Hehehe... jadi zakat itu ga lbh dr investasi dgn bunga lintah darat, auloh disuruh bayar bunga tinggi. Omong kosong kan kalo ngoceh zakat itu unt nolong orang miskin misalnya, krn yg dituju adalah berapa hasil yg didpt di sorga nantinya. Orang kaya ttentunya bisa ngasih duit lbh banyak dr orang miskin, berarti di sorga nantinya orang kaya akan tambah kaya lg, jauh lbh kaya dr orang miskin. Berarti Islam itu mihak orang kaya.
Emang tuh, cuma orang kaya aja yg bisa naik haji shg semua dosanya diputihkan auloh, orang miskin sih terus aja ngebawa dosanya sampe ke akhirat. Islam itu mihak orang kaya, bukan? From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Saturday, January 7, 2012 5:13 PM >Subject: [proletar] Yuk, Menabung di 'Bank Akhirat'...Bunganya Menggiurkan > > > >Ref: Beritanya terlalu bagus untuk dipercayai. Pada tahun 1972 didirikan bank >yang bernama Bank of Credit and Commerce International (BCCI), pendirinya >bernama Agha Hassan Abedi dari The Islamic Republic of Pakistan. Banyak orang >kecil menyimpang uang pada bank ini, ternyata kemudian bank ini diberi nama >julukan “Bank of Corruptor and Crook International (BCCI), karena berkecimpun >dalam berbagai hall illegal antara lain mencuci uang narkoba dan hasil panen >korupsi dari para petinggi di berbagai negara. Berdasarkan itu BCCI harus >diliwidasi dan bagi penyimpan kecil uang deposit mereka hilang. Kali ini >mungkin uang deposit tidak akan hilang tetapi akan dikembalikan di akhirat. > >http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/12/01/05/lxavmk-yuk-menabung-di-bank-akhiratbunganya-menggiurkan >Yuk, Menabung di 'Bank Akhirat'...Bunganya Menggiurkan >Kamis, 05 Januari 2012 07:49 WIB >Oleh: Nandang saputra > >Ketika ingin menabung atau mendepositokan uang di bank konvensional, biasanya >para nasabah akan mencari bank yang memberikan bunga paling besar. Di samping >segi keamanannya dan keterpercayaannya. > >Jika di bank-bank konvensional mungkin hanya menawarkan beberapa belas persen >dalam setahun, bank yang satu ini menawarkan bunga 700 persen untuk tiap kali >setoran. Bukan dalam setahun, tapi setiap kali setoran diberikan bunga 700 >persen. > >Itu belum termasuk “promo-promo” yang diadakan bank tersebut. Untuk membuka >rekeningnya tidak ada batasan minimal. Berapapun akan diterima. Tidak ada >biaya administrasi per bulannya. Mau? Inilah 'bank Akhirat'. > >Tidak ada setoran minimal yang ditentukan untuk membuka rekening tabungan. >“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang >baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu…” (QS >Al-Baqoroh: 267) > >“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari >hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang >beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya, memperoleh >pahala yang besar.” (QS Al-Hadiid: 7) > >“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum >datang kematian kepada salah seorang di antara kamu lalu ia berkata: ‘Ya >Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat >yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang >shale?” (QS Al-Munaafiquun: 10) > >Dari tiga keterangan tersebut tidak dijelaskan besaran pasti untuk kita >melakukan setoran. Yang diminta hanya sebagian. Bisa sebagian kecil, bisa >sebagian besar. Tergantung diri kita masing-masing maunya berapa. Ketika kita >sudah menyedekahkan harta kita, maka otomatis catatan kebaikan di buku amal >kita akan bertambah. > >Dan, “bunga” yang kita dapatkan dari hasil sedekah kita adalah 700 persen. >“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan >hartanya di jalan Alloh adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan >tujuh bulir, pada setiap bulir seratus benih. Alloh melipatgandakan (ganjaran) >bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Alloh Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha >Mengetahui.” (QS Al-Baqoroh: 261) > >Hitung-hitungannya, menurut saya: 1 butir benih x 7 bulir x 100 benih = 700 >benih. Itu minimalnya. Kalo kita lihat di hitungan tersebut, setiap benih itu >bisa menghasilkan tujuh bulir. Kalo kita punya 700 benih berarti jadi 4.900 >bulir yang akan menghasilkan lagi 100 biji pada masing-masing bulir. Begitu >seterusnya. Tak akan pernah berhenti. Hal itu bisa kita lihat di ayat >tersebut. “Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.” > >Bank akhirat ini memang tidak punya kantor resmi. Tapi kita bisa melakukan >setoran di mana saja. Misal, ke orang tua, sanak-saudara, anak-anak yatim, >orang miskin, dan musafir. > >“Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: ‘Apa saja harta >yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, >anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam >perjalanan.’ Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah >Maha Mengetahuinya.” (QS Al-Baqoroh: 215) > >Mudah kan? > >Juga, tak perlu khawatir salah catat setoran. “Dan mereka tiada menafkahkan >suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu >lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) karena Allah akan >memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang telah mereka >kerjakan.” (QS Al-Baqoroh: 121) > >Dengan membuka rekening di bank akhirat ini berarti kita telah menyimpan harta >kita dalam bank teraman di dunia bahkan di akhirat. Yang namanya tabungan >tentu saja harta yang kita tabung sebenarnya masih ada hak kita. Hanya saja >kita memang tidak memegangnya. Apalagi di bank akhirat ini kita tidak bisa >melakukan penarikan tunai. Tapi kita bisa merasakan manfaat dari tabungan kita >tersebut. Bisa di dunia ini atau di akhirat nanti. Wallahu a'lam bish-shawab. > >Penulis adalah sahabat Republika Online > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
