http://www.hidayatullah.com/read/20493/03/01/2012/mui-sampang-keluarkan-fatwa-sesat-syiah-yang-dibawa-tajul-muluk.html
Kasus Syiah Sampang Versi Ulama
Share |
MUI Sampang Keluarkan Fatwa Sesat Syiah yang Dibawa Tajul Muluk
Selasa, 03 Januari 2012
Hidayatullah.com-- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sampang, Madura akhirnya
mengeluarkan fatwa sesat ajaran Syi’ah.
Fatwa MUI Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur bernomor: A-035/MUI/spg/2012
tentang kesesatan ajaran Syi’ah yang telah disebarluaskan oleh saudara Tajul
Muluk di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang itu menegaskan, bahwa aliran yang
dibawa Tajul Muluk itu sudah dikenal sejak 2004-2005 di daerah tersebut,
dinilai sudah menyimpang dari ajaran Islam.
Fatwa yang ditandatangani KH Imam Bukhori Maksum, sebagai Ketua MUI Kabupaten
Sampang ini dikeluarkan Senin (02/01/2012) kemarin menegaskan, ajaran Syi’ah
yang bawah oleh Tajul Muluk di masyarakat di daerah itu telah menyimpang dari
ajaran al-Quran dan Sunnah Nabi.
“Betul, kami telah mengeluarkan fawa itu hari Senin kemarin, “ ujar KH. Imam
Bukhori Maksum kepada hidayatullah.com, Selasa (03/01/2012).
Sekretaris MUI Jawa Timur Mohammad Yunus juga membenarkan bila MUI Sampang
telah mengeluarkan fatwa itu.
Menurut Yunus, berdasarkan fakta yang diteliti MUI Sampang. Ada beberapa hal
pokok penyimpangan yang dibawa Tajul Muluk.
Pertama terkait syahadat di mana dalam ajaran mereka dikenal dengan tiga
syahadat, yakni menambah satu syahadat.
“Kalau syahadat kita kenal dengan syahadatani artinya dua kalimat syahadat,
tapi mereka menambahnya satu lagi yaitu Wa Anna Aliyan Waliyullah.
Kedua, mereka tidak mewajibkan shalat Jumat sebab menurut aliran ini shalat
Jumat tidak sah bagi mereka selagi imam mereka belum turun dari langit.
Juga adanya anggapan bahwa al Qur’an yang berada di tengah-tengah masyarakat
sudah tidak orisinil dan ada perubahan-perubahan.
“Istilahnya ada perubahan dan ada pergantian ayat,” katanya.
Sebelum ini, tepatnya tahun 2006, lebih dari 50 ulama se-Madura telah melakukan
kajian secara detail berdasarkan temuan di lapangan terhadap dakwah yang telah
diajarkan Tajul Muluk Ma’mun. Hasilnya, ulama mengeluarkan sikap dan fatwa
pengharaman ajaran ini. Sayang, hingga enam tahun peristiwa ini berjalan,
himbauan para ulama ini tak pernah ditindaklanjuti hingga lahirnya beberapa
peristiwa bentrokan.*
Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar
++++
http://www.hidayatullah.com/read/20495/03/01/2012/22-dakwaan-yang-tuduhkan-pada-tajul-muluk-.html
22 Dakwaan yang Tuduhkan Pada Tajul Muluk
Selasa, 03 Januari 2012
Hidayatullah.com—Ulama se-Madura punya versi lain tentang catatan dakwah Syi’ah
yang dianggap meresahkan warga yang dibawa Tajul Muluk Ma’mun. Selanjutnya,
temuan ulama ini dirinci menjadi 22 jenis.
Di bawah ini poin-poin temuan ulama Madura yang telah dikirim ke redaksi
hidayatullah.com, Selasa (03/01/2012).
Temuan ini berdasrkan kajian dan temuan lebih dari 50 ulama yang telah
disampaikan dalam sebuah pernyataan sikap enam tahun lalu, tepatnya, hari Senin
21 Muharram 1427 H atau bertepatan dengan tangga 20 Februari 2006.
Di antara Dakwah kesesatan yang di tuduhkan kepada Tajul Muluk Ma’mun dan
pengikutnya adalah sebagai berikut:
1. Mereka (ajaran Syi’ah Tajul Muluk Ma’mun, red) menganggap bahwa Allah masih
butuh kepada tho’at dan ibadah dari hambaNya dengan berdalil Q.S.Al-Dzariyat:56
(وماخلقت الجن والإنس إلا ليعبدون)
2. Mereka menganggap bahwa Allah hanya dapat menyembuhkan orang sakit, tidak
begitu dengan sebaliknya. Dengan berdalil Q.S. As-Syu’aro’: 80 (وإذا مرضت فهو
يشفين)
3. Mereka menganggap bahwa para imam mereka mengetahui ilmu ghaib dari selain
Allah.
4. Mereka menganggap bahwa Kitab Suci Al-Qur’an yang ada pada tangan Muslimin
se-alam semesta tidak murni diturunkan Allah, akan tetapi sudah terdapat
penambahan, pengurangan dan perubahan dalam susunan Ayat-ayatnya.
5. Mereka menganggap bahwa semua ummat Islam – selain kaum Syi’ah - mulai dari
para Shahabat Nabi hingga hari qiamat – termasuk didalamnya tiga Khalifah Nabi
(Abu Bakar, Umar, Utsman) dan imam empat Madzhab (Abu Hanifah, Malik, Syafi’ie,
Ahmad) termasuk pula Bujuk Batu Ampar – adalah orang-orang pendusta, bodoh lagi
murtad karena membenarkan tiga Khalifah tersebut didalam merebut kekhalifaan
Ali bin Abi Thalib.
6. Mereka menganggap bahwa Imam Ghazali bukan Ulama’ akan tetapi adalah dukun.
7. Dari Bab Wudlu’, mereka menganggap: Cukup mengusap kaki dalam wudlu’ yang
berhukum wajib dibasuh. Karena mereka menganggap bahwa kelakuan dalam wudlu’
ada dua macam: مسحتان (dua usapan) dan غسلتان (dua basuhan) dengan berdalil
ayat (وامسحوا برؤسكم وأرجلكم)
8. Dari Bab Shalat, mereka menambah dan mengurangi rukun-rukun Shalat seperti
mengangkat tangan disetiap naik dan turunnya anggota badan, dan mengurangi
bacaan Fatihah dalam Shalat Ruba’iyah dengan menganggap cukup membaca fatihah
dalam dua raka’at saja.
9. Di dalam Shalat ketika sujud mereka bersujud diatas kertas yang bertuliskan:
Ali, Fathimah, Hasan, Husien.
10. Menganggap bolehnya jama’ Shalat dzuhur dan ashar, maghrib dan isya’ tanpa
ada sebab safar atau hujan dengan berdalil Ayat أقم الصلاة "لدلوك الشمـس" waktu
untuk dzuhur dan ashar إلى غسق الليل waktu untuk maghrib dan isya’ وقرآن الفجر
waktu untuk shubuh.
11. Menganggap Sholat Jum’at berhukum sunnah bagi ma’mum, dan fardlu bagi imam.
12. Menganggap bahwa shalat tarawih itu tidak ada di zaman Nabi SAW, melainkan
diadakan oleh Umar Ibn Khattab untuk mengumpulkan Muslimin.
13. Mengharamkan jeroan ayam dan kelinci.
14. Mengharamkan puasa Asyura’ dengan dalih bahwa Ahlussunnah menuduh Rasul
belajar tatakrama kepada orang Yahudi.
15. Membenci ajaran Ahlussunnah dan hanya menganggap benar ajaran Syi’ah.
16. Menganggap Ahlu Sunnah wal-Jama’ah khususnya para Shahabat lancang terhadap
Nabi SAW. Karena mereka meriwayatkan Hadits-hadits yang menyangkut rahasia Nabi
SAW. Seperti Hadits yang menjelaskan bahwa Nabi SAW berkencing sambil berdiri
dengan dikelilingi para Shahabat.
17. Menganggap curang terhadap Ahlu Sunnah. Karena mereka (Ahlu Sunnah)
membuang banyak riwayat dari Ali bin Abi Thalib ra. dan memasang banyak riwayat
Abi Hurairah ra. dengan menganggap Ali ra. sebagai shahibul bait dan Abu
Hurairah sebagai tamu, maka pasti shahibul bait lebih mengetahui daripada tamu.
18. Menganggap bahwa kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim tidak shahih.
19. Menganggap Abu Thalib termasuk dari Ahli Surga, dan ingkar terhadap Hadits
yang menjelaskan adanya Abu Thalib didalam siksaan ringan dalam neraka.
20. Mengungkit-ungkit tentang pembunuhan terhadap Husien ra. dan sangat mencaci
maki pelakunya dengan diatas namakan orang Sunni.
21. Mereka menganggap “Sesudah masuk aliran tersebut lebih merasakan khusyu’
dalam Shalat daripada Shalat-shalat sebelumnya”.
22. Mereka menjamin masuk Syurga dan di jauhkan dari api nereka bagi
pengikutnya.*
Rep: Panji Islam
Red: Cholis Akbar
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/