Orang2 Islam rame2 ngebela FPI dgn ngoceh di MUI. Berarti MUI jg ngebela FPI. FPI itu emang mewakili ajaran Islam yg benar.
From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Wednesday, February 15, 2012 7:35 PM >Subject: [proletar] Lima Pernyataan Sikap Penolakan......+ PolriDitolak di >Kalteng, FPI Mau Ngadu ke Mabes > > > >Refl: Apa komentar SBY dan konco-konco tentang anak buah ditolak masuk Kalteng >oleh masyarakat? > >http://www.suarapembaruan.com/nasional/lima-pernyataan-sikap-penolakan-warga-kalteng-pada-fpi/17041 >Lima Pernyataan Sikap Penolakan Warga Kalteng pada FPI >Senin, 13 Februari 2012 | 15:06 > >Aksi kelompok FPI [google] > >Berita Terkait > >a.. Kalteng Tidak Butuh Kehadiran FPI >[PALANGKA Raya] Dari hasil rapat pimpinan agama, pimpinan organisasi >masyarakat (Ormas), dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalteng, ditetapkan >lima pernyataan terhadap penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) di >Kalimantan Tengah (Kalteng). > >Pada hari ini, Senin, 13 Pebruari 2012, bertempat di Aula Jayang Tingang kami >menyatakan sikap terkait aksi penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) >di Kalteng," kata Wakil Gubernur Kalteng, Ir H Acmad Diran, di Palangka Raya, >Senin (13/2). > >Menurut Diran, isi lima pernyataan sikap itu adalah pertama, semua pimpinan >agama, pimpinan Ormas dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalimantan Tengah, >menyatakan bahwa penolakan pelantikan FBI tersebut tidak ada kaitannya dengan >agama dan suku. > >Kedua, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali dan semua pihak wajib >bersama-sama menjaga kebersamaan dan ketentraman serta kerukunan umat beragama >dan memelihara tri kerukunan umat Beragama sesuai dengan peraturan >perundang-undangan yang berlaku. > >Ketiga, sepakat menyatakan masalah tersebut telah selesai dan semua pihak siap >untuk kembali menciptakan kondisi Kalteng yang rukun dan damai. Keempat, >hindari upaya adu domba dalam masyarakat dan tindak tegas pelakunya sesuai >dengan hukum yang berlaku. > >Kelima, tingkatkan persatuan dan kesatuan dengan semangat huma betang di Bumi >Tambun Bungai Bumi Pancasila Kalteng, tegas H Achmad Diran. > >Pernyataan sikap tersebut, jelas dia, dibuat untuk diketahui dan dilaksanakan >secara bersama-sama demi keutuhan dan kejayaan Negara Kesatuan Republik >Indonesia (NKRI). > >Secara terpisah, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalteng, Brigjend Pol Drs >H Damianus Djakie menegaskan, pihaknya siap menindak tegas pelaku aksi >pembakaran pada saat penolakan pembentukan FPI tersebut. > >"Silahkan saja laporkan ke Polres Kota Palangka Raya, dan siap menindaklanjuti >laporan tersebut," tegas H Damianus Jakie. [Ant/L-9] > >+++++ > >http://www.suarapembaruan.com/nasional/ditolak-di-kalteng-fpi-mau-ngadu-ke-mabes-polri/17021 > >PolriDitolak di Kalteng, FPI Mau Ngadu ke Mabes >Senin, 13 Februari 2012 | 11:21 > >Kombes Pol Boy Rafli Amar [google] > >[JAKARTA] Pihak Front Pembela Islam (FPI) sampai Senin (13/2) pukul 10.30 WIB >belum terlihat di Mabes Polri, terkait rencana organisasi tersebut akan >melaporkan melaporkan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang dan >Kapolda Damianus Zacky ke Mabes Polri. > >Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli >Amar membenarkan adanya informasi pihak FPI akan mendatangi Mabes Polri >terkait pengaduan penolakan delegasi FPI di Kalimantan Tengah. > >“Sampai saat ini, saya belum terima informasi soal kehadiran FPI yang akan >mengadu ke Mabes Polri. Pada prinsipnya, kita semua harus menghormati >keberagaman untuk bangsa dan negara,” ujar Boy kepada SP, Senin (13/2). > >Rencana pengaduan FPI itu dilatar-belakangi oleh aksi unjuk rasa oleh ribuan >masyarakat Suku Dayak di Bundaran Besar, yang menyatakan secara tegas menolak >keberadaan FPI berada di Palangka Raya, Kalteng. Ormas tersebut, ditolak keras >melebarkan sayapnya ke wilayah Provinsi Kalteng. > >Gerakan massa yang menolak FPI, bergerak sejak Jumat (10/2) dengan pawai >kendaraan keliling Kota Palangka Raya sambil sweeping spanduk yang bertuliskan >FIP. Aksi memuncak Sabtu (11/2). > >Ribuan masa berdemo berkumpul di Bundaran Besar yang berada persis di tengah >kota. Mereka sebagian besar memasang pakaian adat dan atribut suku Dayak >sambil berorasi dan berteriak menyuarakan kata-kata penolakannya. Mendengar >informasi bahwa akan ada sebagian utusan FPI datang menggunakan pesawat >terbang siap mendarat di Bandara Tjilik Riwut, menyebabkan secara spontan >salah seorang yang memegang pengeras suara memberi petunjuk agar sebagian >massa melakukan pengadangan . > >Alhasil, massa bergerak menuju bandara, yang jaraknya sekitar 7 km. Mereka >menguasai beberapa line dan berhasil masuk ruang bandara untuk melakukan >pengadangan. > >Dalam suasana hiruk-pikuk, terlihat Kapolda Kalteng Brigjen Pol Drs Damianus >Jackie. Dia hanya mengenakan baju kaos dan topi, menyusup masuk menembus >barisan pendemo, langsung menuju kelompok para tokoh Dayak yang berkumpul di >lokasi Bundaran Besar. > >Beberapa tokoh Dayak, diantaranya Siun Jarias dan Lukas Tingkes yang berada di >tengah kerumunan, langsung memberikan hormat melihat kehadiran sosok Kapolda >yang mereka kenal. Mereka berembuk mencari solusi menghentikan langkah massa, >terutama yang telah membuat penumpang pesawat sudah lebih dari setengah jam >tidak ada yang berani turun. > >Kapolda dan tokoh Dayak menjamin penumpang aman dan bisa turun, dengan catatan >kalau ada utusan dari FPI yang ikut dalam rombongan penumpang, yang berhasil >lolos, tidak dijamin keamanannya. > >Empat orang anggota FPI yang ikut dalam pesawat itu, terpaksa tidak turun >pesawat dan kembali diterbangkan ke Jakarta. > >Rencana para utusan FPI dari Jakarta itu, ingin menghadiri pelantikan pengurus >organisasi mereka yang diagendakan hari Minggu (12/2). Ketua Dewan Adat Dayak >(DAD), Sabran Achmad di tempat terpisah mengatakan, penolakan FPI itu bukan >karena sistem agama, karena di DAD tidak ada membedakan agama yang satu dengan >lainnya. > >“Kami dalam organisasi DAD ada yang beragama Islam, Kristen, Katolik maupun >Hindu Kaharingan. Tapi, DAD bergabung dengan organisasi lain serta tokoh dari >berbagai suku yang ada di Kalteng menilai FPI identik dengan kekerasan dan >anarkis, sepertri yang kerap diketahui dari hasil pemberitaan media massa >cetak maupun elektronik,” katanya. > >Dikatakan, khusus untuk organiosasi DAD, yang menolak bukan saja dari Palangka >Raya, tetapi juga datang berkumpul dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng. > >“DAD juga sudah bertemu dengan perwakilan dari suku dan peguyuban yang ada di >Kalteng sepakat menolak kehadiran FPI,” katanya. > >Presiden Dayak, yang juga Gubernur Kalteng, Teras Narang mengatakan, dia tidak >pernah mengundang kehadiran massa yang berdemo. Seperti ada beredar melalui >SMS yang mengatasnamakan dirinya mengundang mengadakan demo menolak kehadiran >PFI, yang akan mengokohkan kelembagaan kepengurus di Palangka Raya. Demo itu >secara spontan bergerak dari akar rumput, termasuk dari warga Dayak. “Secara >organisasi tidak mungkin menyumbat arus aspirasi dari bawah,” katanya. [106] > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
