Ga cuma ceweknya, banyak cowok Islam jg kalo disidang, ngedadak pake tutup 
kepala putih dan baju piyama putih tangan panjang, spt pakean si amrozy.
 
Bidadari di sorga itu mungkin ga pake jilbab, krn nabi aja bisa ngeliat sampe 
ke tulang2nya. Berarti bidadari2 itu telanjang. Emang kalo teteknya gede dan 
jadi perawan abadi di sorga, buat apa ditutup2in, krn tiap orang Islam di sorga 
itu udah dpt jatah cukup bidadari dan cowok muda.
 
Beda dgn di bumi, orang Islam suka kekurangan cewek krn banyak yg piara bini 
sampe 4, jadi cewek hrs dilindungi dr predator muslim soleh dan bertaqwa tukang 
merkosa yg gila sex.
 
 

From: Bukan Pedanda <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Saturday, January 28, 2012 3:52 AM
>Subject: [proletar] Trend Muslimah: Tutupi Dosa dengan Berjilbab bak Bidadari
>
>
>  
>
>Trend Muslimah: Tutupi Dosa dengan Berjilbab bak Bidadari
>
>Perempuan berjilbab itu duduk tegang di kursi panas. Sesekali menghela nafas 
>berat. Hakim mencecar berbagai pertanyaan. Perempuan yang memakai cadar itu 
>menjadi saksi untuk kasus.
>
>Aisha menjadi saksi dalam persidangan kasus yang menimpa suaminya, Fahri? 
>Bukan. Ini bukan adegan dalam film Ayat-Ayat Cinta buah karya Hanung Bramantyo 
>yang divisualisasikan dari novel berjudul sama karya Habiburrahman El Shirazy. 
>
>Perempuan berjilbab lengkap dengan cadar yang menutup sebagian wajahnya itu 
>bukan Aisha tentu saja. Bukan pula istri seorang `teroris'. Melainkan 
>Yulianis. Perempuan yang menjadi saksi kunci dalam perkara uang panas Wisma 
>Atlet Jakabaring, Palembang. Megakasus bancakan yang menyeret nama Muhammad 
>Nazaruddin, Anas Urbaningrum dan awak Partai Mercy alias Demokrat.
>
>Uniknya, sejak tersangkut kasus yang kunjung usai itu, hijab selalu melekat di 
>tubuh Yulianis. 
>
>"Maaf majelis hakim, terdakwa (Nazaruddin) tidak bisa memastikan apakah saksi 
>benar-benar Yulianis. Karena sehari-hari yang dikenal terdakwa, saksi tidak 
>begitu (menggunakan cadar)," tutur kuasa hukum Nazaruddin, Elsa Syarief di 
>pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (25/1) seperti dikutip dari tayangan 
>Headline News stasiun khusus berita.
>
>Nunun Nurbaeti, istri dari Adang Daradjatun, yang terlibat kasus cek pelawat 
>pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia dimana untuk memenangkan sang 
>ratu yang rajin gonta-ganti warna rambut Miranda Swaray Goeltom, pun melakukan 
>hal sama, meski sebelumnya berjilbab namun bongkar pasang layaknya lemari baju.
>
>Pelaku penipuan dana Century, Malinda Dee, yang juga pelaku poliandri 
>(bersuami lebih dari satu). Tak jauh beda, ketika sedang tersandung kasus dan 
>hadir di pengadilan, ia rajin memakai kerudung—kalau tidak bisa dikatakan 
>selendang, menutupi keseksian tubuhnya meski serasa `tak mempan'.
>
>Nama Afriani Susanti, pengemudi mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 2479 
>XI, yang dengan kebinatangannya menerjang 12 pejalan kaki hingga mengakibatkan 
>sembilan orang tewas di Tugu Tani, pun melakukan hal sama; memakai kerudung 
>ketika diperiksa oleh pihak yang berwajib.
>
>Sudah kerap digaungkan. Teramat dusta jika sama sekali belum pernah mendengar 
>bahwa berjilbab adalah sesuatu yang sangat wajib bagi seorang yang mengaku 
>diri muslimah. 
>
>Allah telah ingatkan dalam surat cintanya dalam Al Quran Surat Al-Ahzab ayat 
>59 (33:59) :
>
>Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan 
>istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan hijab keseluruh tubuh 
>mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebihi mudah untuk dikenal, karena 
>itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
>
>Memang bikin gregetan tingkah polah para koruptor dan menjabat titel 
>tersangka. Mendadak jilbab. `Menuruti'perintah Allah, seolah menjadi 
>pembenaran atas perbuatan celanya atau tindakan `mohon ampun' atas 
>kesalahannya. 
>
>Tambahan: Tren Muslimah yang sudah kehilangan keperawanannya (virginitas) 
>adalah cepat-cepat memakai Jilbab atau Burqa untuk menutupi dosa mereka dan 
>menampilkan citra diri seolah suci. Fenomena Mendadak Jilbab semakin nyata di 
>Indonesia dan dunia. Bang Napi bersabda Waspadalah! WASPADALAH!
>
>Judul Asli: Bidadari Dadakan Pakai Jilbab? Ember..! 
>
>Muhammad Sholich Mubarok, Syiar dan Humas Badan Dakwah Rohani Islam (Badaris), 
>BSI Jakarta
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke