> > kembali tidak berarti ada kesepakatan. Contohnya 
> >mengenai penemuan 
> > teori evolusi. Sebelum Charles Darwin mempublishkan 
> >bukunya "The 
> > Origin of the Species", ia menemukan seseorang bernama 
> >Alfred 
> > Russell Wallace yang juga menemukan teori evolusi. 
> >Darwin dan 
> > Wallace tidak ada kesepakatan sama sekali, tetapi mereka 
> >telah 
> > memepelajari fenomena alam yang sama dan menyimpulkannya 
> >sendiri-
> > sendiri.
> > 
> > ----------
> > 
> > Saya menilai ini penuh kompleksitas dimana tidak semudah 
> >itu 
> > mengatakan seeorang lahir baru dgn body baru dan 
> >identitas baru, 
> > sebab setiap insan berbeda specifikasi, profesi dan 
> >personality... 
> > Sedang Buddhisme pasca Buddha malahan meyakini adanya 
> >indikasi 
> > bentuk 
> > baru...
> > -----------
> > Jawab :
> > 
> > Kenapa tidak ? Banyak kasus-kasus yang mengarah akan hal 
> >itu. Jika 
> > kita mencari mengenai kehidupan lampau, maka banyak 
> >terdapat contoh-
> > contoh kasus yang hanya bisa di pecahkan dengan adanya 
> >kehidupan 
> > yang lampau, tidak dengan hanya hidup sekali. Contoh 
> >kasus kisah 
> > nyata yang dtulis oleh DR. Bruce Goldberg seorang 
> >praktisi 
> > hipnoterapy, mengenai kehidupan lampau dalam buku 
> >berjudul : 
> > REINKARNASI "The search for Grace" Kita bisa melihat
> > bagaimana 
> > seseorang bisa lahir dengan berbagai identitas baru, 
> >pekerjaan baru, 
> > personality baru. Dan kisah ini nyata dan didukung oleh 
> >dokumen-
> > dokumen. Kita bisa membacanya.
> > 
> > Selain itu jika kita berpandangan luas, perubahan wujud 
> >pun sangat 
> > memungkinkan, selama ada yang namanya energi. Contoh 
> >yang simple, 
> > balok es bisa berubah wujud menjadi cair karena ada 
> >energi panas. 
> > Peristiwa berubahnya air menjadi awan kemudian hujan, 
> >juga karena 
> > ada energi panas. Dan dalam ajaran kelahiran kembali, 
> >yang menjadi 
> > energi adalah karma (perbuatan), dimana setiap perbuatan 
> >didahului 
> > oleh niat yang ada dalam pikiran, dan pikiran sendiri 
> >merupakan 
> > suatu energi.
> > 
> > Ajaran mengenai kelahiran kembali juga tidak hanya 
> >mengenai 
> > kelahiran kembali setelah kematian, tetapi dalam hidup 
> >ini pun kita 
> > juga mengalami kelahiran kembali, over and over again. 
> >Dalam 
> > kehidupan ini jika kita perhatikan secara teliti, tubuh 
> >kita dan 
> > pikiran kita selalu mengalami kelahiran dan kematian. 
> >Perhatikan sel-
> > sel kulit kita, sel-sel darah kita, sel-sel daging kita 
> >akan 
> > mengalami kematian kemudian muncul lagi yang baru. 
> >Perhatikan 
> > pikiran kita setiap detik berubah, suatu saat muncul 
> >pikiran untuk 
> > pergi ke kantor kemudian pikiran tersebut lenyap, lalu 
> >timbul 
> > pikiran untuk naik kendaraan, dst.
> > 
> > 
> > Seandainya benar tentunya umat manusia akan makin 
> >tercerahkan, dan 
> > mampu mencerna alam malakut setelah maut... sebab dia 
> >telah kembali 
> > dari sana dan lahir baru... Nyatanya ketika kita tanya 
> >pada seorang 
> > penganut Buddha saya pastikan dia tidak akan dapat 
> >menjawab apa 
> > bentuk dia semasa dia dialam baka dan apa proses yg 
> >dialaminya..
> > -------------
> > Jawab :
> > 
> > Terlalu gegabah dan prematur jika menyatakan seseorang 
> >tidak dapat 
> > menjawab kehidupan masa lalunya. Dalam buku REINKARNASI 
> >"The
> > search 
> > for Grace" oleh DR. Bruce Goldberg seorang praktisi 
> >hipnoterapy, 
> > seorang wanita bernama Ivy dan bukan seorang Buddhist 
> >bisa 
> > mengungkapkan kelahirannya yang lampau. Memang tidak 
> >dengan 
> > sendirinya tetapi adanya bantuan berupa hipnotis bawah 
> >sadar. Untuk 
> > melihat mikroba maka kita membutuhkan alat bantu, begitu 
> >juga 
> > mengenai melihat masa lampau.
> > 
> > Walaupun seseorang tidak bisa menjawab bagaimana 
> >kehidupan lampau 
> > hal ini bukan berarti tidak ada kehidupan lampau. Ketika 
> >kita 
> > ditanya apa saja yang kita lakukan ketika berusia 4 
> >tahun, maka 
> > sebagian dari kita tidak akan bisa menjawab, dan ini 
> >bukan berarti 
> > kita tidak pernah ada ketika berusia 4 tahun.
> > 
> > Sebagian besar dari kita tidak mengingat kelahiran 
> >lampau karena 
> > adanya proses kematian. Secara singkat, ketika mengalami 
> >proses 
> > kematian, pikiran dan kesadaran kita mengalami 
> >penurunan/pemadaman 
> > sehingga daya ingatpun hilang. Ditambah dengan kondisi 
> >di dalam 
> > rahim ibu dimana pikiran dan kesadaran kita tertidur, 
> >sama seperti 
> > ketika kita tidur nyenyak tanpa mimpi.
> > 
> > --------
> > lalu apa tugas baru dia dialam berikutnya sesuai dgn 
> >titah yg 
> > diembankan padanya semasa dia dialam maut? ini juga 
> >belum tercerna 
> > dgn baik  sedangkan dari berbagai sumber seandainya dia 
> >berprofesi 
> > tertentu dgn perilaku tertentu( masa lalu), nyatanya dia 
> >tidaklah 
> > berprofesi sama dgn masa sebelumnya... juga dia ngak 
> >tahu apa 
> > kesalahannya sehingga lahir baru?
> > ---------
> > Jawab :
> > Dalam Buddhisme, manusia memiliki hak sepenuhnya akan 
> >hidupnya. 
> > Manusia bukanlah seorang budak atau robot yang harus 
> >menjalankan 
> > perintah majikannya atau mengemban suatu titah. Manusia 
> >bebas 
> > menentukan arah hidupnya, ia bisa hidup bahagia melalui 
> >harta, bisa 
> > bahagia dalam hidup spiritual, atau juga yang 
> >sedang-sedang 
> > saja /biasa dan tentu saja setiap tindakan akan 
> >menimbulkan 
> > konsekuensi. Dari sinilah nilai dari manusia seutuhnya.
> > 
> > Dalam Buddhisme kelahiran kembali bukan berarti selalu 
> >memiliki 
> > profesi atau prilaku yang sama. Pernyataan bahwa 
> >seseorang yang 
> > dilahirkan kembali dan selalu memiliki profesi yang sama 
> >dan prilaku 
> > yang sama, adalah suatu pemahaman sempit terhadap 
> >kelahiran kembali. 
> > Dan ini tidak diajarkan dalam Buddhisme.
> > 
> > Menilai negatif mengenai apa kesalahan seseorang 
> >sehingga lahir 
> > baru, sama seperti menghakimi orang yang tidak ingat 
> >kejadian apa 
> > yang ia lalui ketika ia berusia 4 tahun. Penilaian ini 
> >tidak 
> > mendasar sama sekali bahkan berkesan mengada-ada. 
> >Jawaban akan 
> > kesalahan manusia mengapa terlahir kembali pada sadarnya 
> >cukup 
> > simple. Kemelekatan pada hidup dan kehidupan inilah yang 
> >menyebabkan 
> > dilahirkan kembali. 
> > 
> > -------------
> > kita ambil contoh:
> > Thailand dgn pemeluk mayoritas terlihat bukannya makin 
> >bermoral 
> > dari sejak berseminya Buddhism di wilayah tersebut.. 
> >malahan makin 
> > sekuler dan terhanyut dalam era liberal perilaku yg 
> >memusingkan 
> > thailant 
> > government yaitu AIDS, ALKOHOLISM, PELACURAN,dst yg mana 
> >jika 
> > kita berasumsi bahwa mestinya warga Thailand makin baik 
> >dari waktu 
> > ke 
> > waktu tersebab Lahir kembali ato reinkarnasi nyatanya 
> >terbukti 
> > makin bad attitude penuh dgn maksiat...
> > China pemeluk Budhisme terlihat ada kecenderungan 
> >liberal sekuler yg 
> > mana akan mengarah ke masyarakat terbuka dan permisif...
> > Sedang doktrin Buddhisme adalah bahwa Lahir kembali dgn 
> >tujuan 
> > pembaikan diri untuk mencapai tahap yg lebih tinggi dan 
> > Nirvana... 
> > Nyatanya hal itu tidak terjadi dan Reinkarnasi malahan 
> > berkecenderungan negatif....
> > --------
> > Jawab :
> > Ajaran kelahiran kembali mengajarkan bahwa ada reaksi 
> >disetiap aksi, 
> > dan kelahiran kembali adalah suatu proses aksi reaksi 
> >tsb. Baik 
> > tidaknya seseorang tidak ditentukan oleh proses 
> >kelahiran kembali, 
> > tetapi dari tindakannya. Dalam Buddhisme segala 
> >perbuatan selalu 
> > menimbulkan akibat, ini Hukum Karma. Tapi kondisi apa 
> >yang kita 
> > alami sekarang tidak selamanya terikat dengan karma yang 
> >kita 
> > perbuat pada masa kehidupan  lalu, tetapi termasuk juga 
> >apa yang 
> > kita perbuat pada masa sekarang. Singkatnya Karma 
> >bukanlah takdir 
> > yang menentukan segalanya. Sebaik apapun kita dahulu 
> >tetapi jika 
> > melakukan perbautan jahat pada masa sekarang, maka hal 
> >itu akan 
> > memberi dampak buruk bagi kehidupan kita.
> > 
> > Perlu diingat ajaran kelahiran kembali dalam Buddhsime 
> >tidak 
> > mengajarkan bahwa A akan dilahirkan sebagai A dan pasti 
> >ditempat 
> > yang sama. Tidak, ini bukan ajaran Buddhisme. Jadi tidak 
> >ada 
> > kaitannya sama sekali dengan keadaan Thailand dan China. 
> >Orang bisa 
> > jadi apa saja tergantung dari apa yang ia lakukan pada 
> >kehidupan 
> > sekarang, bukan sepenuhnya bergantung karena perbutan 
> >yang dulu.
> > 
> > Kemudian, ajaran agama Buddha ibarat sebuah obat yang 
> >diberikan oleh 
> > Sang Buddha kepada kita yang sakit. Kita akan tetap 
> >sakit jika tidak 
> > meminum obatnya. Jadi bukan ajaran mengenai Kelahiran 
> >Kembali yang 
> > salah tetapi orang yang tidak mau mempraktikan ajaran 
> >Buddha. Dengan 
> > demikian ajaran Kelahiran Kembali tidak dapat 
> >dipersalahkan karena 
> > beberapa orang Thailand dan China yang tidak 
> >mempraktikan ajaran 
> > Sang Buddha. Hal inipun terjadi pada agama, kepercayaan 
> >serta 
> > ideology lain. Ketika agama lain melarang jangan 
> >membunuh tapi 
> > banyak orang yang tetap membunuh. So siapa yang perlu 
> >dipersalahkan, 
> > ajaran agamanya atau orang yang tidak mempraktikan 
> >ajaran agama ?
> > 
> > Nah, saya rasa Sdr. Sang ada baiknya mempelajari dulu 
> >ajaran agama 
> > Buddha karena maaf, semua komentar anda tidak mendasar 
> >dan cenderung 
> > mengungkapkan ajaran yang bukan ajaran agama Buddha. 
> >Toh, anda tidak 
> > ingin dikatakan menfitnah bukan ?
> > 
> > Salam,
> > Kelana
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
> > 
> > Post message: [EMAIL PROTECTED]
> > Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> > Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> > List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> > Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> 
======================================================================
==================
> Dapatkan kemudahan layanan Mobile Email dari VENTUS untuk Personal, 
VENTUS Easy. 
> 
> Klik http://easy.ventusmobile.com
> 
======================================================================
==================




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke