Indonesia Timur harus dipisahkan dari NKRI supaya Jakarta aman. From: rezameutia Sent: Wednesday, February 22, 2012 1:45 AM To: [email protected] Subject: [proletar] Preman...
Penangkapan John Kei dan pembubaran FPI menjadi headlines di semua media minggu lalu. Kelompok preman yang berkedok organisasi massa mulai bermunculan sejak reformasi dan ormas dengan latar belakang etnik Betawi, etnik yang dulunya tersingkirkan, sekarang memegang peranan besar di dunia premanisme Jakarta. Kelompok etnis Indonesia Timur sekarang sudah mulai terdesak dengan munculnya berbagai ormas baru. Sejak keributan antar etnis Maluku di tahun 1998 yang berbuntut kerusuhan di Ketapang, praktis kelompok etnis Ambon sudah mulai memudar pamornya. Tidak lama sesudah perkelahian di Ketapang, pertikaian antara etnis Ambon masih terus berlanjut dengan pembunuhan Basri Sangaji oleh kelompok John Kei di hotel Kebayoran. Kelompok John Kei juga terlibat perkelahian dengan kelompok Flores dibawah pimpinan Herkules di Blowfish Bar di Jl. Gatot Soebroto dan dilanjutkan dengan keributan besar di di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan antara kelompok Ambon lawan kelompok Flores yang mengakibatkan beberapa orang mati dibacok dan puluhan orang luka2. Keributan antar etnis Indonesia Timur ini selalu menyebar ditempat kejadian dan mengakibatkan keresahan di masyarakat sekitarnya sehingga berdampak bisa menimbulkan kerusuhan massa yang berskala besar. Ini salah satunya, mengapa kelompok etnis Indonesia Timur memudar pamornya. Kelompok etnis dari Indonesia Timur ini sering tawuran yang mematikan sehingga sering berdampak kepada kerusuhan skala besar. Berbeda dengan kelompok etnis Betawi, yang relatif tidak pernah tawuran diantara sesama etnis Betawi. Kelompok Flores dibawah pimpinan Herkules sudah 'ditendang' dari Pasar Tanah Abang (Pasar terbesar di Asia Tenggara), dan sekarang Pasar Tanah Abang dikuasai oleh kelompok Haji Lulung atas bantuan Gubernur Sutiyoso (The Jakarta Post). Kelompok Haji Lulung ini berada dibawah bendera "Haji Lulung and Associates", menguasai Pasar Tanah Abang dari mulai parkir, keamanan, dan waste management. Kelompok ini juga mengurus keamanan di sekitar Hotel Indonesia. Kelompok Betawi lainnya adalah 'Laskar Jayakarta' yang menguasai daerah Kota, dari mulai Glodok, Jl. Gajah Mada, Hayam Wuruk, Taman Sari dan sekitarnya. Kelompok ini dibawah pimpinan AKBP Susilowadi, aka Bang Ilo dan mulai dikenal ketika mendukung pilkada Cagub Adang Dorojatun menjadi Gubernur Jakarta . Daerah hiburan malam di Kota merupakan pusat hiburan malam terbesar di Asia Tenggara. Pengusaha hiburan malam Kota lebih prefer dengan Laskar Jayakarta karena kelompok ini dapat menjamin kemanan kriminalitas dan keributan antar etnis yang kerap terjadi di Kota. Forum Betawi Rempug (FBR) adalah ormas Betawi terbesar dengan jumlah anggotanya lebih dari 300,000 orang di Jabodetabek. Untuk daerah dan lokasi yang tidak disentuh oleh kelompok Haji Lulung atau Laskar Jayakarta, maka biasanya daerah ini dikuasai oleh FBR. Kelompok FBR banyak menguasai daerah pinggiran Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, Depok dan tidak susah untuk mengenali daerah kekuasaan FBR. Mereka biasanya memasang bendera tinggi untuk setiap daerah kekuasaannya. "It's time for the Betawi to be masters in their own town after years of being spectators" ===== [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
