http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=113918


 Yudhoyono, Tokoh Paling  Berpengaruh di Asia 


Minggu, 3 Juli 2005
JAKARTA (Suara Karya): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpilih di urutan 
pertama dari 25 tokoh paling berpengaruh di Asia, versi Majalah Business Week 
edisi Juli 2005. Dua posisi selanjutnya ditempati wakil Menteri Administrasi 
Perlindungan Lingkungan RRC, Pan Yue, dan Direktur Pusat Hak Asasi Buruh Migran 
Korea, Yang Hae Woo. 

Presiden sendiri mengaku belum membaca langsung Business Week edisi tersebut, 
dan baru mengetahui hal itu dari Juru Bicara Kepresidenan, Dino Pati Djalal. 
"Saya belum baca. Menurut Dino, ada semacam apresiasi terhadap apa yang kita 
lakukan di Indonesia. Jika ada penilaian positif, saya berterima kasih," kata 
Presiden Yudhoyono, usai menerima kunjungan Perdana Menteri Polandia, Marek 
Belka di Istana Negara, kemarin. 

Dengan demikian, Yudhoyono terpilih menjadi salah satu Bintang Asia, pada 
katagori agenda setters. "Beliau juga diberi gelar Indonesia's Crisis Manager," 
kata Dino Pati Djalal, sembari menunjukkan artikel di majalah tersebut kepada 
wartawan. Selain katagori tersebut, empat katagori lain yang diberikan Business 
Week meliputi managers, financiers dan innovators. 

Majalah itu sendiri menyatakan, penghargaan terhadap Yudhoyono tersebut, lebih 
karena prestasi-nya sebagai presiden pertama yang dipilih secara langsung dalam 
menghadapi krisis multidimensional di Indonesia. 

Penetapan Yudhoyono sebagai tokoh paling berpengaruh dengan urutan teratas di 
Asia itu, didasarkan pada kemampuannya mengelola berbagai tantangan dan krisis 
yang dihadapi Indonesia. Dua bulan setelah terpilih sebagai presiden, Yudhoyono 
langsung dihadapkan pada bencana tsunami yang melanda Nanggroe Aceh Darussalam 
(NAD) dan Sumatera Utara. 

Tidak hanya itu, Yudhoyono juga harus mengatasi berbagai tantangan seperti aksi 
terorisme, korupsi, pertumbuhan ekonomi nasional yang rendah, tingkat 
pengangguran yang tinggi, serta angka penduduk miskin yang mencapai 16 persen 
seluruh populasi. 

Di tengah berbagai tantangan itu, Yudhoyono mampu mengelola krisis baru yang 
timbul akibat bencana tsunami di NAD dan Sumut, termasuk dalam mengelola 
berbagai bentuk solidaritas, baik dari dalam maupun luar negeri. Satu hal yang 
tidak bisa dinafikan, semua bencana tersebut tidak lantas menghentikan berbagai 
tindakan separatis Gerakan Aceh Merdeka. Kompleksitas masalah Aceh begitu 
rumit, hingga wajar bila majalah tersebut memberikan apresiasi yang tinggi 
untuk Presiden. 

Keahlian manajerial Yudhoyono, menurut Bussiness Week juga terlihat dari 
membaiknya indikator pertumbuhan ekonomi nasional, dari 4,5 persen pada 2000, 
pada kuartal pertama kepemimpinannya saat penilaian dilakukan, ekonomi 
Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata 6,4 persen, dengan nilai investasi 
luar negeri yang mencapai US$ 5 miliar hingga April 2005. 

Komitmen Yudhoyono memerangi korupsi dan terorisme pun menjadi catatan penting. 
Ia dianggap mampu membangkitkan kepercayaan masyarakat, terutama para pebisnis 
dalam dan luar negeri, untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Semua itu 
menempatkan Yudhoyono pada urutan pertama. 

Menanggapi hal itu, Presiden menyatakan rasa terima kasihnya. Menurut dia, 
dalam upaya mencapai taraf kehidupan masyarakat yang lebih baik, dirinya telah 
menetapkan program pembangunan lima tahun ke depan. Semua program tersebut, 
menurut dia, tentu tidak akan berhasil baik sesuai tujuan, tanpa melalui kerja 
keras. "Terutama, agar hasilnya pun dapat dirasakan adil dan merata oleh 
seluruh bangsa Indonesia," kata Presiden. (Yons AR)

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke