--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > Katanya, Skandinavia ciamik juga tuh. Cuman mahalnya audzubillah > min dzalik juga, beti sama Swiss. Ntar, kalo lu ke Skandinavia > cerita2 ya.
di channel TLC (kalo ga salah) ada acara dgn judul "going scandinavia". host nya yg cewek orang amerika itu juga mengakui kao skandinavia itu negara yg aujibilah mahalnya, bahkan buat orang yg berasal dari newyork sekalipun. gua ke skandinavia 2 tahun yg lalu. tulisannya udah gua posting di apakabar dengan judul "surga ada di telapak kaki orang bandung". http://www.superkoran.info/forums/viewtopic.php?f=1&t=54435 di tulisan itu memang ada beberapa nama yg ngga dikenal di prol, kecuali si kompositor kimhook (ngga tau kenapa tiap gua nangkring di milis atau forum ketemu aja sama si tongos van cisolok ini). bagi yg males buka situs apakabar gua copas di sini aja ya. =========================================================== surga ada di telapak kaki orang bandung ini sedikit orat oret buat bikin si kimhook dan pb bakal meradang karena mereka selalu meyangka tukang pantek kopling macam saya ini ngga sanggup jalan2 lintas benua. tulisan ini juga saya dedikasikan buat si said alias pektay agar dia sedikit banyak bertambah wawasannya, meskipun ngga bisa menjamin akan menambah kecerdasannya. selain itu, mudah2an tulisan ini memberikan inspirasi pada tb dan bebek agar mereka mulai memikirkan postur tubuhnya. ngga.. ngga koq, jangan pada kegeeran dulu lu semua. itu cuman prolog asal2an aja. tulisan ini cuman iseng2 aja, biar kalian ngga bosen baca tulisan si bebas yg monoton dan ngga mutu itu. klm === jika anda mau ke eropa dari indonesia, maka pilihan pesawat yg nyaman cuman 2: klm atau sq. tapi jika harga tiket dan menu makanan jadi pertimbangan, pilihannya jadi tinggal 1: klm. apalagi jika jenis pesawat jadi pertimbangan tambahan, pakai boeing 777 kelihatannya bisa bikin anda lebih tenang ketimbang naik airbus A380, yg mana baru2 ini beberapa unitnya digrounded oleh qantas karena ada masalah dengan mesin yg pecahannya sempet dibuang di tanah batam tanpa permisi. berbeda dengan saingannya lufthansa, setiap penumpang klm dimanjakan dengan layar monitor di tiap tempat duduknya. pada monitor multifungsi ini kita bisa liat flight tracking, dengerin ribuan lagu dari ratusan album, hingga nonton film2 terbaru. sedangkan di lufthansa anda cuman bisa pegel leher karena cuman disuguhi monitor tipe 'bareng-view' yg tayangannya tentu saja tidak bisa anda pilih sendiri, tetapi suka2 cabin crewnya. di klm ada 3 kelas penumpang: bisnis, economy comfort dan economy. di kelas bisnis kursinya lebih lebar, kaki bisa selonjoran, dan menu makanan boleh milih alias a la carte. di economy comfort, kursi sama dengan economy tapi ruang kaki lebih luas sedikit, cocok buat manusia bertubuh tambun seperti telatbangun, bebek, atau kibroto. makanan ngga bisa milih, minuman boleh milih. di kelas economy, kaki ngga bisa bebas selonjoran, makanan ngga bisa milih, boarding belakangan, keluar pesawat belakangan juga, dan dan saat lewat area ini para pramugari/pramugaranya agak jarang tersenyum. jika di dalam mesjid anda sulit melihat mana yg millionare dan mana yg gembel, maka di bandara dan di dalam pesawat, kelas2 manusia terlihat jelas. di dunia bisnis penerbangan, politik ala apartheid memang sangat terasa sejak check in di bandara. para penumpang kelas bisnis selalu punya jalur khusus dgn antrian lebih pendek dan proses lebih cepat. di dalam pesawat, asas demokrasi hanya diterapkan pada urusan pemakaian toilet. yg di kelas bisnis maupun ekonomi tetep harus antri, siapa yg antri di depan dia yg boleh cebok duluan. garuda indonesia? katanya sih udah boleh terbang lagi ke eropa sejak entah kapan. tapi berhubung saya adalah klm frequent flyer, rasanya sayang juga membuang jatah ribuan miles pakai maskapai lain. (said alias pektay jangan bengong2 aje lu, sono cari istilah frequent flyer itu apaan biar kagak kuper). copenhagen ========== tujuan utama adalah kota gothenburg di sweden, dan karena gothenburg lebih deket dari denmark, saya mendarat di bandara copenhagen setelah sebelumnya transit 45 menit di schiphol amsterdam, tidak di stockholm. iya, edan emang, cuman dikasih 45 menit sementara antrian di imigrasi schiphol panjangnya kayak uler sanca kecebur minyak tanah. saat berdebar ngantri di imigrasi schiphol yg begitu lama sementara waktu take off ke copenhagen semakin mepet, tiba2 seorang petugas bandara berteriak "klm flight 1132 to copenhagen please come here" sambil membuka jalur passport checking yg baru, langsung saya pindah jalur dan petugas imigrasi yg berwajah dingin tapi pas liat paspor saya tiba2 menyapa "selamat pagi" itu mencap paspor saya dgn sedikit tersenyum. schiphol - copenhagen ditempuh dlm waktu sekitar 1 jam lebih dikit. mengingat denmark adalah salah satu negara dgn penduduk termakmur di dunia (gdp per capita urutan 31 dunia, kata cia), tadinya saya membayangkan bandara canggih dengan interior futuristik. dugaan saya meleset habis. bandara ini biasa2 saja, kalah canggih oleh bandara klia malaysia. bahkan waktu saya ke toilet, alamaaak.. bau pesing man! saya ngga tau air comberan mana yg suka diminum orang2 skandinavia ini sampe toiletnya bikin saya pening kepala. sweden ====== dari copenhagen ke sweden sengaja saya milih pake taksi: sebuah mercy e class 250 cgi (compressed gasoline injection) keluaran terbaru. bukan mau gaya2an, tapi kebanyakan taksi di bandara copenhagen emang ya mercy jenis itu. mau cari taksi yg mobilnya timor atau toyota vios kagak ada, ya sudah lah. di jendela tertempel tarif taksi, walaupun tidak ngerti penuh karena ngga pake bahasa inggris, saya bisa me reka2 kalau tarif taksi di sini dihitung per orang bukan per mobil. jadi naik taksi 1 orang berbeda tarifnya dengan 4 orang. mungkin mereka maunya pakai tarif perkilogram berat badan, tapi kalau saklek begitu bisa banyak calon penumpang yg kesinggung. telatbangun bisa jadi dihitung 2 orang, kibroto setara 3 orang, bebek rewel sebanding dengan 1,5 orang. dan oleh para supir taksi di sana, megawati kemungkinan besar akan disarankan naik truk kontainer saja. saat perjalanan, yg saya tunggu2 adalah jembatan a la suramadu yg menghubungkan denmark dan sweden. jembatan ini namanya oresund bridge, melintas diatas - dan dibawah - selat oresund yg menghubugkan kota copenhagen di denmark dan kota malmo di sweden. ternyata sensasi melintasi jembatan diatas - dan dibawah - laut sepanjang 7,8 km itu biasa aja. pemandangan diatas laut bener2 flat, sejauh mata memandang cuman air. pemandangan di terowongan bawah laut lebih parah lagi, cuman lampu2 neon dan tembok beton. mungkin akan terasa berbeda kalau naik motor, dan ini yg ingin saya lakukan kalo sempet menjajal jembatan suramadu yg 3km lebih pendek daripada oresund bridge cewek ===== gothenburg adalah kota terbesar kedua setelah stockholm, dan ini adalah kota di tepi laut yg juga berfungsi sebagai pelabuhan kapal laut terbesar di sweden. adanya hard rock cafe cabang gothenburg menunjukkan bahwa kota ini relatif cukup menarik bagi para turis, seperti halnya hard rock cafe yg buka cabang di bali selain di jakarta. cewek2 sweden pada umumnya lebih modis daripada cewek denmark. saat masuk musim dingin begini, mereka lebih suka pakai celana superketat berbahan lycra atau sekedar stoking fishnet, dengan rok supermini tentunya. sedangkan di denmark ceweknya lebih suka pakai jeans atau celana yg lebih tebal. beruntung waktu di gothenburg saat itu adalah malam halloween. di sepanjag jalan banyak orang berpakaian aneh, unik dan sexy, terutama cewek2nya, tentu saja. makanan ======== kalau mau pergi ke negara2 skandinavia sebaiknya bawa 3 macem credit card dan segepok euro/usd + nomer telepon kedutaan kalau2 anda butuh pinjeman duit dari pak dubes gara2 teledor pesen menu makanan. harga makanan di sini membuat sop buntut hotel borobudur (semangkok 115 ribu) seperti camilan saja. satu kali makan dgn menu salmon bakar + kentang + segelas teh panas sekitar SEK 300 (+/- Rp 400 ribu). yg agak murahan yaitu nasi goreng di resto china, harganya SEK 109 (Rp 150 ribuan). nasi goreng yg ternyata berupa nasi diguyur bumbu kari itu porsinya cukup untuk 2 orang dewasa (even telatbangun size), dan tentu saja kita tidak bisa bilang "minta setengah aja ya", seperti di warung2 nasi di indonesia. yg lebih murah lagi tom yam di resto thai, semangkok cuman SEK 80 (100 ribuan), tapi itu masuk kategori makanan pembuka, bukan main course. jadi kalo mau murah dan kenyang, bawalah migelas dan pesen tomyam, cemplungin migelas ke mangkok tomyam, aduk pelan2 supaya ngga ketauan pemilik restoran. di copenhagen - denmark harga2 juga sebelas duabelas, sama nyekiknya. harga sebungkus rokok merk prince di seven eleven adalah DKK 48 atau setara dengan 8 bungkus marlboro di indonesia. biarpun rokok lebih mahal daripada harga di singapur, orang denmark dan sweden pada umumnya doyan merokok. satu2nya sampah yg bertebaran di trotoar kalo ngga puntung rokok ya botol bir/miras. gantungan kunci yg sama persis dgn yg saya beli di italy (cuman beda tulisan, tentu saja) harganya 4-5x lebih mahal daripada di italy. jangan tanya harga barang tekstil, lebih gila lagi. kaos tipis bertuliskan kobenhavn di toko baju sekitar stroget pedestrian street copenhagen paling murah harganya DKK 179 atau Rp 300 ribuan. sedangkan kaos di hard rock cafe copenhagen paling murah sekitar 400 ribuan. padahal kalau anda ke factory outlet heritage di jl riau bandung, anda bisa membeli kaos hard rock cafe bertuliskan hampir semua kota di dunia, dengan uang Rp 60 ribu saja, kualitas dijamin 99% sama persis. mungkin denny baonk boleh mikir2 untuk mengekspor produknya ke negara2 skandinavia, keuntungannya paling tidak bisa 6-10x lipat daripada jualan di bogor. mahalnya barang2 kebutuhan se hari2 ini membuat toko loak di gothenburg dijubeli para pembeli tiap hari. di toko barang bekas itu semua barang rongsok dijual, mulai dari kursi, baju, sepatu, hingga sendok garpu dan sumpit bekas. saya sampe geleng2 kepala, di negara yg konon supermakmur ini ternyata masih ada yg butuh sendok bekas. di bandung juga ada toko barang bekas yg cukup terkenal, namanya "babe" (stands for barang bekas), tapi di situ anda ngga bakalan nemu sepatu adidas kucel, apalagi yg udah sobek, seperti yg saya temukan di toko loak di sweden. cuaca ===== suhu hangat merupakan barang mewah di negara yg lokasinya ngga jauh dari kutub ini. di semua hotel berbintang, gantungan handuknya terbuat dari logam yg dialiri elemen pemanas. memang nyaman sekali mengeringkan badan dgn handuk hangat setelah berendam di bath tub sambil browsing dengan jalur wifi gratis berkecepatan 54mbps murni. kalau sudah begini rasanya malas sekali mau jalan2. soalnya sensasi saat keluar hotel sama persis dengan masuk freezer, suhu dingin seketika akan menusuk tulang. lagi2 saya langsung rindu bandung, kota dengan suhu paling human friendly di dunia. bandung ======= sangat sulit mencari faktor yg membuat orang tidak betah tinggal di bandung. makanan, pakaian, hotel, transport, rokok, semua terjangkau alias murah. suhu tidak sepanas surabaya, tapi tidak sedingin copenhagen. lalulintas tidak semacet jakarta tapi tidak selengang gothenburg. bencana alam relatif jarang terjadi, dan satu2nya ancaman hanya gunung tangkuban perahu yg se waktu2 bisa menggeliat lagi karena pegel kelamaan tengkurap. cewek2nya 98% sedap dipandang. simpatisan pdi ngga banyak. kesimpulannya: semakin sering melancong ke tanah orang, saya semakin yakin bahwa tanah parahyangan, terutama bandung, adalah tempat yg diciptakan tuhan saat dia tersenyum. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
