> "Harus dipertanyakan mereka yang bertindak atas nama Islam, dari mana mereka 
> mendapat lisensi untuk melakukan hal itu. Dan siapa yang membuat mereka 
> berbicara atas nama Islam," kata Ekmeleddin di Kantor Presiden, Senin, 20 
> Februari 2012.
 
Ni orang jg dungu spt orang Islam plus plus di milis ini. Kalo dia bisa ngomong 
spt itu ke FPI, lalu apa dia jg ga ngoceh atas nama Islam? Siapa yg ngasih hak 
ke dia unt ngoceh atas nama Islam?
 
Atau, ni orang adalah tukang ngibul, krn FPI itu emang bertindak sesuai dgn 
ajaran Islam yg benar, sesuai dgn sunnah nabi dan perintah auloh, bahkan 
sebetulnya msh kurang biadab krn nabi itu udah ngebantai banyak orang, 
ngerampok, merkosa, nyabulin anak ingusan dll.
 
FPI didukung penuh oleh MUI, apa si dungu ini berani bilang hal yg sama ttg MUI?
 
 

From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Wednesday, February 22, 2012 3:54 AM
>Subject: [proletar] Organisasi Kerjasama Islam Menyorot FPI
>
>
>  
>Refl: FPI adalah alat atau problem?
>
>http://www.tempo.co/read/news/2012/02/20/078385279/Organisasi-Kerjasama-Islam-Menyorot-FPI
>omePolitikPolitik
>
>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menerima Sekjen Organisasi Kerjasam 
>Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu (kanan) di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 
>Senin (20/2). ANTARA/Widodo S. Jusuf
>
>Infografis
>
>Sepak Terjang FPI
>
>Senin, 20 Februari 2012 | 21:50 WIB
>Organisasi Kerjasama Islam Menyorot FPI
>Besar Kecil Normal 
>
>TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Kerjasama Islam menaruh perhatian pada masalah 
>organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam. Sekretaris Jenderal OKI 
>Ekmeleddin Ihsanoglu mempertanyakan keberadaan FPI yang membawa-bawa nama 
>Islam dalam berbagai kegiatannya. 
>
>"Harus dipertanyakan mereka yang bertindak atas nama Islam, dari mana mereka 
>mendapat lisensi untuk melakukan hal itu. Dan siapa yang membuat mereka 
>berbicara atas nama Islam," kata Ekmeleddin di Kantor Presiden, Senin, 20 
>Februari 2012.
>
>Ekmeleddin mengingatkan segala tindakan atas nama Islam harus dicek 
>berdasarkan prinsip-prinsip dan kriteria Islam sebagai agama dan budaya. 
>"Islam memiliki standar, Kitab Suci dan Sunnah. Interpretasinya hanya boleh 
>oleh otoritas dan menggunakan konteks," kata Ekmeleddin.
>
>Ia melanjutkan, Islam konsisten dalam dua prinsipnya, La Iqra Hafiddin yang 
>artinya tidak ada paksaan dalam beragama dan Lakum Diinukum wa Liya Diin yang 
>artinya agamamu agamamu, agamaku agamaku.
>
>Ketua Komisi HAM OKI Indonesia Siti Ruhaini Dzuhayatin menyatakan masalah FPI 
>bisa dimasukkan dalam pembahasan mengenai kekerasan berbasis agama. Tetapi 
>karena usia Komisi HAM masih muda, saat ini baru tahap pembahasan identifikasi 
>isu. 
>
>"Seperti yang disampaikan Sekjen OKI tidak ada kekerasan yg disahkan oleh 
>agama dan saya kira ini masalah kekerasan atas nama agama. Itu akan jadi 
>bagian isu strategis yang akan dibahas komisi ini," kata Siti.
>
>Apalagi, Siti menambahkan, permasalahan organisasi kemasyarakatan yang membawa 
>nama Islam ini juga terjadi di negara-negara lain. "Ini akan menjadi satu 
>agenda, Komisioner melihat ini sebagai masalah bersama," dia menambahkan.
>
>Untuk pertama kalinya, Komisi Independen HAM OKI mengadakan pertemuan 
>merumuskan kelembagaan. Komisi yang terbentuk Juli 2010 ini bertemu pada 20-24 
>Februari 2012 untuk mencari ketua, membentuk berbagai aturan terkait HAM, dan 
>identifikasi isu. Komisi ini diharapkan mampu menjawab pandangan Islam terkait 
>isu HAM setelah dianggap "diam" 20 tahun sejak Deklarasi Kairo.
>
>Organisasi Kerjasama Islam, sebelumnya bernama Organisasi Konferensi Islam. 
>Ini adalah organisasi internasional dengan 57 negara anggota yang memiliki 
>seorang perwakilan tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
>
>ARYANI KRISTANTI
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke