saya kesian melihat hidup anda yang susah dan sengsar, fiq..  saya mencoba 
membantu, ini ada solusi yang mudah2an bisa membantu anda fiq.

lagian, buat apa lagi anda hidup?
anda nggak punya anak, hidup udah tua masih juga junkie, disarankan ke 
psikiater malahan ngeloco bareng sama si item.


=========




Mitos 1: Euthanasia sangat mudah di Belanda.
Undang Undang Euthanasia berusia sepuluh tahun April mendatang. UU ini 
memungkinkan orang mengakhiri hidup dengan bantuan dokter.
Pasien itu sendiri yang harus meminta untuk diakhiri hidupnya, dan dia harus 
menderita sakit tidak tertahankan - seperti penyakit yang tidak dapat 
disembuhkan - atau menderita masalah psikologis yang tidak tertahankan. Semua 
kasus ini harus dilapor terlebih dahulu pada komisi penguji euthanasia.
Euthanasia dan mengakhiri hidup dengan bantuan, pada prinsipnya dilarang dan 
dapat dikenai hukuman maksimal 12 tahun penjara. Putusan itu dibatalkan jika 
pasien memenuhi semua syarat yang tertera dalam Undang Undang Euthanasia.

Mitos 2: Orang lansia lebih memilih dirawat di rumah sakit di luar negeri 
karena takut dibunuh dokter di rumah sakit negeri sendiri.
Rumah sakit tidak boleh secara sepihak mengakhiri hidup seseorang. Orang 
Belanda kadang-kadang memilih dirawat di rumah sakit di luar negeri, karena 
bisa lebih cepat menjalani operasi atau perawatan tertentu.

Mitos 3: Seorang anak bisa memutuskan agar dokter mengakhiri hidup orang tuanya 
sehingga mendapatkan warisan.
Anak tidak berwenang memutuskan tindakan euthanasia pada orangtua. Euthanasia 
hanya boleh diterapkan jika pasien sendiri, dengan penuh kesadaran, beberapa 
kali menunjukkan tidak mau meneruskan hidup dalam kondisi tertentu.
Keinginan itu harus diungkapkan secara lisan dan tertulis kepada dokter. Dan 
dokter itu harus menyimpan rahasia pasiennya.
Harus dibuktikan pula bahwa pasien mengidap penyakit yang tak dapat 
disembuhkan. Orang yang menderita amnesia atua pikun, tidak bisa memohon 
euthanasia, karena tidak lagi bisa melakukan itu dengan penuh kesadaran.
Namun, orang bisa juga menulis pernyataan bahwa ia ingin menjalani euthanasia 
di masa sebelum ia mengidap amnesia. Anggota keluarga kemudian bisa mengawawasi 
pelaksanaan euthanasia orangtuanya.

Mitos 4: Belanda akan memiliki klinik, tempat orang bisa mengakhiri hidupnya.
Dalam paruh kedua tahun ini, Asosiasi Mengakhiri Hidup Sendiri NVVE membuka 
klinik untuk orang yang ingin mengakhiri hidup. Pasien bisa datang ke sini jika 
memenuhi semua kriteria seperti yang tertera dalam Undang Undang Euthanasia, 
namun dokter tidak mau membantu dia mengabulkan permintaan tersebut.
Setelah permohonan untuk dirawat di klinik itu, pasien diskrining terlebih 
dahulu dan dikunjungi seorang dokter dan perawat. Mereka menyelidiki dengan 
cermat apakah pasien benar-benar memenuhi kriteria Undang Undang Euthanasia.
Jika permohonan euthanasia diizinkan, maka akan dilihat apakah pasien bisa 
meninggal di rumah sendiri. Jika tidak mungkin, dia bisa datang ke klinik. 
Klinik ini menjadi bagian NVVE dan resmi diakui di Belanda.

Mitos 5: Tim keliling datang ke rumah untuk mengakhiri hidup orang.
Mulai 1 Maret, sebanyak enam tim keliling aktif di Belanda. Tim NVVE ini 
terdiri dari seorang dokter dan perawat yang atas permintaan pasien, mendatangi 
di rumah dia. Itu bisa dilakukan jika dokter yang menangani pasien tidak bisa, 
atau menolak melakukan atau membantu mengakhiri hayat pasien, sementara pasien 
itu sendiri memenuhui semua kriteria yang tertera dalam undang undang.
Konsulen independen akan melihat apakah itu memang kasusnya. Kalau demikian, 
euthanasia akan dilakukan di rumah.

Mitos 6: Warga Belanda pakai ikat tangan untuk menunjukkan mereka tidak mau 
diakhiri hidupnya.
Pernyataan tersebut baru-baru ini disampaikan calon presiden Republiken Rick 
Santorum. Menurutnya orang lansia di Belanda mengenakan ikat tangan bertuliskan 
"Geen euthanasie, alstublieft" (Mohon jangan lakukan euthanasia pada diri saya).
The Washington Post meneliti ungkapan capres dan menenangkan warga Amerika. 
Pernyataan Santorum sama sekali tidak benar. Lalu dari mana capres Amerika 
Serikat itu mendapatkan informasi itu?
Rumah sakit Albert Schweitzer di Dordrecht, menerapkan sistem ikat tangan. 
Pasien yang tidak mau direanimasi diberi ikat tangan berwarna merah. Dokter 
langsung dapat melihat pasien mana yang tidak menginginkan reanimasi.

Mitos 7: "Tiap tahun sepuluh persen warga Belanda meninggal karena euthanasia 
dan sering dipaksa untuk itu."
Pada 2010 jumlah orang Belanda yang meninggal 136.058 orang dari 16,5 juta 
total penduduk Belanda. Pada tahun 2010 dilaporkan jumlah euthanasia sukarela 
sebanyak 3136. Berarti baru 2,3 persen, masih jauh dari 10 persen.
Berdasarkan penelitian terakhir (2007), kasus yang dilaporkan jumlahnya sekitar 
80 persen.

Mitos 8: Semua orang bisa ke Belanda untuk mengakhiri hayatnya.
Ini terbaca di situs Cina Sina.com. Supaya bisa memohon euthanasia di Belanda, 
seseorang harus tunduk di bawah hukum bawah. Orang asing tidak bisa datang ke 
Belanda untuk melakukan euthanasia.
Menurut aturan, sang pasien yang mengajukan permohonan euthanasia, harus 
berdasarkan sukarela dan sudah mempertimbangkannya secara matang, bahwa 
kehidupannya sudah sangat menderita dan tidak ada harapan hidup lagi. Untuk 
bisa menilai ini semua, dokter harus benar-benar mengenal pasien terkait.

Mitos 9: Orang tua bisa memohon euthanasia buat anak mereka yang cacat.
Euthanasia bagi anak kecil atau bayi yang terbatas harapan hidupnya memang 
terjadi Belanda. Karena anak-anak ini tidak mengajukan permohonan sendiri untuk 
mengakhiri hayat atau meminta izin untuk itu, maka ini namanya bukan 
euthanasia, tapi "mengakhiri hidup tanpa minta izin pasien".
Dokter dan orang tua anak terkait bisa memutuskan bersama untuk tidak melakukan 
atau meneruskan pengobatan, karena tidak ada gunanya atau karena tidak ada 
harapan hidup lagi.
Anak-anak antara umur 12 sampai 16 tahun yang mau melakukan euthanasia perlu 
izin orang tua atau wali. Remaja antara umur 16 sampai 17 tahun tidak perlu 
izin tersebut.
 


===========



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke