Refl: Kalau kasus demokrat membahayakan posisi Yudhoyono berarti
yang namanya Yudhoyono, tidur tak nyenyak makan pun tak enak. Bukankah ini
sangat berbahaya bagi kesehatannya. Sudahlah jangan lagi kena tipu dengan
demokrat-demokrat model korupsinya, bertambah repot bagi jasmaniah dan rohaniah
rakyat mayoritas.
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/03/01/ArticleHtmls/Kasus-Demokrat-Dinilai-Bahayakan-Posisi-Yudhoyono-01032012007009.shtml?Mode=0
Kasus Demokrat Dinilai Bahayakan Posisi Yudhoyono
JAKARTA
Kasus Demokrat Dinilai Bahayakan Posisi Yudhoyono
JAKARTA
Polri siap menangani gejolak akibat kenaikan harga BBM. Peneliti
senior dari The Indonesian Institute, Hanta Yuda, mensinyalir, posisi politik
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono semakin dalam bahaya jika gejolak politik di
Partai Demokrat tak segera berakhir.
Menurut dia, masalah internal, ditambah belum adanya calon
Demokrat dalam Pemilihan Umum 2014 serta kinerja pemerintah yang tak bisa
dibilang bagus, bakal melemahkan kepercayaan publik terhadap Presiden
Yudhoyono. “Ada potensi SBY tak selesai (memerintah) sampai 2014,“kata Hanta
kemarin.
Hanta menjelaskan, dalam Pemilu 2009 Demokrat menggunakan citra
partai antikorupsi. Maka, kini kasus-kasus korupsi yang diduga melibatkan para
petinggi Demokrat, seperti suap dalam proyek Wisma Atlet dan Stadion Hambalang,
menurunkan kepercayaan publik.
“Kondisi ini akan menjadi amunisi strategis untuk mendelegitimasi
posisi dia sebagai kepala negara dan kepala pemerintah.“
Ia menyarankan agar Presiden Yudhoyono berhati-hati supaya
gejolak politik tak semakin parah pada 2012-2013.
Yudhoyono pun mesti berani membersihkan partai dari kader-kader
yang bisa menjatuhkan citra. Jangan terus tersandera oleh karakternya yang
mengambang. Yudhoyono harus menjadikan momen menurunnya kepercayaan publik
sebagai peringatan untuk mengubah pencitraan retorika verbal menjadi pencitraan
berbasis kinerja. Apalagi legitimasi politiknya diraih melalui pencitraan.
Sedangkan secara horizontal dukungan dari partai-partai didapat melalui
kompromi politik. Tapi Hanta memastikan manuver lawan politik baru akan
terlihat menjelang 2014, misalnya sejumlah menteri akan melemah loyalitasnya
karena mempersiapkan pemenangan pemilu partai mereka.
Namun, menurut Direktur Riset Charta Politica Yuniarto Wijaya,
permasalahan internal Demokrat tak akan memancing manuver politik partai lain
sehingga Yudhoyono terjungkal.“Tanpa ada aneka kasus, wajar kalau di periode
kepemimpinan kedua wibawa SBY menurun,” katanya. Ia mengakui menjelang Pemilu
2014 akan ada manuver-manuver untuk menggerogoti citra Yudhoyono dan
Demokrat.Yuniarto yakin partai-partai bakal menggunakan jalur konstitusional
melalui pemilu untuk merebut kepemimpinan nasional.
Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua juga tak yakin Yudhoyono
akan tergusur sebelum Pemilu 2014.“Kami sangat optimistis karena tak segampang
itu menggugurkan Presiden,“ ujarnya kemarin. Ia memahami partai lain sedang
mencari kelemahan partainya, tapi Demokrat sudah menyiapkan jurus agar
Yudhoyono aman sampai 2014. Menurut Max, sedang terjadi pembenahan Demokrat,
baik dari masalah hukum maupun etika.
Markas Besar Kepolisian RI menyatakan siap menangani gejolak
masyarakat yang mungkin terjadi akibat kenaikan harga bahan bakar per 1 April
nanti.
“Polri sudah memetakan kemungkinan adanya pengerahan massa,“ kata
Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Sutarman di gedung DPR,
Jakarta, kemarin. Menurut dia, setiap keputusan pemerintah yang menyangkut
masalah publik akan menimbulkan dampak sosial. Sutarman pun berjanji,
kepolisian melayani dan mempersilakan masyarakat dalam menyampaikan pendapat
mengenai rencana kenaikan harga harga BBM..
ARYANI K | ISMA S | I WAYAN AGUS P | JOBPIE S
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/