Itu kayak orang Islam yg bilang ajaran Islam ngebela cewek krn ajaran Islam 
bilang begitu, biarpun cewek itu disuruh digebukin kalo ga patuh, cewek cuma 
dpt 1/2 harta warisan, cewek bisa dicerai cukup dgn 3 kata doang, cewek bisa 
digarap sesuka hati dll.
 
Yg penting kan kaing2nya.
 
 

From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Monday, January 16, 2012 3:51 PM
>Subject: [proletar] Kejaksaan Ingin Punya Auditor Sendiri
>
>
>  
>Refl: Bagus! Sangat bagus sekali kalau kejaksaan memiliki auditor tersendiri, 
>barangkali dengan jalan memiliki auditor sendiri akan berkurang atau sulit 
>ditelanjangi dan ditangkap para jaksa yang curang. Dan insyaalloh, NKRI bebas 
>korupsi seperti yang diidam-idamkan oleh KPK (Komisi Penyelamat Koruptor).
>
>http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=36453
>
>Kejaksaan Ingin Punya Auditor Sendiri
>
>Jakarta, AE.- Jaksa Agung Basrief Arief mengakui lambannya penyidikan korupsi 
>terkadang disebabkan belum adanya perhitungan kerugian negara dari auditor. 
>Agar ini tak terus berlangsung,
>
>pihaknya berharap BPKP bisa meminjamkan pegawainya untuk bertugas di Kejagung.
>
>“Kita akan minta ke BPKP untuk ditaruh di Pidsus (Pidana Khusus), kemudian di 
>Was (Pengawasan), mungkin 3 orang auditor. Kemarin saya udah minta,” kata 
>Basrief, Jumat (13/1).Jika sulit dipenuhi BPKP, Basrief berniat akan merekrut 
>sendiri auditor. 
>
>Hanya saja, rencana kedua ini baru bisa terwujud paska moratorium PNS selesai 
>atau sekitar tahun 2013. “Ini dalam rangka percepatan,” kata Basrief. 
>Kedepannya, auditor di kejaksaan ini juga bisa diterapkan di kejaksaan negeri 
>di seluruh Indonesia. 
>
>Dijelaskannya, peran auditor dalam penanganan kasus korupsi sangat penting. 
>Sesuai UU, hanya auditor seperti BPKP atau BPK yang berhak menghitung kerugian 
>negara suatu tindak pidana korupsi. 
>
>Kejaksaan, menurut Basrief, dimungkinkan menghitung sendiri namun untuk 
>kerugian yang kasat mata atau jelas. Sementara untuk proyek tetap harus 
>melibatkan auditor.
>
>Kasus korupsi yang smpai sekarang terhambat audit, diantaranya korupsi 
>persetujuan pemanfaatan dana hasil penjualan saham PT Kaltim Prima Coal (KPC) 
>dengan tersangka mantan Bupati Kutai Timur yang kini menjadi Gubernur Kaltim 
>Awang Faroek Ishak.
>
>Contoh lain, kasus korupsi penjualan kapal tangker very large crude carrier 
>(VLCC) dengan tersangka mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi, yang akhirnya 
>dihentikan karena BPK menilai tak ada kerugian negaranya.
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke