> Batara Hutagalung <batara44rh@...> wrote: > Sehubungan dengan peristiwa pembantaian > di Rawagede, walaupun pemerintah Belanda > telah secara resmi meminta maaf dan > memberikan kompensasi kepada para janda > yang menuntut di pengadilan di Belanda, > ternyata belum selesai dibahas di Belanda.
Anda salah paham, pemerintah Belanda tidak pernah memberi kompensasi para janda yang menuntut. Dana yang diberikan pemerintah Belanda adalah untuk daerah disekitar rawa gede sebagai sumbangan bukan sebagai ganti rugi. Secara hukum Rawa Gede waktu kejadian masih berada dibawah kekuasaan pemerintahan Belanda dan tidak bisa pemerintah Indonesia melakukan tuntutan kepada pemerintah yang berkuasa sah waktu itu padahal pemerintahan RI baru diakui secara Internasional ditahun 1949. Jadi kalopun para janda itu menerima santunan, maka santunan itu bukan dari pemerintah Belanda melainkan dari pemda setempat yang menerima bantuan dari Belanda. Sekali lagi, pemerintah Belanda tidak pernah meminta maaf, jangan sekali2 diterjemahkan sebagai permintaan maaf. Betul ada kata2 yang menyatakan bahwa pemerintah Belanda menyesalkan kejadian tsb tapi bukan berarti minta maaf. "Sorry" artinya "menyesal". "apologize" artinya "minta maaf". Jadi belum pernah ada permintaan maaf dari pemerintah Belanda atas kejadian tsb. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
